pencarian diatas.

calonjenazah83 Dunia oh Dunia – 2006/10/28 16:31 Dunia Adalah Tempat Beramal

Abu Ubaidah Sa`id bin razin mendengar Hasan al-Bashri menasehati
teman-temannya, Al-Hasan berkata, ? Sungguh dunia ini merupakan
tempat beramal. barang siapa mengalami dunia dengan pandangan
bahwa dunia ini penuh kekurangan dan ia berzuhud di dalamnya,
tentu ia akan berbahagia, dan hubungannya dengan dunia ini
memberi manfaat. Sedangkan orang yang mengalami dunia dengan
penuh hasrat serta cinta padanya, tentu ia akan celaka, ia akan
hanyut dari Allah Ta`ala bersama bagiannya, lalu dunia akan
mengantarkan pada siksa Allah, siksa yang tidak akan mampu ia
sabari dan tidak pula ia mampu menanggungnya.

?URUSAN DUNIA ITU KECIL, PERHIASANNYA JUGA SEDIKIT DAN PASTI
AKAN HANCUR BINASA. Allah Ta`ala adah penguasa warisan dunia.
Semua penghuni dunia akan dipindahkan ke tempat yang tak lekang
dan tak berubah. mereka akan dikeluarkan dari dunia.

?Maka waspadailah?kekuatan hanya ada karena pertolongan Allah?
tempat tinggal itu, dan perbanyaklah mengingat tempat kembali.
Wahai anak adam! putuskanlah hasrat berlebihmu terhadap dunia,
jika tidak, tali dunia sungguh akan memotongmu, lalu ingatan?
tentang sesuatu yang engkau diciptakan untuknya (kematian)?
terputus dari dirimu, hatimu menyimpang dari kebenaran dan
cenderung pada dunia, sehingga kemudian dunia menghancurkanmu.
Dunia, itulah tempat buruk yang jelas bahayanya, manfaatnya akan
terputus, dan?Demi Allah?ia akan menyeret hambanya menuju
penyesalan abadi dan siksa yang amat pedih.

?Wahai anak adam, jangan tertipu! Engkau jangan merasa aman
sebelum datang keamanan dari-Nya. Sungguh teror yang dahsyat dan
urusan-urusan mengerikan ada di hadapanmu, dan sampai sekarang
engkau belum terbebas darinya. Engkau mesti melaluinya dan
menghadapi semua urusan itu:

?Mungkin Allah akan menegarkanmu menghadapi keburukannya dan
menyelamatkanmu dari kengeriannya. Sedangkan jika kehancuran
yang kau dapat, sungguh kehancuran itu merupakan wilayah yang
mengerikan, men akutkan dan mengecutkan hati. Karena itu
bersiap-siaplah! Larilah dari keburukannya. JANGAN SAMPAI
PERHIASAN DUNIA YANG SEDIKIT DAN AKAN BINASA INI MEMBUATMU LALAI
. Jangan berdiam diri dan menanti, usiamu cepat berkurang, dan
ajalmu akan segera datang. Jangan katakan, `Besok, besok`,
karena sungguh engkau tidak tahu kapan kembali kepada Allah.

?Ketahuilah, sungguh manusia menjadi tidak berguna dalam
keindahan dunia, berebut dalam setiap keramaian untuk memperoleh
segala sesuatu yang mengagumkannya. Ia senang mendapatkannya,
bahkan berharap tambahan. Apapun semua itu yang bukan untuk
Allah `Azza wa Jalla dan dalam rangka taat kepada-Nya maka
pemiliknya akan merugi dan usahanya sia-sia.

?Sedangkan orang yang berusaha mendapatkannya karena Allah dan
dalam rangka mentaati-Nya, berarti ia telah mendapatkannya
dengan benar, dan ia akan mengambil bagian yang sekedar
mencukupinya saja. Mereka berpegang pada kitab Allah dan
janji-Nya, ingatan yang telah lalu dan yang masih tersisa serta
kabar dari orang-orang yang telah mendahului mereka. Demikianlah
ketentuan Allah pada hari ini, juga ketentuan-Nya pada orang
yang telah lalu. Mereka semua akan menghadap Allah sambil
membawa amal yang telah dilakukannya.

?Barang siapa telah ditentukan mendapat rahmat dan pahala
dari-Nya, tentu baginya nikmat dan kemuliaan. Sedangkan yang
telah ditentukan mendapat kemarahan dan siksa-Nya, tentu baginya
kerugian dan penyesalan.

?Orang yang mendapat kejelasan dari Allah?bahwa ini adalah
ketentuan-Nya dan inilah realitas?mesti memandang kecil apa yang
kecil menurut Allah, mesti memandang agung apa yang agung
menurut Allah.

?Bukankah Allah telah mengingatkan tentang sesuatu yang dibenci
dan hina?setelah kematian?bagi ahli dunia. Tidaklah itu
menentramkan jiwa seseorang dari kehidupan dunianya. Sungguh
dunia akan segera lenyap, nikmatnya tidak akan abadi, sedangkan
yang rakus terhadap dunia tidak mempercayainya. Yang baru dari
dunia ini akan segera usang, yang sehat segera sakit, yang kaya
jatuh fakir. Dunia akan menyesatkan pemburunya, mempermainkan
mereka dalam setiap keadaan. Hanya orang yang mengambil
pelajaran yang akan mendapatkan pelajaran dan kejelasan darinya.
MAKA KENAPA ENGKAU MENUNGGU?

.?Wahai anak adam, saat ini engkau ada di tempat yang akan
segera mengusirmu, bahkan itu sudah dimulai. Semua yang masih
ada akan menuju kematian, lalu diperlihatkanlah kepada ahli
dunia berbagai urusan yang paling dahsyat dan berbahaya.

?Maka wahai anak adam, bertakwalah kepada Allah, jadikanlah
usahamu di dunia untuk akhiratmu. Karena sesungguhnya tidak ada
sesuatu pun dari duniamu itu untukmu, selain yang engkau
persembahkan. Jangan sampai hartamu membuat jiwamu hina. Jangan
biarkan dirimu mengikuti sesuatu yang engkau tahu bahwa engkau
akan meninggalkannya. Berbekallah untuk menempuh jalan
panjangmu, persiapkan peralatanmu di hari-hari kehidupanmu
sebelum datang kematian yang telah ditentukan Allah untukmu,
lalu membawamu ke tempat yang engkau tidak inginkan. Sungguh
engkau akan menyesal saat penyesalan tidak lagi berguna untukmu.

?Tanggalkanlah dunia dan tanggalkanlah keutamaannya, tentu
jiwamu akan tenang menghadapinya. Sungguh jika melakukannya,
engkau akan mendapat nilai yang lebih menguntungkan berupa
nikmat yang tidak akan pernah lenyap, dan engkau akan selamat
dari siksa yang amat pedih, siksa yang tak ada jeda dan istirah.

?Berjuanglah untuk akhirat yang niscaya menjadi tempatmu yang
abadi, sebelum berbagai urusan tercerai darimu sehingga engkau
kesulitan menghimpunnya kembali. Kawanilah dunia dengan tubuhmu
dan pisahkanlah ia dari hatimu, agar engkau memperoleh manfaat
dari usia yang telah berlalu di hadapanmu, yang telah
menghalangi ahli dunia dari sesuatu yang sedang mereka alami.
Sungguh ia akan segera binasa, dan akibat buiruknya sangat
mengerikan.

?Hendaklah kekaguman ahli dunia terhadap dunia membuatmu
bertambah zuhud dan waspada terhadap dunia, sungguh orang-orang
saleh bersikap demikian.

?Wahai anak adam, ketahuilah bahwa engkau sedang berusaha
mendapatkan hal besar, hanya hal-hal haram dan menghancurkan
yang akan menguranginya. Jangan terjebak dalam tipu daya,
sementara engkau melihat jalannya. Jangan tinggalkan bagian yang
telah diserahkan kepadamu, engkau akan dimintai
pertanggungjawabannya. Maka murnikanlah amalmu. Jika engkau
berada diwaktu pagi, maka tunggulah kematian, demikian juga di
saat senja. Tidak ada daya dan upaya selain pertolongan Allah.

?Sesunggahnya orang yang paling selamat ia orang bertindak
sesuai dengan perintah Allah, baik dalam waktu lapang maupun
saat sulit, dan menyuruh para hamba untuk taat pada Allah dan
rasul-Nya.

?Sungguh kalian sedang berada di tempat yang hina, tempat yang
diciptakan sebagai fitnah, dan penghuninya dikenai ketentual
ajal. Saat berakhir pada ajal, mereka binasa, lalu Allah
mengeluarkan seluruh tanamannya dan mengubur semua binatang di
dalamnya. Kemudian Dia memberitahu mereka tentang apa yang
mereka kejar selama ini. Dia menyuruh hamba-hambanya untuk
mentaati-Nya dalam segala urusan dunia yang dikeluarkan untuk
mereka, lalu menjelaskan jalannya?yakni cara taat?dan
menjanjikan surga bagi mereka. Mereka ada dalam kuasanya, tidak
seorang pun diantara mereka dilemahkan. Tidak ada secuil amal
pun tersembunyi dari-Nya. Usaha mereka di dalam dunia ini
beragam. Ada yang maksiat dan ada yang taat, Allah akan membalas
setiap orang setimpal dengan amal yang telah dilakukannya, dan
bagi mereka bagian yang tidak pernah kurang.

?Aku tidak pernah mendengar bahwa Alah Ta`ala?tentang sesuatu
yang dijanjikan bagi hamba-Nya dan yang diturunkan kepada mereka
dalam kitab-Nya?menyuruh salah seorang mahluknya untuk mencintai
dunia, tidak juga Dia merelakan hamba-Nya untuk bersantai dalam
dunia, atau cenderung padanya. Bahkan Allah menurunkan ayat-ayat
dan perumpaman bahwa dunia ini cacat, dan bahwa allah menyuruh
hamba-Nya untuk menghindari dunia serta mencintai yang selain
dunia(akhirat).

?Allah telah menjelaskan para hamba-Nya bahwa masalah kehancuran
?yang dunia dan penghuninya diciptakan untuk itu?merupakan
masalah besar dan sangat menakutkan. Allah memindahkan mereka
darinya menuju tempat yang pahala mereka tidak menyerupai pahala
dan dosa mereka tidak menyerupai dosa, yakni tempat keabadian.
Di tempat ini Allah menghisab dan membalas hamba-Nya sesuai
perbuatan mereka. Kemudian menempatkan mereka pada tempat mereka
masing-masing, dengan siksa atau nikmat yang tidak pernah
berubah. Semoga Allah mengasihi hamba yang mengusahkan yang
halal dengan sunguh-sungguh, sampai jika yang halal ini berada
di tangannya, ia mendistribusikannya sesuai dengan perintah
Allah, dalam amal-amal kebaikan dan ketaatan.

?Wahai anak adam, kesulitan-kesulitan dunia yang menimpamu tidak
bisa membahayakanmu jika kebaikan akhirat memurnikanmu.

?Bermegah-megahan telah melalaikanmu, sampai kamu masuk ke dalam
kubur (QS. 102:1-2). Ayat ini mengungkap kenyataan manusia yang
senantiasa mengumpulkan kekayaan dunia dan bermewah-mewahan
selama hidup. Bermegah-megahan melalaikan kalian dari surga,
dari seruan Allah dan kemuliaan-Nya.

?Sungguh kami telah bersahabat dengan orang-orang yang berkata`
kami tidak membutuhkan dunia, bukan untuk dunia kami diciptakan.
Maka mereka pun mencari surga dengan berbagai amal: usaha mereka
sejak pagi sampai sore, serta menjaga sepanjang malam untuk
beribadah?ya, demi Allah?sampai darah mereka tumpah di dunia.
Mereka senantiasa berharap kepada Allah, maka mereka pun menjadi
orang yang beruntung dan selamat. Dan damai bagi mereka. Tidak
seorang pun diantara mereka yang melipat pakaian (yakni, hanya
memiliki pakaian yang dikenakannya), tidak tidur di atas kasur
dan senantiasa berpuasa, tampak hina, sedih dan takut. Bahkan
jika kembali ke rumah?setelah seharian berada di luar? mereka
tidak bertanya tentang makanan apa ini atau itu, jika ada
makanan yang disuguhkan kepadanya, ia makan, jika tidak, ia
diam. (Hilyah, 2/140-142)

Diambil dari buku: Wasiat-wasiat sufistik Hasan al-Bashri,
Pustaka Hidayah, 2003.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

calonjenazah83 Re:Dunia oh Dunia – 2007/01/03 15:45 Surat Hasan al-Bashri
kepada Umar bin Abdul Aziz

