Sponsor 1

forum.majelisrasulullah.org

sedekah kepada orang tua apa diperbolehkan jika orang tua kita itu sudah tua dan tidak memiliki pekerjaan dan urutan tata cara kita bersedekah kepada siapa dulu yang paling utama?

zakat – 2008/09/17 18:18asallammuallaikum wr.wb 
begini habib munzir yang kucinta saya ingin menanyakan masalah shedekah dan zakat.
1 sedekah kepada orang tua apa diperbolehkan jika orang tua kita itu sudah tua dan tidak memiliki pekerjaan dan urutan tata cara kita bersedekah kepada siapa dulu yang paling utama?
2 sekarang kan banyak orang yang berzakat fitrah dengan uang dan apa ini diperbolehkan menurut syariah islam.misalnya begini saya datang ke masjid tidak membawa beras hanya membawa uang dan panitia mesjid meminta saya memegang beras yang telah disediakan panitia di ibaratkan beras yang telah disediakan panitia mesjid itu adalah beras saya dari jumlah uang zakat fitrah yang telah saya keluarkan.
3.jika kita berakad jual beli beras didalam/teras dan halaman mesjid bagaimana hukumnya apakah boleh?
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:zakat – 2008/09/19 02:55Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kemuliaan Ramadhan,kesucian Rahmat, pengampunan, pembebasan dari neraka dan Cahaya Lailatulqadar semoga menerangi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan, 
1. zakat justru diutamakan pada ayah bunda dulu, sebagaimana firman Allah : "mereka bertanya tentang bagaimana mereka berinfak, katakanlah infaq harta itu untuk ayah bunda, kerabat, para yatim, orang miskin, ……" (QS AL Baqarah 215).

maka jika ayah bunda kita kesulitan maka mereka berhak dizakati.
urutan zakat adalah :

. Fuqara :
fuqara dalam hukum syariah adalah orang yg penghasilannya hanya mencukupi 40% dari kebutuhannya, seandainya kebutuhannya (atau dg keluarga tanggungannya, mungkin dg ayah ibunya dan istri anaknya), andai kebutuhannya 100 ribu sebulan, dan pendapatannya hanya 40 ribu atau kurang (40% atau kurang). inilah yg disebut fuqara, walaupun ia punya usaha, atau rumah yg dikontrakkan, atau kendaraan yg digunakan usaha, yg jelas penghasilannya hanya 40% (atau kurang). dari kebutuhan Primernya (bukan kebutuhan sekunder).
dan bila mereka mempunyai pendapatan yg minim namun mereka mempunyai harta yg bersifat Sekunder, seperti televisi, kendaraan dlsb yg bukan digunakan untuk usaha, maka mereka tidak tergolong fuqara, dan tidak berhak mendapat Zakat.

2. Masakiin
Masakiin adalah orang orang miskin, dan penjelasannya sama dengan diatas, namun perbedaannya bahwa orang miskin di dalam hukum Syariah adalah mereka yg penghasilannya hanya 80% (atau kurang), dari kebutuhannya, mereka ini taraf hidupnya diatas fuqara, namun masih berkekurangan. mereka berhak menerima zakat.
singkatnya :
penghasilan 0% – 40% adalah fuqara —–> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat.
41% – 80% adalah orang miskin ——> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat
81% – 100% ——-> adalah kelompok yg tidak wajib zakat dan tidak pula berhak mendapat zakat.
100% – hingga berlebihan —–> kelompok yg diwajibkan mengeluarkan zakat dan tidak berhak menerima zakat.

3. Ghaarimiin
orang yg terlibat hutang dan belum mampu melunasi hutangnya. mereka ini ada 4 kelompok
a). orang yg berhutang untuk mendamaikan dua kelompok yg bertentangan, ia berhak mendapat zakat untuk bantuan melunasi hutangnya yg belum mampu ia lunasi, walaupun ia seorang kaya raya. (seandainya hutangnya 100 juta, dan ia mampu melunasi nya dalam setahun, maka dalam tempo satu tahun itu ia berhak menerima zakat).
b). orang yg belum mampu melunasi hutangnya yg hutangnya adalah untuk maslahat muslimin, misalnya membangun masjid, membuat jalan, madrasah agama, majelis taklim dll. walaupun ia kaya raya, sebagaimana penjelasan diatas.
c). orang yg belum mampu melunasi hutang dirinya sendiri, selama hutangnya itu bukan untuk maksiat.
d). orang yg berhutang untuk menjamin hutang orang lain, atau menebus keselamatan seseorang, selama tidak terlibat dalam kemaksiatan.

4. Musafirun wa Ibnu Sabiil
orang yg dalam perjalanan, dan ingin kembali kerumahnya namun ia tak punya ongkos yg cukup, sebab kerampokan atau kehilangan dlsb, walaupun ia seorang kaya raya di kampungnya. (hal seperti ini mungkin di zaman sekarang jarang terjadi karena sudah adanya handphone, rekening bank, dlsb, namun paling tidak seandainya ia terjebak dalam kecopetan dan kehilangan atau lainnya, maka dana zakat dikeluarkan paling tidak untuk menghubungi keluarganya di rumahnya untuk mengirim uang, walaupun jumlah kecil namun ia termasuk berhak zakat).

5. 'Aamiluun alaihaa
para pekerja yg bertugas membagi bagikan zakat, walaupun ia seorang kaya raya, dengan syarat ia tidak mendapat gaji/upah dalam kerjanya, misalnya ia seorang Imam Masjid yg sudah ada penghasilan khusus dari kas masjid, maka mereka tidak berhak, ataupun petugas kelurahan yg memang sudah ditunjuk pemerintah untuk pekerja diantaranya mengurus zakat, maka mereka tidak berhak, demikian pula muazin yg sudah ada jatah upah dari masjid.

6. Mu'allafati qulubihim
para muslim yg baru saja memeluk islam dan mereka masih memiliki iman yg lemah dan ditakutkan kembali kepada agamanya, maka mereka berhak atas zakat.

7. Ghuzaat fi sabiilillah
para pejuang yg membela islam yg tidak mendapat upah. mereka siap tempur dan berperang membela islam kapanpun (tentara jihad), namun tidak mendapat upah/gaji penopang nafkah. mereka berhak zakat, namun kelompok ini sudah tidak ada lagi di zaman sekarang, karena ini hanya disyariahkan bagi negara yg berhukumkan Islam

8. Al Kaatibuun Kitaabah Shahihah
mereka yg dalam penebusan diri untuk menebus kebebasan dirinya dari perbudakan, kelompok ini pun sudah tidak ada di zaman sekarang.

maka kelompok pertama hingga nomor enam, adalah mereka yg berhak diberi zakat, namun haruslah berurutan.

pertama uang zakat ditumpahkan pada Fuqara, bila sudah tak ada fuqara di wilayahnya, atau semua sudah terbagikan zakat, barulah meningkat ke tingkatan kedua yaitu orang orang miskin.. demikian seterusnya.

bila dana zakat sudah terhabiskan bagi fuqara, maka tidaklah kelompok kedua dan lainnya berhak mendapat zakat. demikian seterusnya.

bukan seperti sekarang, dimana amil zakat (para pekerja zakat) segera mengambil jatahnya lebih dahulu sebelum fuqara.

sumber (Kitab Busyralkarim syarh Muqaddimatulhadhramiyyah alaa madzhabussyafi'iyyah Bab Zakaat Naqd)

pendapat yg terkuat tak dibenarkan zakat kecuali dengan bahan pokok, maka sebaiknya dengan beras, jika dengan uang maka hal itu ada yg membolehkan, dan dg cara tsb boleh saja, namun sebagian besar ulama tak membolehkan kecuali dg bahan pokok.

hal itu tak dibenarkan, baiknya diluar masjid, namun jika khusus untuk zakat maka ada ulama yg membolehkannya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu, 

Wallahu a'lam

Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

 

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:zakat – 2008/09/19 04:22Assalamu A'laikum Warohmatullahi Wabarakatuh 

YA HABIBANA…

SEMOGA ALLAH SWT SELALU MEMBERIKAN KESEHATAN DAN KEBERKAHAN KEPADA HABIBANA DAN KELUARGA. AMIN

YA Habibana, Ana mohon diberikan penjelasan tentang hukum Zakat Fitrah berserta Hadist dan juga Mohon diberikan cara niat untuk Zakat Fitrah diri sendiri dan niat Zakat Fitrah untuk keluarga ( mohon niat tersebut juga di tuliskan dalam bahasa Indonesia ) Karena di kantor ana banyak juga yang mepertanyakannya.

Ya Habibana, Sudikah kiranya tgl 26 September 2008, Habibana akan datang ke tempat kami yaitu Al Anwar Pondok Bambu, Jakarta Timur Habibana dapat menyempatkan diri untuk saya dan kawan – kawan berfoto bersama di halaman depan masjid .

Ya Habibana, ana juga minta maaf bila ada yang kurang berkenan bagi Habibana. Mohon ana di bukakan pintu maaf.

Terima Kasih, Wassalamu A'laikum Warohmatullahi Wabarakatuh

  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:zakat – 2008/09/19 15:26Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kemuliaan Ramadhan,kesucian Rahmat, pengampunan, pembebasan dari neraka dan Cahaya Lailatulqadar semoga menerangi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan, 
hukum zakat fitrah adalah Fardhu Ain,
dalil zakat fitrah banyak sekali diantaranya hadits shahih Bukhari riwayat Ibn Umar ra bahwa Rasulullah saw mewajibkan zakat fitrah sebanyak 1 Sha' terigu (bahan makanan pokok wilayah setempat), diwajibkan atas hamba sahaya, orang merdeka, pria, wanita, besar dan kecil dari kaum muslimin, dan diperintahkan dikeluarkan sebelum keluarnya orang untuk shalat Ied" (Shahih Bukhari).

sunnah dikeluarkan mulai malam 1 ramadhan, dan diwajibkan bagi muslim yg hidup di bulan ramadhan dan masih hidup dimalam 1 syawal.

tidak wajib bagi bayi yg lahir setelah terbenamnya matahari masuk malam 1 syawal

tidak wajib pula bagi yg wafat sebelum terbenamnya matahari malam 1 syawal

jika bayi lahir sebelum terbenam matahari malam 1 syawal dan terus hidup sampai terbenamnya matahari itu maka wajib baginya zakat fitrah walau misalnya beberapa detik kemudian wafat.

jika seseorang wafat di saat telah terbenam malam 1 syawal maka wajib baginya zakat fitrah.

lafadh niatnya dalam bahasa indonesia : "Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya, karena Allah ta'ala"

saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istri saya/anak saya/ fulan/fulan.

atau :

saya mewakilkan pada anda (amil) mengeluarkan zakat fitrah diriu saya kepada yg berhak, karena Allah swt.

26 september 2008 telah di skedulkan jadwal di Masjid Al Anwar pondok Bambu pk 21.00wib, Insya Allah saya hadir dan kita akan foto bersama.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu, 

Wallahu a'lam

Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

 

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

sumber

© http://carauntuk.com/sedekah-kepada-orang-tua-apa-diperbolehkan-jika-orang-tua-kita-itu-sudah-tua-dan-tidak-memiliki-pekerjaan-dan-urutan-tata-cara-kita-bersedekah-kepada-siapa-dulu-yang-paling-utama

Sponsor 2

Show More

cu.admin

Nama: Arie Ibrahim | Lahir : 16 january 1987 | Lulus : SMA 28 Oktober 1928 jakarta Selatan Tahun 2005 | Keahlian : dibidang komputer. | Ketertarikan: ilmu komputer, ilmu Quran, dan Ilmu Fisika. | Kontak : arie@carauntuk.com adpit31@gmail.com | Pesan : semoga artikel diatas bermanfaat bagi saya pribadi dan yang membutuhkannya, Terimakasih

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker