Homeforum.majelisrasulullah.orgsejarah maulid nami –

sejarah maulid nami –

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 67 views share

dsulaiman sejarah maulid nami – 2007/03/08 19:40 assalamualaikum
warohmatullahi wabarokatuh

shalawat serta salam semoga tercurah limpah kepada baginda nabi
Muhammad SAW ,
semoga habib beserta keluarga selalu di rahmati oleh Allah SWT ,
amin

Habib munjir saya mau menanyakan beberapa hal berkaitan tentang
Maulid nabi Muhammad SAW .

1 . Imam Al Hafidh Ibn Hajar Al Asqalaniy ,Imam Al Hafidh
Jalaluddin Assuyuthi dan masih banyak lagi imam yg lain nya yg
habib tulis , yg saya tanyakan adalah apakah para imam ini hidup
setelah adanya maulid nabi atau blm , sebagai mana yg di tulis
oleh salah satu Imam Al Hafidh Assakhawiy dalam kitab Sirah Al
Halabiyah bahwwasan nya perayaan maulid nabi ada setelah abad ke 3
.?

2 . tolong dong bib jelasin asal mulanya maulid nabi itu lahir ,
siapah yg pertamakali melakukan itu ?

3. yg saya baca bib pada lain situs di internet yg judulnya klw
tidak salah AL^ Islam , di situ memang orang yg menentang tentang
maulid dan lain sbagainya , itu mereka berpatokan pada kitab
karangan Muhammad bin abdull wahab , saya kepingin habib yg
menjelaskan , sebenarnya muhammd bin abdul wahab itu seorang ulama
yang salaf , perowi atau apah sih dia bib , saya juga udah baca
sih bib di forum iseng tentang dia tapi saya pingin dengar dari
habib sendiri

maaf ya bib klw kata – kata saya ada yg salah , semoga habib
selalu di berikan ilmu yg berkah dan dafat kami amal kan sekarang
dan seterusnya , amin

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:sejarah maulid nami – 2007/03/10 20:43 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kasih sayang Nya semoga selalu tercurah pada anda dan
keluarga.

saudaraku yg kumuliakan,
1. Imam Al hafidh Ahmad bin Ali bin Hajar Abul Fadhl Al Asqalaniy
Assyafii
Kelahirannya pada : 773 H dan wafatnya 852 H.
dan Al Imam Al hafidh Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy 911H

mereka adalah dua Pakar Hadits besar, diantara puluhan Huffadh
lainnya yg menyetujui perayaan Maulid Nabi saw.

2. Maulid dan gembira atas lahirnya Rasul saw sudah ada sejak
zaman sahabat radhiyallahu ^anhum., sebagaimana syair syairnya
Berkata Abbas bin Abdulmuttalib ra : Izinkan aku memujimu wahai
Rasulullah.., maka Abbas ra memuji dg syair yg panjang,
diantaranya : dan engkau (wahai nabi saw) saat hari kelahiranmu
maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit
bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya
kelahiranmu itu dan dalam tuntunan kemuliaan kami terus
mendalaminya (Mustadrak ala shahihain hadits no.5417).

dan tentunya siapa pula yg tak gembira dengan kelahiran Rasul saw
sedangkan Allah swt memuliakan hari kelahiran nabi nabi Nya swt
dengan kesejahetraan sebagaimana firman Nya swt : Firman Allah :
(Isa berkata dari dalam perut ibunya) Salam sejahtera atasku, di
hari kelahiranku, dan hari aku wafat, dan hari aku dibangkitkan
(QS Maryam 33)
Firman Allah : Salam Sejahtera dari kami (untuk Yahya as) dihari
kelahirannya, dan hari wafatnya dan hari ia dibangkitkan (QS
Maryam 15)

namun memang dirayakannya barulah mulai abad ke 3 Hijriyah oleh
Raja raja di Irbil, namun bukan itu acuan kita, dan bukan berarti
kita berpanut pada mereka, karena perayaan maulid Nabi saw
diadakan sebagai Medan Tablig dimasa kini, bukan untuk ikut2an
perbuatan Muluk Irbil, sebagaimana Rasul saw memerintahkan puasa
di bulan Muharram bukan untuk ikut2an adat yahudi.

3. Muhamad bin Abdulwahab ini masih simpang siur atas tanggapan
para ulama, ada yg berpendapat bahwa ia difitnah dan fatwa
fatwanya tidak demikian, ada yg berpendapat justru dialah yg
memulai ini semua.

namun bila anda bertanya tentang ajaran yg dikenal dengan faham
wahabi, tentunya mereka itu menyimpang dari kebenaran.
dan sanad mereka Maqtu^ (terputus), mereka tak punya sanad guru,
sebagaimana hadits tak mungkin kita percayai bila sanadnya
terputus, nah fatwa fatwa mereka ini sanadnya terputus, bukan dari
Fuqaha atau ulama yg berpadu dg yg sebelumnya, demikian hingga
rantai sanadnya bertemu dengan Imam Imam Ahlussunnah waljamaah,
namun justru fatwa fatwa mereka bertentangan, dan sanad mereka
terputus, maka tentunya semua fatwa mereka menjadi dhoif dan tak
bisa dijadikan hujjah.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=2865

© http://carauntuk.com/sejarah-maulid-nami

Sponsor 2

Leave a Reply