muhammadridho tolong ya habiby – 2008/06/30 22:52 Ass.Wr.Wb
segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam dan shalawat kepada
junjungan kita nabi besar Muhammad SAW… alhamdulillah sampai
hari ini al fakir masih diberikan nafas dan masih memiliki
nikmat iman dan islam
semoga habib munzir selalu diberi curahan rahmat dari Allah dan
kesehatan yg abadi supaya bisa membimbing orang2 yang berdosa
seperti al fakir untuk kembali ke jalan Allah SWT,amien…
al fakir ingin mendapat solusi ya habib
selama ini al fakir bekerja tapii duitnya selalu aja habis
begitu aja, ga bisa untuk menabung dan pada akhir bulan selalu
aja ada masalah, duit habis dan banyak utang…tapi pas gajian
al fakir selalu bayar tapi tetep aja akhir bulan pasti ngutang
lagi karena kehabisan duit untuk ongkos dan lain2…
gimana ya habib supaya al fakir bisa nabung dan duit juga ga
cepet habis,,kayanya al fakir kerja cuma cape aja tapi ga bisa
nabung
adakah ya habiby doa supaya al fakir bisa mengatur keuangan al
fakir….?]
dan bagaimana carra menghindar dari hutang, apakah ada doanya
ya habiby?
al fakir suka sedih ga bisa ngasih ummy al fakir kalo
gajian….
tolong ya habiby diberi solusi untuk al fakir….
syukron katsiron
Ass.Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:tolong ya habiby – 2008/06/30 23:09 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang sudah ada
di forum :

Saudaraku yg kumuliakan,
saudaraku, ada beberapa hadits yg juga merujuk untuk memerintahkan
kita untuk berdoa agar terhindar dari kefakiran, diantara doa
beliau saw : “Wahai Allah selesaikan hutang hutangku, dan jagalah
aku dari kefakiran”, demikian riwayat shahih Muslim, bahkan Rasul
saw berdoa untuk Anas bin Malik ra : “Wahai Allah banyakkan
hartanya dan keturunannya” (Shahih Bukhari).

yg dimaksud Faqr yg tercela ini adalah kemiskinan yg menyiksa,
bukan kemiskinan yg membawa ketenangan, sungguh ada banyak orang
kaya yg merasa miskin dan terus haus dan tamak demi mengejar
kekayaan dan mereka lebih buas dari orang yg kelaparan, mereka
adalah orang kaya yg berjiwa miskin.

juga yg Rasul saw berdoa untuk dijauhkan dari kefaqiran adalah
kefaqiran yg menyusahkan, hingga terlibat hutang, terusir dari
rumahnya, terhina di masyarakatnya, terpaksa mengemis, meminta
minta, berusaha ini dan itu namun rizkinya tetap sulit, anaknya
kelapartan, istrinya putus asa, inilah kefaqiran yg Rasul saw
berdoa untuk dihindarkan darinya.

diriwayatkan pula diantara doa Rasul saw : “Wahai Allah aku
berlindung padamu dari fitnah (cobaan) buruknya kekayaan, dan
fitnah (cobaan) buruknya kefaqiran” (shahih Muslim)

berkata Al Hafidh Imam Annawawi dalam Syarh Nawawi ala shahih
Muslim bahwa hadits ini menunjukkan bahwa Rasul saw minta
dihindarkan dari kekayaan yg buruk dan kefaqiran yg buruk.

maka sebaliknya jelaslah bahwa kekayaan yg membawa kebaikan adalah
baik adanya, demikian pula kemiskinan yg membawa kebaikan adalah
mulia.

kita melihat para sahabat radhiyallahu ^anhu banyak pula yg kaya
raya, jika segala kekayaan itu tercela maka tak satupun dari
sahabat yg masih akan menyimpan kekayaannya, namun tentunya
kemiskinan lebih mulia daripada kekayaan.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=7&id=8837&lang=id#8837

saran saya anda memperbanyak doa Nabi Musa as yg diajarkan guru
saya untuk mempermudah rizki yaitu : “RABBIY INNIY LIMAA ANZALTA
ILAYYA MIN KHAIRIN FAQIIR”.

untuk kesejahteraan keluarga dan keasrian rumah tangga dan
kesejukan jiwa maka perbanyak dzikir : “SUBHANALLAHI WABIHAMDIH”.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=9&id=13621&lang=id#13621

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=15984

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here