sifat 20 – 2008/01/09

0

Moethoy sifat 20 – 2008/01/09 00:06 Assalamu alaikum warahmatullah
wabarakatuh
Alhamdulillah. Wassholatu wassalamu ala Rasulillah waala aalihi
washohbihi wama walah.

Habibiy yang saya muliakan.
(1) Imam kita Al-Asy ari mengajarkan sifat 20 yg mustahil dan jaiz
bagi Allah, adakah
kelebihan atau kelemahan dalam madzhabnya.
(2) Selain paham Imam Asy ari adakah paham lain yang sesuai dgn
syariah.
(3) Cukupkah bagi orang awam, beriman 100% kepada Allah swt dan
modalnya hanya
laitsa kamislihi syaiun doang.
(4) Bolehkah seorang muslim dewasa hanya mempelajari tauhid
uluhiyah, rububiyah
saja (tidak membahas sifat 20). Adakah kekurangannya.
Demikian pertanyaan2 kami. Karena kebodohan kami, mohon maaf
pabila ada kata2 yg salah atau kurang berkenan di hati Habibiy dan
jamaah MR.

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:sifat 20 – 2008/01/09 01:39 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Kasih sayang dan Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari
anda dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. tentunya ada kelebihan dan kekurangannya, namun jumhur ulama
kita merujuk pada fatwanya, hal ini tak akan terjadi jika fatwa
beliau masih banyak kekurangannya, hal ini terjadi tentunya karena
tsiqah dan terpercayanya fatwa fatwa beliau hingga diakui oleh
para Imam kita.

2. banyak saudaraku, namun Imam imam kita lebih merujuk pada Imam
Asy^ariy.

3. cukup jika ia memahami dg seksama, karena tauhid tak perlu
diperluas, ia adalah Iman dan bukan syarah dan dalil.
pernah seorang Imam besar yg dikenal dapat mengeluarkan 1000 ayat
Alqur^an yg membuktikan keberadaan Allah, maka ketika ia lewat
bersama murid muridnya ada seorang nenek tua yg sedang menyapu
jalan, orang orang memerintahkannya minggir, maka ibu itu berkata
: “engkaukah yg mampu mengeluarkan dalil keberadaan Allah dg 1000
ayat dari Alqur^an?”, maka Imam itu berkata : “Betul”, maka ibu
itu berkata lagi : “apakah keberadaan Allah butuh dalil..?”, maka
Imam itu tertunduk malu seraya menangis.., ia malu akan dirinya
sendiri.

sebenarnya keberadaan Allah swt tak butuh dalil, karena Dialah
Allah Yang Maha Ada, Dialah yg paling berhak untuk tidak
diingkari, Dialah yg paling berhak dipercaya, dalil adalah bagi yg
tak dipercaya, dalil adalah untuk yg diingkari, dan Allah Maha
Suci dari itu semua.
hanya kalangan wahabi saja yg memperpanjang masalah tauhid, karena
jiwa mereka mengingkari, merreka butuh setumpuk dalil aqli dan
naqli untuk beriman pada Allah,

beda dengan kita dan para sahabat Nabi saw, yg beriman kepada
Allah swt tanpa perlu setumpuk dalil Aqli dan Naqli, dan Rasul saw
pun tak menumpukkan seratus dalil tentang keberadaan Allah, beliau
menyingkat makna makna tauhid, lalu mereka bersyahadat maka sah
lah keislamannya.

4. tidak saudaraku, itu sudah cukup, namun untuk memperjelas maka
boleh sedikit diperluas dg mempelajari sifat dua puluh, dan boleh
saja dipelajari, jika tidak pun tauhid kita tetap sah.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Moethoy Re:sifat 20 – 2008/01/10 20:44 Assalamu alaikum warahmatulah
wabarakatuh.
semoga Allah menyambut Habibiy dengan segala anugerah Nya swt.
Demikian pula terhadap kami jamaah yg mencintainya.

Alhamdulillah, jawaban Habib kami terima laksana air bah yg
mengalir dalam hati ini. Begitu sejuk dan berkesan. Hanya air mata
bangga dan haru yg terus berlinang dari mata ini melihat
perjuangan Habibiy, entah apa yg dapat kami korbankan untuk
kemajuan Islam di bumi Jakarta ini.
Pertanyaan kami berikutnya adalah :
(1) Berikanlah contoh2 kelebihan mempelajari sifat 20 ini
(2) Dalam sifat 20 Habib Utsman dan kitab lainnya ada disebutkan
tentang ta aluq sifat Allah.(Ta aluq inkisaf, dilalah, takhsis,
iijad, tanjiziy, suluhi dll). Bisakah digambarkan kegunaan taaluq
tsb
(3) Apa hukum mempelajari sifat 20 ini bagi anak2 kita.
(4) Kalau Habibiy, bagaimana mengajarkan tauhid kepada anak
sendiri dan anak didik kita. Mohon petunjuk.
(5) Apakah yg membedakan tauhid sunni dengan syi i atau mu
tazilah.
Demikian dahulu pertanyaan kami. Mohon maaf bila terlalu banyak
dan mengganggu waktu Habibiy.
Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh wamagfirotuh
waridwanuh.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminII Re:sifat 20 – 2008/01/13 15:42 Alaikumsalam wr wb

mengingat Guru kita masih udzur penglihatannya untuk merujuk
beberapa buku tauhid, maka beliau mengalihkan agar pertanyaan anda
dirujuk pada sahabat beliau, yaitu Ustaz Khairullah.

Berikut jawaban Ustaz Khairullah

Jawaban pertanyaan :
1. Kelebihan atau manfaat mempelajari sifat-sifat 20 dapat
menyelamatkan orang-orang yang mempelajarinya dari kesesatan paham
tentang Allah sebagai contoh bila seseorang memahami betul akan
sifat Mukholafah lil hawadits maka ia tidak akan berkeyakinan
Allah duduk diatas arsynya seperti duduknya kita, atau Allah
mempunyai tangan seperti tangan kita ketika membaca atau mendengar
ayat-ayat seperti :
ثم استوى على العرش. يدالله فوق أيديهم
Dan lain-lainnya

2. Sifat Allah swt yang berjumlah 20 terbagi kepada 4 bagian,
1.Nafsiyyah yaitu sifat wujud, 2.Salbiyyah yaitu Qidam, Baqo,
Mukholafah lil hawadirs, Qiyamuhu binafsih dan wahdaniyyah,
3.Ma^ani yaitu Qudrah, Iradah, Ilmu, Hayat, Sama^, Bashor dan
kalam, 4.Ma^nawiyyah yaitu Qodiirun, muriidun, a^limun, hayyun,
sami^un, bashirun dan mutakallimun.
Sifat-sifat ma^aniy yang berjumlah tujuh sifat semuanya mempunyai
ta^aluq kkecuali sifat hayat, qudroh berta^aluq dengan yang mumkin
(sesuatu yang boleh adanya dan tiadanya) dengan dua ta^aluq yaitu
shuluhiy qodim dan tanjizi hadits. Makna Ta^aluq Shuluhiy qodim
bahwa qudrat Allah pada zaman azali boleh menciptakan yang mumkin
dan boleh juga tidak menciptakannya dengan artian pada zaman azali
qudrat Allah boleh saja menciptakan si zaid sebagai seorang raja
atau petani atau pekerja atau sifat lainnya. Adapun Tanjiziy
hadits yaitu berta^aluqnya qudrat Allah pada sesuatu yang mumkin
yang telah diinginkan Allah keberadaannya pada sifat tertentu
artinya ta^aluq qudrah pada zaid yang telah diinginkan
keberadaanya sebagai seorang raja didunia adalah ta^aluq tanjiziy
hadits. Jadi ta^aluq tanjiziy khusus untuk keadaan zaid yang
sekarang. Oleh karena itu shuluhiy dimasa azali lebih umum
daripada tanjiziy.
Sifat Iradah berta^aluq kepada yang mumkin juga dengan dua ta^aluq
yaitu shuluhiy qodim, tanjiziy qodim dan sebagian ulama
menambahkan tanjiziy hadits sehingga berjumlah 3 ta^aluq. Shuluhiy
qodim artinya boleh saja pada zaman azali Allah mengkhususkan
mumkin dengan sifat-sifat apapun yang saling berlawanan artinya
pada zaman azali boleh saja Allah mengkhususkan zaid dengan sifat
pendek atau tinggi, hitam atau putih, pintar atau bodoh dst.
Tanjiziy Qodim artinya pada zaman azali Allah telah mengkhususkan
zaid dengan sifat tertentu baik pendek saja atau tinggi saja,
hitam saja atau putih saja dst sebelum zeid diciptakan.
Sifat Ilmu berta^aluq dengan yang wajib, yang jaiz dan yang
mustahil dengan satu ta^aluq yaitu tanjiziy qodim artinya bahwa
segala perkara telah tersingkap bagi Allah pada zaman azali maka
ta^aluq ilmu juga dinamakan ta^aluq inkisyaf.
Sifat sama dan bshor berta^aluq dengan segala yang maujud (ada)
dengan ta^aluq inkisyaf artinya segala yang maujud baik berupa zat
ataupun suara tersingkap oleh sama dan bashor hanya inkisyaf
(tersingkapnya) zat dan suara oleh bashor tidak sama dengan bashor
setiap keduanya mempunyai jalur masing-masing.
Sifat kalam berta^aluq dengan yang wajib, yang jaiz dan yang
mustahil dengan ta^aluq dilalah artinya kalam niscaya kita akan
paham dari sifat tsb segala yang wajib yang jaiz dan yang
mustahil.
Ini semua singkat yang bias dijelaskan
Wallahu a^lam

3. Kewajiban mempelajari hukum-hukum syar^I dan juga tauhid
dibebankan kepada orang-orang mukallaf (baligh dan berakal sehat)
adapun anak-anak yang belum baligh tidak diwajibkan mempelajarinya
. Syekh Ibrahim Allaqqani berkata dalam kitabnya Jauharatut Tauhid
.
“setiap yang telah mencapai batasan taklif (dewasa, berakal,
muslim), wajib menurut syariat mengetahui hal-hal yang wajib ada
bagi Dzat Allah, yang jaiz dan yang mustahil dan seperti itu juga
bagi Rasulnya, maka dengarkanlah”

Tetapi diwajibkan atas para wali mereka (yaitu orang tua dan
seterusnya) mengajarkan hal-hal yang bersifat dhoruriyyah yang
wajib diketahui oleh semua orang seperti nama Rasulullah, nama
ayah dan ibunda beliau, tempat hijrahnya dan wafatnya dan diantara
yang harus diajarkan kepada mereka yaitu mengenal Allah dengan
aqaidah ahlussunnah wal jama^ah ini semua dan juga yang sepertinya
wajib diajarkan sebelum diajarkan shalat dan lainnya sebagaimana
dijelaskan dalam kitab Busyral Karim juga menukil dari pengarang
kitab Tarsyih Mustafidin

5. Syiah terpecah kepada banyak golongan diantaranya syiah itsna
^asyariah, syiah sabaiyyah dll, banyak perbedaan tauhid sunni dan
syiah dengan perbedaan tersebut tidak ada titik temu yang bias
menyatukan antara sunni dan syiah diantaranya : ahlussunnah wal
jamaa^ah tidak menjadikan imamah sebagai rukun islam sedangkan
mereka menganggapnya demikian, syiah menganggap imam-imam mereka
adalah ma^sum (terpelihara dari dosa) selayaknya Nabi dan Rasul
sedangkan ahlussunnah wal jamaa^ah hanya memberikan predikat
ma^sum kepada para Nabi dan Rasul saja selain mereka tidak.

Mu tazilah beranggapan bahwa Allah ada dimana mana, dan maashiy
Muujibah lilkhuluud.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Moethoy Re:sifat 20 – 2008/01/15 00:23 Assalamu^alaikum warahmatullahi
wabarakatuh

Alhamdulillahi robbil ^alamien. Jazaakumullah khoiron kastiroo
atas jawabannya.
Mudah2an menjadi ilmu yg mengalir terus dunia – akhirat.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

nurman1980 Re:sifat 20 – 2008/01/27 21:21 adminII tulis:
Alaikumsalam wr wb

mengingat Guru kita masih udzur penglihatannya untuk merujuk
beberapa buku tauhid, maka beliau mengalihkan agar pertanyaan anda
dirujuk pada sahabat beliau, yaitu Ustaz Khairullah.

Berikut jawaban Ustaz Khairullah

Jawaban pertanyaan :
1. Kelebihan atau manfaat mempelajari sifat-sifat 20 dapat
menyelamatkan orang-orang yang mempelajarinya dari kesesatan paham
tentang Allah sebagai contoh bila seseorang memahami betul akan
sifat Mukholafah lil hawadits maka ia tidak akan berkeyakinan
Allah duduk diatas arsynya seperti duduknya kita, atau Allah
mempunyai tangan seperti tangan kita ketika membaca atau mendengar
ayat-ayat seperti :
ثم استوى على العرش. يدالله فوق أيديهم
Dan lain-lainnya

2. Sifat Allah swt yang berjumlah 20 terbagi kepada 4 bagian,
1.Nafsiyyah yaitu sifat wujud, 2.Salbiyyah yaitu Qidam, Baqo,
Mukholafah lil hawadirs, Qiyamuhu binafsih dan wahdaniyyah,
3.Ma^ani yaitu Qudrah, Iradah, Ilmu, Hayat, Sama^, Bashor dan
kalam, 4.Ma^nawiyyah yaitu Qodiirun, muriidun, a^limun, hayyun,
sami^un, bashirun dan mutakallimun.
Sifat-sifat ma^aniy yang berjumlah tujuh sifat semuanya mempunyai
ta^aluq kkecuali sifat hayat, qudroh berta^aluq dengan yang mumkin
(sesuatu yang boleh adanya dan tiadanya) dengan dua ta^aluq yaitu
shuluhiy qodim dan tanjizi hadits. Makna Ta^aluq Shuluhiy qodim
bahwa qudrat Allah pada zaman azali boleh menciptakan yang mumkin
dan boleh juga tidak menciptakannya dengan artian pada zaman azali
qudrat Allah boleh saja menciptakan si zaid sebagai seorang raja
atau petani atau pekerja atau sifat lainnya. Adapun Tanjiziy
hadits yaitu berta^aluqnya qudrat Allah pada sesuatu yang mumkin
yang telah diinginkan Allah keberadaannya pada sifat tertentu
artinya ta^aluq qudrah pada zaid yang telah diinginkan
keberadaanya sebagai seorang raja didunia adalah ta^aluq tanjiziy
hadits. Jadi ta^aluq tanjiziy khusus untuk keadaan zaid yang
sekarang. Oleh karena itu shuluhiy dimasa azali lebih umum
daripada tanjiziy.
Sifat Iradah berta^aluq kepada yang mumkin juga dengan dua ta^aluq
yaitu shuluhiy qodim, tanjiziy qodim dan sebagian ulama
menambahkan tanjiziy hadits sehingga berjumlah 3 ta^aluq. Shuluhiy
qodim artinya boleh saja pada zaman azali Allah mengkhususkan
mumkin dengan sifat-sifat apapun yang saling berlawanan artinya
pada zaman azali boleh saja Allah mengkhususkan zaid dengan sifat
pendek atau tinggi, hitam atau putih, pintar atau bodoh dst.
Tanjiziy Qodim artinya pada zaman azali Allah telah mengkhususkan
zaid dengan sifat tertentu baik pendek saja atau tinggi saja,
hitam saja atau putih saja dst sebelum zeid diciptakan.
Sifat Ilmu berta^aluq dengan yang wajib, yang jaiz dan yang
mustahil dengan satu ta^aluq yaitu tanjiziy qodim artinya bahwa
segala perkara telah tersingkap bagi Allah pada zaman azali maka
ta^aluq ilmu juga dinamakan ta^aluq inkisyaf.
Sifat sama dan bshor berta^aluq dengan segala yang maujud (ada)
dengan ta^aluq inkisyaf artinya segala yang maujud baik berupa zat
ataupun suara tersingkap oleh sama dan bashor hanya inkisyaf
(tersingkapnya) zat dan suara oleh bashor tidak sama dengan bashor
setiap keduanya mempunyai jalur masing-masing.
Sifat kalam berta^aluq dengan yang wajib, yang jaiz dan yang
mustahil dengan ta^aluq dilalah artinya kalam niscaya kita akan
paham dari sifat tsb segala yang wajib yang jaiz dan yang
mustahil.
Ini semua singkat yang bias dijelaskan
Wallahu a^lam

3. Kewajiban mempelajari hukum-hukum syar^I dan juga tauhid
dibebankan kepada orang-orang mukallaf (baligh dan berakal sehat)
adapun anak-anak yang belum baligh tidak diwajibkan mempelajarinya
. Syekh Ibrahim Allaqqani berkata dalam kitabnya Jauharatut Tauhid
.
“setiap yang telah mencapai batasan taklif (dewasa, berakal,
muslim), wajib menurut syariat mengetahui hal-hal yang wajib ada
bagi Dzat Allah, yang jaiz dan yang mustahil dan seperti itu juga
bagi Rasulnya, maka dengarkanlah”

Tetapi diwajibkan atas para wali mereka (yaitu orang tua dan
seterusnya) mengajarkan hal-hal yang bersifat dhoruriyyah yang
wajib diketahui oleh semua orang seperti nama Rasulullah, nama
ayah dan ibunda beliau, tempat hijrahnya dan wafatnya dan diantara
yang harus diajarkan kepada mereka yaitu mengenal Allah dengan
aqaidah ahlussunnah wal jama^ah ini semua dan juga yang sepertinya
wajib diajarkan sebelum diajarkan shalat dan lainnya sebagaimana
dijelaskan dalam kitab Busyral Karim juga menukil dari pengarang
kitab Tarsyih Mustafidin

5. Syiah terpecah kepada banyak golongan diantaranya syiah itsna
^asyariah, syiah sabaiyyah dll, banyak perbedaan tauhid sunni dan
syiah dengan perbedaan tersebut tidak ada titik temu yang bias
menyatukan antara sunni dan syiah diantaranya : ahlussunnah wal
jamaa^ah tidak menjadikan imamah sebagai rukun islam sedangkan
mereka menganggapnya demikian, syiah menganggap imam-imam mereka
adalah ma^sum (terpelihara dari dosa) selayaknya Nabi dan Rasul
sedangkan ahlussunnah wal jamaa^ah hanya memberikan predikat
ma^sum kepada para Nabi dan Rasul saja selain mereka tidak.

Mu tazilah beranggapan bahwa Allah ada dimana mana, dan maashiy
Muujibah lilkhuluud.

Assalamualaikum,

Alhamdulillah kutipan diatas sangat bermakna bagi saya khususnya &
bagi MR umumnya, sedikit pertanyaan bagi saya, karena waktu saya
ikut pengajian di Taklim saya, saya berhalangan hadir & pd saat
itu telah diterangkan makna 9 tambahan aqoidul Iman dari sifat
ALLAH SWT dari 41 aqoid yang lain (20 sifat wajib,20 sifat
mustahil & 1 Sifat Harus bagi Allah) , bolehkah saya mendapat
pelajaran yang 9 Aqoid ini?? Terima kasih atas atensinya..

Afwan atas kesalahan kata, ucapan & penyampaian saya..
Jazakallah…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminII Re:sifat 20 – 2008/02/01 00:34 Asalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh

berikut jawaban dari ustadz Khairullah
sifat ALLAH SWT hanya ada 41 aqoid (20 sifat wajib,20 sifat
mustahil & 1 Sifat Harus bagi Allah), jika tambahan yang 9 aqoid
itu yang saudara maksud mungkin adalah sifat Rasul (4 sifat wajib,
4 sifat mustahil dan 1 sifat jaiz) berikut penjelasannya :

Para Rasul mempunyai sifat-sifat yang wajib di ketahui oleh muslim
yang baligh dan akil, sifat-sifat tersebut juga terbagi kepada 3
bagian : yang wajib, yang mustahil, dan yang jaiz dan kesemuanya
berjumlah 9 sifat. Adapun sifat wajib para Rasul ada 4 yaitu
Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. Makna Sidiq yaitu apa yang
mereka katakana selalu benar, makna Amanah yaitu zohir dan batin
mereka terjaga dari hal-hal yang dilarang Allah baik yang haram
atau makruh atau khilaful aula bahkan dari hal yang mubah sehingga
perbuatan mereka hanya berkisar pada yang wajib dan yang sunnah.
Makna Tabligh yaitu mereka berkewajiban menyampaikan hal-hal yang
datang dari Allah yang harus disampaikan kepada ummat, adapun
hal-hal yang harus disembunyikan atau mereka diberikan pilihan
antara menyembunyikannya atau menyampaikannya maka hal ini tidak
wajib bagi mereka menyampaikannya kepada ummat. Makna Fathonah
kecerdasan yang dapat mengalahkan segala argumen-argumen
musuh-musuh mereka ketika menyampaikan risalah ketika terjadi
bantahan dan sanggahan dari ummat mereka.
Adapun sifat yang mustahil bagi Rasul juga ada 4 lawan dari sifat
4 diatas, maka lawan sifat Sidiq adalah Kizib atau dusta, mustahil
bagi Rasul berdusta. Lawan sifat amanah adalah Khianah maka
mustahil bagi Rasul berbuat hal-hal yang dilarang oleh Allah.
Lawan sifat Tabligh adalah Kitman maka mustahil bagi Rasul
menyembunyikan hal-hal yang wajib disampaikan kepada ummat dan
lawan sifat Fathonah adalah Baladah (bodoh) maka mustahil mereka
bodoh sehingga tidak dapat mematahkan argument-argumen yang
dilontarkan oleh musuh-musuh mereka.
Adapun yang Jaiz (harus) hanya satu sifat yaitu sifat-sifat
manusia yang tidak membuat berkurangnya derajat mereka yang tinggi
seperti sakit, makan, menikah dll. Ini sifat-sifat Rasul yang bias
diterangkan dengan singkat.
Wassalam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Kelana Re:sifat 20 – 2008/07/02 00:36 Ass.wr.wb.
Dalam pembagian sifat 20 ( Wajib – Mustahil – Jaiz ) Saya melihat
adanya kekeliruan dalam pemaparan habib mengenai Jaiz di bahasa
indonesiakan dengan kata HARUS.
Dalam pandangan Ahli Sunnah pembagian sifat tersebut dibagi 3 (
Sifat Wajib, Sifat Mustahil dan Sifat Jaiz ). Sifat Jaiz TIDAK
BISA diterjemahkan atau dianalogikan sebagai kata HARUS, Karena
Jaiz terkait dengan FI^IL atau AF^AL Nya, yakni perbuatan Nya.
Contoh :
1.Menghidupkan adalah merupakan AF^AL Nya, maka dalilnya adalah :
Tidak ada yang menghidupkan melainkan Allah.
2. Mematikan adalah Af^al Nya Allah, maka dalilnya adalah : Tidak
ada yang mematikan melainkan Allah.
Menghidupkan atau mematikan , tergantung atau TERSERAH Allah, MAKA
INILAH YANG DIMAKSUD DENGAN SIFAT JAIZ NYA ALLAH.

Kalau mau mengganti kata Jaiz, maka yang lebih tepat dalam bahasa
Indonesia, adalah kata TERSERAH, karena kata terserah menunjukan
sifat Mutlaqnya Allah di dalam FI^IL atau AF^AL yakni perbuatan
Nya. Kalau menggunakan kata HARUS itu lebih tepat kepada Sifat
Wajib nya Allah.

Demikian koreksi dari saya..

Wassalam wr.wb.

Kelana

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:sifat 20 – 2008/07/02 11:24 alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Ketenangan dan kesejukan hati semoga selalu menerangi hari hari
anda

saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas koreksi anda, perlu diketahui itu bukan jawaban
saya, namun jawaban Ustaz khairullah, saat itu mata saya sedang
sakit selama kira kira sebulan lamanya, ternyata gula darah saya
naik, maka setelah diobati Alhamdulillah gula darah normal dan
kini mata saya pulih.

saat itu saya jarang online lagi, maka semua pertanyaan yg sudah
dijawab segera di copy paste kan oleh Admin, jika belum terjawab
maka dirujuk ke Ustaz khairullah, saya beristirahat dari melihat
layar komputer.

betul saudaraku, Jahiz bukan wajib maknanya, namun : “bisa iya
bisa tidak”, dan ini ma^ruf dan masyhur, barangkali Ustaz
Khairullah terburu buru atau Admin yg salah tulis, kami mohon maaf

terimakasih koreksinya saudaraku

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=16059

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted