sally curhat 2 – 2007/08/13 03:50 Assalammualaikum Wr. Wb.
Ya Habibana semoga selalu dalam keberkahan dari Allah SWT,
habibana saya ingin curhat dan bertanya seperti dibawah ini :
1. Kalau sedang haid saya pernah mendengar tidak boleh potong
rambut dan potong kuku. mohon jelaskan habibana.. karena saya
adalah wanita yg suka menggigit kuku dan berambut rontok… waktu
haid saya kumpulkan rambut rontok saya sebisanya namun sisanya
kadang saya biarkan saja, lalu sampai saya menulis ini pun sambil
gigit2 kulit dekat kuku..
2. Saya adalah karyawan yg mengurus ATK di kantor, kalau saya
ambil beberapa pulpen/spidol/ selotip alat tulis kecil lainnya
untuk keperluan di rumah (karena saya tahu ibu, kakak dan
keponokan saya juga butuh ATK juga untuk bekerja/sekolah)
bagaimanakah hukumnya, karena saya fikir toh ATK di kantor saya yg
koordinir dan bukan untuk saya jual lagi/ tapi bener2 dipakai
meski oleh anggota keluarga saya.. saya jadi kepikiran juga
habibana…
mohon jawabannya dari habibana, semoga saya tidak berlarut2 dalam
kebimbangan dan menemukan jawabannya.
Assalammualaikum Wr. Wb.
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
munzir Re:curhat 2 – 2007/08/13 21:56 2. Saya adalah karyawan yg mengurus
ATK di kantor, kalau saya ambil beberapa pulpen/spidol/ selotip
alat tulis kecil lainnya untuk keperluan di rumah (karena saya
tahu ibu, kakak dan keponokan saya juga butuh ATK juga untuk
bekerja/sekolah) bagaimanakah hukumnya, karena saya fikir toh ATK
di kantor saya yg koordinir dan bukan untuk saya jual lagi/ tapi
bener2 dipakai meski oleh anggota keluarga saya.. saya jadi
kepikiran juga habibana…
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi
hari hari anda dalam kebahagiaan,
saudariku yg kumuliakan,
1. memang hal itu makruh, namun bukan haram, karena tubuh itu
semua akan bersaksi kelak ketika nama kita dipanggil dihadapan
Allah swt, maka para ulama memakruhkan mengguntingnya/memotongnya
dalam keadaan junub, karena kelak potongan tubuh itu akan bersaksi
dalam keadaan tidak suci, sebab tubuh kita tentunya dimandikan
sebelum dimakamkan, namun potongan2 tubuh itu berupa kuku, rambut
dll mereka tak ikut disucikan saat tubuh kita dimakamkan, maka
sebaiknya tidak dipotong dalam keadaan junub atau hadats haidh,
namun makruh, bukan haram.
2. bila ATK itu memang banyak yg tersisa dan akan terbuang maka
baik anda memanfaatkannya,
demikian saudariku yg kumuliakan,
wallahu a^lam
↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓
sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=6223