sub gratis!

sub gratis!

hosting mantap!

ofik Ya… Habibana.. – 2008/05/19 07:35 Assalamu^alaikum yaa
Habibana..
Semoga Allah SWT mencurahkan kasih sayang dan kesehatan untuk
Habib sekeluarga.
Tuan Guru yang saya muliakan,saya mau mengajukan beberapa
pertanyaan,diantaranya:
1.Bagaimana hukumnya mengqhodo sholat untuk orang yang sudah
meninggal yg telah terlewatkan?
2.Kapan waktu yg tepat untuk mengerjakannya?
3.Berapa roka^at sholatnya?
4.Berapa kali mengerjakan sholatnya?
5.Bagaimana niatnya?
Jajakumullah khairan katsiran atas jawaban dan penjelasannya.
Wasalam…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Ya… Habibana.. – 2008/05/23 05:32 alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Rahmat dan Anugerah Nya swt semoga selalu menerangi pada hari hari
anda

saudaraku yg kumuliakan,
1. sebagian ulama syafii mengatakannya wajib, sebagian mengatakan
sunnah bagi ahli waris meng Qadha nya, yg mewajibkan berlandaskan
sabda nabi saw riwayat shahih Bukhari bahwa Rasul saw ditanya oleh
anak yg orangtuanya wafat dan belum haji, atau belum menyelesaikan
hutang nadzarnya, maka apakah boleh dibayar / diselesaikan oleh
anaknya?, maka Rasul saw bersabda : “Betul, dan Hutang Allah lebih
berhak dibayar dari hutang pada makhluk”.

dan sebagian ulama mengatakannya sunnah dan tak wajib bagi ahli
waris.

2.boleh kapan saja, jika diwaktu malam maka jahran (suara agak
keras) jika diwaktu siang sirran (pelahan), maka misalnya meng
Qadha shalat Isya, namun di siang hari, maka bacaannya pelahan,
atau meng Qadha shalat dhuhur namun meng Qadha nya dimalam hari
maka dibaca agak keras.

3. menurut jumlah rakaat shalatnya, jika subuh maka 2 rakaat,
demikian seterusnya, dan jika musafir qashar maka boleh menyingkat
yg 4 rakaat menjadi 2 rakaat.

4. tergantung jumlah hutang shalatnya

5. niatnya bisa dengan bahasa indonesia dalam hati atau lafadh,
namun jika ingin dg bahasa arab maka : Ushalli fardhuddhuhur
Qadha^an li……..(nama almarhum), lillahita^ala.
demikian jika shalat dhuhur, jika shalat lain maka menggantikan
lafadhnya saja

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

ofik Re:Ya… Habibana.. – 2008/05/23 08:24 Syukron atas jawaban dan
penjelasan dari Habib.
Kalau seandainya kita tidak mengetahui berapa jumlah hutang
sholatnya yang telah ditinggalkan bagaimana bib?

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Ya… Habibana.. – 2008/05/24 04:50 bisa dengan Taqribiyyah
saudaraku, yaitu perkiraan saja.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=14548

© http://carauntuk.com/ya-habibana-20080519

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here