sholat – 2008/06/28 19:38

0

sohorban sholat – 2008/06/28 19:38 Assalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh,

Habib yang di Rahmatillah Allah SWT, semoga kesehatan Habib dan
keluarga selalu menyertai kehidupan Habib sehari-hari…..

Ana ingin menanyakan beberapa hal berikut :

Apakah diperbolehkan dan ada sunnahnya setelah memberikan salam
dalam sholat:
1).kekanan : kita lanjutkan membaca “Allahumma inni as^aluka
ridhoka wal jannah” setelah “Assalamulaikum…dstnya”
2).kekiri : kita lanjutkan membaca ” Wana^ujubika min sahatika
wannar” setelah “Assalamualaikum …dstnya”

Kapankah kita boleh merubah posisi duduk sholat kita…….,
setelah “Imam mengucapkan salam”…….

Kapankah kita boleh berdiri setelah IQAMAT diserukan, apakah
setelah Imam berada pada posisinya atau ada keterangan
lainnya…….

Pada sa^at kapan saja kita mengangkat kedua tangan kita sewaktu
TAKBIR… didalam shalat…

Habib , ana mohon diberikan Do^a yang biasa Habib baca setelah
sholat fardhu dan juga Do^a setelah Sholat JANAZAH……,sekalian
mohon Ijazahnya…

Mohon ma^af bila tulisan ana ada yang tidak betul dan terlalu
berbelit-belit…

Syukron ………….

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:sholat – 2008/06/29 17:05 alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Ketenangan dan kesejukan hati semoga selalu menerangi hari hari
anda

saudaraku yg kumuliakan,
1. hal itu tak teriwayatkan dari hadits shahih, namun sebagian
fuqaha ada yg mengamalkannya, namun sebagian besar ulama salaf
kita tak melakukannya

2. kita boleh merubah posisi duduk kita kapan saja setelah salam
dan tak ada larangan dalam hal itu, namun adabnya makmum tidak
merubah posisi duduknya sebelum imam merubah posisi duduknya,

3. para fuqaha kita mengajarkan bahwa sebaiknya berdiri saat
mendengar Iqamah adalah saat ucapan Qad Qaamatishalaah, atau saat
Iqamah selesai, demikian cara yg terbaik, namun jika kita berdiri
dari awal Iqamah pun tak ada larangannya

4. mengangkat tangan adalah saat Takbiratul Ihram, lalu saat dari
berdiri menuju rukuk, dan saat berdiri dari rukuk, , dan pada saat
berdiri dari tahiyyat awal,

mengenai doa selepas shalat saya sering membaca doa apa saja,
namun sering juga saya membaca doa Nabi Khidir as, dan telah ada
tex nya di forum ini, di : “file arsip majelis rasulullah”.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sohorban Re:sholat – 2008/06/30 02:29 Asalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh,

Habibina yang ana muliakan, terima kasih atas penjelasan Habib,
semuanya ini sangat bermanfa^at bagi diri ana sendiri maupun
saudara-saudara lainnya……..

Habib ana mau menanyakan sedikit perihal diluar kontek ini, semoga
kelancangan ana ini tidak mengganggu waktu Habib..
Ana mengalami sakit pada bagian perut (kembung dan begah) hingga
dada (kadang sesak) dan bagian belakang (pegal.nyeri), dari hasil
medis tidak ditemukan sesuatu yang serius (kesimpulan akhir adalah
magg) tetapi setelah dilakukan RUQYAH (pada salah satu BENGKEL
PENGOBATAN RUQYAH) ana dinyatakan mendapat gangguan Mahluk Ghaib,
pengobatan ana lakukan s/d 5 x kurang lebih, tetapi selanjutnya
ana stop walau belum selesai menurut keterangan yang diberikan,
pertanyaan ana apakah hal tersebut ada dan bisa terjadi pada diri
kita dan apakah cara pengobatan itu bisa dilanjutkan hingga
tuntas…, mohon kesediaan Habib untuk memberikan pencerahan
sekaligus memberikan bimbingan untuk mengatasi masalah ini,
sekalian mohon do^a HABIB ………

wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh….