2 Macam Perindu Dunia

Al-Hasan al-Bashri menulis surat kepada Umar bin Abdul Aziz: ?
Ketahuilah Bahwa yang disebut berpikir itu adalah membawa diri
pada kebaikan dan bertindak baik. Sedangkan yang disebut
menyesali keburukan adalah membawa diri untuk meninggalkannya.
Yang akan binasa? meskipun banyak?tentu tidak sebanding dengan
yang abadi, walaupun yang mengusahakannya itu orang mulia.
Menanngung beban yang akan berakhir pada istirah abadi itu lebih
baik daripada menyegerakan istirah yang akan berakhir pada beban
abadi.

? Maka waspadalah menghadapi tempat yang melelahkan, menipu dan
memperdaya ini: tempat yang telah berhias dengan rekayasanya,
memperdaya dengan tipuannya, tempat yang telah membunuh ahlinya
dengan berbagai harapannya, tempat yang telah membuat rindu
peminangnya, sehinnga ia tampak menjadi pengantin yang amat
cantik?mata menatapnya, jiwa merindunya, hati tergila-gila
padanya?tempat yang menyerang otak para pemburunya, pengantin
yang membunuh semua pasangannya. Sehingga orang yang telah ada
tidak dapat mengambil pelajaran dari yang telah lalu, yang
datang kemudian tidak bisa menahan diri dari yang ia lihat pada
orang-orang yang telah lalu. Tidak juga orang pintar bisa
mengambil manfaat dari banyak penelitiannya. Bahkan orang yang
mengenal Allah pun, ketika ia dikabari tentang dunia ini, ia
tidak ingat.

?Maka hati berpaling kepadanya penuh cinta, jiwa berpaling
kepadanya penuh hasrat. Hanya rindu kepada dunia yang kita
miliki, sedang orang yang merindu sesuatu, tidak akan berpikir
tentang yang lain. Ia akan mati dalam usaha meraih yang
dirindukannya. Ada dua perindu dunia:

?Yang satu, perindu dunia yang sudah meraihnya dan kemudian
terpedaya, durhaka daan lupa akan tempat kembalinya (akhirat).
Hatinya sibuk dengan dunia, akalnya tenggelam dalam dunia, dan
kakinya pun terpeleset. Lalu, sesuatu yang paling tidak
diinginkannya (maut) mendatanginya. Maka ia pun sangat menyesal
dan bersedih, deritanya memuncak saat mengalami dahsyatnya
sekarat; pedihnya sakrat al-maut menyatu dengan kebengisan maut
yang merampas jiwanya. Derita yang tak terbayangkan.

?Yang lainnya mati sebelum ia memenuhi hasrat dunianya. maka ia
pun pergi membawa derita dan sesal tanpa pernah meraih apa yang
diinginkannya dari dunia, dengan jiwa yang tak sempat mengalami
istirah dari kesulitan dan kepayahan mencari dunia.

?Keduanya keluar dari dunia tanpa bekal sedikitpun, keduanya
berjalan ditempat yang tak rata. Maka, takutilah dunia ini
dengan ketakutan total. Sungguh dunia ini bagai ular, lembut
disentuh tetapi mengandung racun yang sangat mematikan.
berpalinglah dari dunia yang membuatmu kagum, karena sedikit
sekali dari dunia ini yang bisa kau miliki. Tanggalkanlah dunia
yang akan merisaukannmu ini, engkau yakin bahwa engkau akan
berpisah dengannya. Tanggunglah kesulitan dunia yang kau alami
untuk mendapat kelapangan. jadikanlah sesuatu yang membuatmu
senang di dunia ini sebagai sesuatu yang paling engkau waspadai.
Karena penghamba dunia yang merasa tenang dengan dunia yang
menyenangkannya, akan kembali dari dunia ini membawa sesuatu
yang ia benci. dan ketika ia meraih sesuatu dari dunia ini, lalu
memuji seseorang karena ia meraihnya, semua itu akan berbalik.
yang menyenangkan dari dunia ini akan memperdaya, dan yang
bermanfaat, esok akan membahayakan.

(Bersambung, Insya Allah)

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

calonjenazah83 Re:Dunia oh Dunia – 2007/03/05 15:59 Sambungan yang lalu

Allah tidak menjadikan pahala taat dan siksa maksiat di dunia ini.

……Kemakmuran dunia akan sampai pada bencana, dan yang abadi dalam dunia
akan hancur. Yang membahagiakan dari dunia ini akan dirusak oleh sesuatu yang
menyedihkan, sementara di akhir hayat semuanya menjadi lemah tak berdaya.

Pandanglah dunia dengan tatapan seorang zahid yang hendak pergi. Jangan
memandang dengan tatapan seorang perindu yang mencintainya. Ketahuilah, dunia
akan segera menelan semua manusia yang sudah lama tinggal, serta merisaukan
orang-orang terperdaya yang merasa aman. Apa yang telah berlalu dari dunia ini
tak kan kembali untuk diperbaiki, dan ia tidak tahu apa yang akan terjadi untuk
ia tunggu.

Waspadailah dunia, sungguh harapan-harapannya dusta dan batil. Kehidupannya
tidak membahagiakan, dan yang jernih dari dunia itu keruh. Engkau sedang
menghadapi ancaman: lenyapnya nikmat, turunnya bencana, musibah yang
menyakitkan dan kematian yang akan segera datang.

Kalaulah Allah Ta`ala tidak mengabarkan tentang dunia ini, tidak membuat
perumpamannya dan tidak menyuruh zuhud di dalamnya, niscaya dunia ini akan
membangunkan orang yang tidur dan menyadarkan orang yang lalai. Tapi, sungguh
Allah Ta`ala telah mendatangkan penghalau dan penasehant di dunia. Di gadapan
Allah, dunia ini tidak berarti. Dan tidak ada mahluk yang paling dibenci Allah
selain dunia, Dia tidak meliriknya sejak Dia menciptakannya, Dia membencinya.

Sungguh Nabi Muhammad saw. telah ditawari seluruh kunci dan kekayaan dunia,
maka beliau pun membencinya, Allah Ta`ala memandangnya hina, maka beliau pun
memandangnya hina, Allah Ta`ala telah mencampakkan dunia, maka beliau pun
mencampakkannya. Jika beliau menerima dunia yang ditawarkan kepadanya, tentu ia
menjadi petunjuk bahwa beliau mencintainya. Tapi beliau tidak suka mencintai
sesuatu yang dibenci Khaliknya, atau mengangkat sesuatu yang telah dicampakkan
Pemiliknya.

Allah memandang kecil dunia ini. Allah tidak menjadikan pahala taat dan siksa
maksiat di dunia ini. Dunia ini terlalu hina, kebaikan-kebaikannya tidak layak
dijadikan sebagai pahala bagi orang-orang yang taat, dan keburukan-keburukannya
tidak cukup layak untuk dijadikan siksa bagi para pendosa.

Sungguh Allah telah menunjukkan kepadamu tentang buruknya dunia ini. Allah Ta
`ala telah mempersiapkan dunia ini sebagai cobaan bagi para nabi dan
kekasih-Nya, sedangkan bagi yang selain mereka, Allah menghamparkannya sebagai
pelajaran dan tipuan. Yang terpedaya dan tertipu menganggap bahwa dengan dunia
yang dihamparkan untukknya Allah telah memuliakan dirinya, ……

(Bersambung, Insya Allah)
—————————————————————————————————-
————–
Siapakah saya????? Saya adalah hamba-Nya

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

amax Re:Dunia oh Dunia – 2007/05/02 18:45 saya di panggil oleh wazir di
memberikan nasehat yang terdapat di surat ayat sajadah, saya hanya
menangis dan bersedih lalu sang wazir memberikan artinya bahwa di
Zaman Kamu Banyak Yang Berbuat Ma^siyatsaya angat sedih sekali. Tak
lama kemudian adzan di kumandangkan waktunya shalat ashr, Allah
akbar 2X…. kemudian wazir tersebut memerintahkan shalat , Mari
kita Jamaah , sang wazir dan Halaqohnya di Shap pertama dan
kedua.Dimasjid Itu ada 5 Shaf,Sedangkan Saya berada di Shaf Ke
3.kemudian Iman masuk . Usolli …Allah akbar . pada rakaat pertama
imam membaca alfatihah saya heran Karena Shaf yang berada di saya
(shaf ke – 3 ) banyak yang mendahului Imam tetapi ada di sebelah
saya yang masih mengikuti imam. Kemudian saya melihat shaf nomor 4
dan 5 Masya allah , Allah akbar mereka semua mengikuti imam. saya
hanya mengikuti pada rakaat pertama surat yang dibaca setelah
fatihah adalah surat ATTIN.
setelah saya bangun saya masih memikirkan sampai sekarang semenjak
Saya iri dengan pohon yang bertasbih sehingga saya mengamalkan Ismu
dzat yaitu Ayat Kursi setiap waktu Hanya allah yang maha mengetahui
….
Sungguh Dunia itu hanya sementara. malaikat Izrail akan menjemput
Kita…
saya berharap cepat bertemu dengannya karena zaman ini yang banyak
berbuat ma^siyat

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

calonjenazah83 Re:Dunia oh Dunia – 2007/09/18 07:46 Yang terpedaya dan tertipu
menganggap bahwa dengan dunia yang dihamparkan untuknya Allah
telah memuliakan dirinya, sehingga ia lupa apa yang diperbuat
Muhammad al-Mustafa saw. Dan Musa a.s. yang dipilihnya untuk
bicara dan munajat kepadaNya.

Sungguh Muhammad telah mengikatkan batu diperutnya karena lapar.
Dan Musa a.s. hijau sayuran tampak diselaput dinding perutnya
saking kurusnya. Di hari tak ada naungang selain naunganNya,
Allah tidak meminta pertanggung jawaban dari Musa, selain
tentang makanan yang dimakannya saat sangat lapar.

Ada satu riwayat tentang Musa : Allah mewahyukan kepadaNya :
wahai Musa, jika engkau melihat kefakiran menghadap, katakanlah:
selamat datang syi`ar orang-orang shaleh, Dan jika engkau
melihat kekayaan telah datang, Katakanlah : Dosa yang
disegerakan hukumannya.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

calonjenazah83 Re:Dunia oh Dunia – 2007/09/19 20:42 sambungan sebelumnya

…………..Jika engkau mau, aku akan menceritakan tentang teladan yang
ketiga. Ia adalah shahib ar-Ruh wa al-Kalimah (Isa a.s.), ia sangat
mengagumkan, Ia berkata, Lauk paukku adalah lapar, syi`arku adalah takut,
pakaianku adalah pakaian shuf, kendaraanku adalah kakiku, pelitaku saat malam
adalah rembulan, di siang hari aku berjemur matahari, buah-buahan dan selasihku
adalah apa yang ditumbuhkan bumi untuk binatang buas dan binatang ternak. Aku
bermalam tanpa memiliki apapun, dan tak seorang pun lebih kaya dariku.

Jika engkau mau, aku akan menceritakan tentang teladan yang keempat. Ia
adalah sulaiman bin dawud a.s. yang mengagumkan darinya tidak lebih sedikit
dari mereka (Muhammad, Musa dan Isa). Ia hanya makan roti gandum, dan untuk
keluarganya ia hanya memberi tepung yang buruk, sedangkan orang-orang makan
tepung yang bagus dan lezat. Jika malam mulai menyelimutinya, ia mengenakan
kain mori yang kasar, mengalungkan tangan pada lehernya, dan ia pun bermalam
sambil menangis sampai subuh.

Mereka semua membenci apa yang Allah benci, memandang kecil apa yang
menurutNya kecil, dan mereka berzuhud dalam sesuatu yang mereka diperintahkan
untuk berzuhud di dalamnya……………………….

Insya Allah, Bersambung

—————————————————————————————————-
——-
Apakah selama hidup hingga hari ini kalian pernah mengucapkan I LOVE YOU ALLAH?
Katakanlah hari ini dengan sepenuh jiwamu, jika belum terucapkan, siapa tahu
ucapan itu mampu mengetuk hatimu………….

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

ayie Re:Dunia oh Dunia – 2007/11/20 06:23 assalammualaikum…boleh hantar
kisah khasiat 7 langit?

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

calonjenazah83 Re:Dunia oh Dunia – 2008/02/29 16:22 ayie tulis:
assalammualaikum…boleh hantar kisah khasiat 7 langit?

waalaikum salam, silahkan mas/mbak

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=7368

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here