Homeforum.majelisrasulullah.orgShalat – 2007/03/22 19:36

Shalat – 2007/03/22 19:36

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 167 views share

maulana Shalat – 2007/03/22 19:36 Assalamualaikum Wr.Wb.

Cahaya Kelembutan Nya semoga selalu menaungi Hari-hari Guru kami
tercinta Habib Munzir & keluarga beserta para pengidola Rasulullah
saw.

Langsung aja pertanyaan dari ana,

Jika kita mempunyai hutang,apakah pahala shalat kita akan
diberikan (transfer) ke yang memberikan hutang (yamg memberikan
pinjaman)? dan tolong dijelaskan maksud dari riwayat yang
diberitakan oleh Aisyah RA bahwa ada seorang perempuan datang
menghadap Rasulullah saw seraya berkata:”Hai Rasulullah,aku ini
wanita yang masih muda,baru-baru ini aku sedang dilamar seseorang
tapi aku belum suka menikah,sebenarnya apa sajakah hak-hak suami
atas istrinya itu?”
Rasulullah saw menjawab:”Sekiranya mulai dari muka hingga sampai
kakinya dipenuhi oleh penyakit bernanah,lalu istrinya menjilati
seluruhnya,maka yang demikian itu belum terbilang memenuhi rasa
syukur terhadap suami”.Perempuan itu berkata:”Kalau begitu
pantaskah aku menikah?”.Rasulullah saw berkata:”Sebaiknya
menikahlah karena menikah itu baik”.

Demikana pertanyaan dari ana,mohon maaf kalo ada yg kurang
berkenan dihati guru kami yang saya muliakan

Masykur Jazakumullah Khair
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Maulana

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Shalat – 2007/03/26 17:30 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

Saudaraku yg yg kumuliakan,
Shalat kita tetap pada catatan amal kita, hutang tidak
mempengaruhi amal ibadah untuk dipindahkan pada orang lain.

Mengenai hadits itu adalah banyak riwayat, diantaranya pada Shahih
Ibn Hibban hadits no.4164, Majmuk zawaid dan banyak lagi, namun
riwayatnya berbeda dg yg anda sebutkan, wanita itu berkata : Demi
(Allah) Yang membangkitkanmu dg kebenaran, kalau begitu aku tak
akan menikah selamanya , maka berkatalah Rasul saw : jangan
kalian nikahi mereka kecuali dg izin keluarganya .

Maksudnya merupakan kiasan bahwa hak suami dari istrinya tak akan
mampu untuk ditunaikan oleh istrinya.

mohon maaf jawaban saya terlambat sebab beberapa hari saya diluar
kota dan tak bisa online

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

wassalam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=3062

© http://carauntuk.com/shalat-20070322-1936

Sponsor 2

Leave a Reply