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:sholat – 2008/06/30 03:45 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut kutipan jawaban Habibana yang
sudah ada di forum :

Saudaraku yg kumuliakan,
Ruqyah dengan bantuan makhluk Allah swt selama tak menyembah
selain Allah swt dan tak pula dholim pada makhluk itu maka hal itu
mubah, namun berikhtilaf para ulama mengenai Jin khususnya, karena
Jin adalah makhluk gaib, sulit untuk mencari kejelasan hukum
syariahnya karena makhluk ini kasat mata,
Namun bagi sebagian ulama yg memperbolehkannya mereka berdalil
dengan firman Allah swt ketika Sulaiman as bertanya pada ummatnya
yg dihadapannya Jin, hewan, manusia dll, seraya berkata : Wahai
kalian yg hadir dihadapanku, siapa diantara kalian yg dapat
membawakan singgasana Ratubalqis kehadapanku?, maka berkata
seorang Jin Ifrit : Aku akan membawakannya kehadapanku sebelum kau
berdiri dari singgasanamu, sungguh aku mampu dan kuat
melaksanakannya, lalu berkatalah seorang yg kami beri ilmu dari
Kitabullah, aku akan membawakannya padamu sebelum kau mengedipkan
matamu!, maka muncullah singgasana ratubalqis dihadapan Sulaiman,
lalu ..dst (QS Annaml 37-40)
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=9&id=4024&lang=id#4024

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sohorban Re:sholat – 2008/06/30 15:47 Assalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh,

Habib yang dimuliakan Allah SWT, jadi intinya Ruqyah yang ana
lakukan tidak perlu dilakukan/diteruskan dan apa sebaiknya menurut
Habib yang sebaiknya ana lakukan untuk mengatasi gangguan
kesehatan yang ana jelaskan sebelumnya.

Syukron atas tanggapan dan nasihat Habib……

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:sholat – 2008/06/30 22:26 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut kutipan jawaban Habibana yang
sudah ada di forum :

saudaraku yg kumuliakan,
1. Ruqyiah adalah mebgobati dengan bacaan dan dzikir/doa atau air
liur, atau kertas bertuliskan ayat dlsb, hal ini masyru^, yg
dilarang adalah ruqiyah yg mengandalkan kekuatan setan, seperti
pelet, kesaktian, guna guna dll.
mengenai hadits yg anda sebutkan itu bukan ruqiyah yg islamiy,
namun ruqiyah yg jahiliyah, yaitu pengobatan dg rambut raja raja
kafir, dll.

mengenai Dalil Ruqyah islamiy, yaitu dengan bacaan Alqur^an,
Mu^awwidzatain, airludah dll bisa dilihat pd Shahih Muslim hadits
no.2189, 2191, 2198, 220, Juga pada Shahih Bukhari hadits no.2156,
4721, 5404, 5410, dan masih banyak lagi hadits shahih yg menjadi
dalil Ruqiyah.
namun tentunya bukan dg hal hal yg menyimpang dari hukum syariah.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=7&id=2378&lang=id#2378

Doa yang diajarkan Rasul saw untuk menyembuhkan

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ . اَذْهِبِ الْبَأسَ اِشْفِ اَنْتَ الشَّافِى وَعَافِ اَنْتَ اْلمُعَافِيْ ,
لاَشِفَاءَاِلاَّشِفَاؤُكَ , شِفَاءًلاَيُغَادِرُ سَقَمًا وَلاَاَلَمًا ,

“Wahai Allah Tuhan seluruh manusia, sembuhkanlah dan Engkau Maha
Menyembuhkan, dan sehatkan dan maafkanlah karena Engkaulah Yang
Maha Memaafkan dan menyehatkan, Tiada kesembuhan kecuali
kesembuhan yg datang dari Mu, Kesembuhan yg tak membawa kesialan
dan kesakitan”,

lalu kirimkan fatihah pada nabi saw.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=9&id=12678&lang=id#12678

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=15852

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted