Homeforum.majelisrasulullah.orgsebelum mandi junub kita potong kuku atau potong rambut boleh tidak ?

sebelum mandi junub kita potong kuku atau potong rambut boleh tidak ?

forum.majelisrasulullah.org Comments Off on sebelum mandi junub kita potong kuku atau potong rambut boleh tidak ? 0 likes 293 views share

JII rambut dan kuku – 2006/02/05 12:18 assalamu^alaikum
apa kabar habib semoga habib dalam keadaan sehat selalu
amin………….
habib saya mau nanya lagi, bagaimana kalau lagi haid atau lagi
junub sebelum mandi junub kita potong kuku atau potong rambut
boleh tidak ? itu saja pertanyaan saya terimakasih.
assalamu^alaikum ahmad syarif

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:rambut dan kuku – 2006/02/06 18:15 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh

Semoga Rahmat Nya selalu terlimpah pd anda setiap kejap dan waktu.

mengenai pemotongan kuku dan menggunting rambut bagi mereka yg
sedang haid atau junub, merupakan hal yg makruh, sebab kelak
seluruh bagian tubuh akan bersaksi bagi kita dihari kiamat, dan
kuku serta rambut merupakan bagian tubuh kita, maka bila kita
memotongnya saat haid dan junub maka merekapun akan bersaksi di
hari kiamat bahwa mereka dipisahlan dari tubuh dalam keadaan tidak
suci, sebagaimana tubuh haruslah dimandikan dahulu saat wafat,
agar tubuh itu suci, maka demikian pula rambut dan kuku yg selalu
dipisahkan/digunting dari tubuh.

hal ini makruh, bukan haram.

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Qudamah Re:rambut dan kuku – 2007/12/01 07:35 Assalamu^alaikum,,,

bib,,,boleh sedikut tanya mengenai topik yang sudah lama ini ya,,,
mengenai kemakruhan dari memotong kuku ini,,,boleh tidak bib, saya
meminta sembarang hadist Rosulullah ataupun pendapat Ulama yang
mulia yang memakruhkannya,,,agar amal ini lebih berkesan dengan
mengetahui para ulama rahimahullah yang ikut berfatwa akannya

jazakallah ya Habib

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:rambut dan kuku – 2007/12/02 15:08 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari
anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
dijelaskan oleh fuqaha kita : “Dan seyogyanya untuk tak memotong
rambut atau kuku sebelum mandi besar, karena itu akan
menyebabkannya terkumpul di hari kiamat dalam keadaan tidak suci”
(Fathul Mu^in Bab Matlub sunanulghusl).
juga dengan makna yg serupa pada Busyralkarim bab Makruhatul
Ghusl)

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

khofif69 dzikir keras-keras – 2007/12/03 01:14 Assalamu^alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya kami mohon maaf jika kalimat yang kami tulis tidak
memenuhi standard etika dalam forum ini, kami baru bergabung
semoga dapat menambah ukhwah dan ikhwan.

Ditempat kami, ada dua pandangan tentang dzikir dengan suara dan
dengan tanpa suara, bagaimana kedudukan yang sebenarnya tentang
dzikir dengan suara dan tanpa suara??

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:dzikir keras-keras – 2007/12/03 15:29 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda
dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kami sangat gembira
menyambut kedatangan anda, kita bersatu dalam kemuliaan,

mengenai dzikir sendiri sendiri dan dzikir berjamaah keduanya
merupakan sunnah Rasul saw,

namun yg kini sering dipermasalahkan adalah dzikir berjamaah, maka
saya menukil dalil dalih shahih dan tsigah tentang dzikir
berjamaah ini :
Dzikir berjamaah sejak zaman Rasul saw, sahabat, tabiin tak pernah
dipermasalahkan, bahkan merupakan sunnah rasul saw, dan pula
secara akal sehat, semua orang mukmin akan asyik berdzikir,
dan hanya syaitan yg benci dan akan hangus terbakar dan tak tahan
mendengar suara dzikir. kita bisa bandingkan mereka ini dari
kelompok mukmin, atau kelompok syaitan yg sesat.., dengan cara
mereka yg memprotes dzikir jamaah, telinga mereka panas, dan ingin
segera kabur bila mendengar jamaah berdzikir.

1). para sahabat berdoa bersama Rasul saw dengan melantunkan syair
(Qasidah/Nasyidah) di saat menggali khandaq (parit) Rasul saw dan
sahabat2 radhiyallhu;anhum bersenandung bersama sama dengan ucapan
: HAAMIIIM LAA YUNSHARUUN… (Kitab Sirah Ibn Hisyam Bab Ghazwat
Khandaq). Perlu diketahui bahwa sirah Ibn Hisyam adalah buku
sejarah yg pertama ada dari seluruh buku sejarah, yaitu buku
sejarah tertua. Karena ia adalah Tabiin.

2). saat membangun Masjidirrasul saw : mereka bersemangat sambil
bersenandung : Laa Iesy illa Iesyul akhirah, Allahummarham Al
Anshar wal Muhaajirah, setelah mendengar ini maka Rasul saw pun
segera mengikuti ucapan mereka seraya bersenandung dengan semangat
: Laa Iesy illa Iesyul akhirah, Allahummarham Al Anshar wal
Muhajirah (Sirah Ibn Hisyam Bab Hijraturrasul saw- bina
masjidissyarif hal 116)

3). ucapan ini pun merupakan doa Rasul saw demikian diriwayatkan
dalam shahih BUkhari dan Shahih Muslim

4). Firman Allah swt : ?SABARKANLAH DIRIMU BERSAMA KELOMPOK ORANG
ORANG YG BERDOA PADA TUHAN MEREKA SIANG DAN MALAM SEMATA MATA
MENGINGINKAN KERIDHOAN NYA, DAN JANGANLAH KAU JAUHKAN PANDANGANMU
(dari mereka), UNTUK MENGINGINKAN KEDUNIAWIAN?? (QS Alkahfi 28)
Ayat ini turun ketika Salman Alfarisi ra berdzikir bersama para
sahabat, maka Allah memerintahkan Rasul saw dan seluruh ummatnya
duduk untuk menghormati orang2 yg berdzikir.
Mereka mengatakan bahwa ini tidak teriwayatkan bentuk dan tata
cara dzikirnya, ah..ah..ah.. Dzikir ya sudah jelas dzikir..,
menyebut nama Allah, mengingat Allah swt, adakah lagi ingin dicari
pemahaman lain?,

Sebagaimana Hadist Qudsiy Allah swt berfirman : BILA IA (HAMBAKU)
MENYEBUT NAMAKU DALAM DIRINYA, MAKA AKU MENGINGATNYA DALAM DIRIKU,
BILA MEREKA MENYEBUT NAMAKU DALAM KELOMPOK BESAR, MAKA AKUPUN
MENYEBUT (membanggakan) NAMA MEREKA DALAM KELOMPOK YG LEBIH BESAR
DAN LEBIH MULIA. (Shahih Bukhari dan Shahih Muslim).

Sabda Rasulullah saw : akan tahu nanti dihari kiamat siapakah
ahlulkaram (orang orang mulia) , maka para sahabat bertanya :
siapakah mereka wahai rasulullah?, Rasul saw menjawab : : majelis
majelis dzikir di masjid masjid (Shahih Ibn Hibban hadits no.816)

Sabda Rasulullah saw : sungguh Allah memiliki malaikat yg beredar
dimuka bumi mengikuti dan menghadiri majelis majelis dzikir, bila
mereka menemukannya maka mereka berkumpul dan berdesakan hingga
memenuhi antara hadirin hingga langit dunia, bila majelis selesai
maka para malaikat itu berpencar dan kembali ke langit, dan Allah
bertanya pada mereka dan Allah Maha Tahu : darimana kalian?
mereka menjawab : kami datang dari hamba hamba Mu, mereka berdoa
padamu, bertasbih padaMu, bertahlil padaMu, bertahmid pada Mu,
bertakbir pada Mu, dan meminta kepada Mu,
Maka Allah bertanya : Apa yg mereka minta? , Malaikat berkata :
mereka meminta sorga, Allah berkata : apakah mereka telah melihat
sorgaku?, Malaikat menjawab : tidak, Allah berkata : Bagaimana
bila mereka melihatnya . Malaikat berkata : mereka meminta
perlindungan Mu, Allah berkata : mereka meminta perlindungan dari
apa? , Malaikat berkata : dari Api neraka , Allah berkata :
apakah mereka telah melihat nerakaku? , Malaikat menjawab tidak,
Allah berkata : Bagaimana kalau mereka melihat neraka Ku. Malaikat
berkata : mereka beristighfar pada Mu, Allah berkata : sudah
kuampuni mereka, sudah kuberi permintaan mereka, dan sudah
kulindungi mereka dari apa apa yg mereka minta perlindungan
darinya, malaikat berkata : wahai Allah, diantara mereka ada si
fulan hamba pendosa, ia hanya lewat lalu ikut duduk bersama
mereka, Allah berkata : baginya pengampunanku, dan mereka (ahlu
dzikir) adalah kaum yg tidak ada yg dihinakan siapa siapa yg duduk
bersama mereka (shahih Muslim hadits no.2689),

perhatikan ucapan Allah yg diakhir hadits qudsiy diatas : dan
mereka (ahlu dzikir) adalah kaum yg tak dihinakan siapa siapa yg
duduk bersama mereka , lalu hadits semakna pada Shahih Bukhari
hadits no.6045.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Qudamah Re:rambut dan kuku – 2007/12/08 02:53 munzir tulis:
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari
anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
dijelaskan oleh fuqaha kita : “Dan seyogyanya untuk tak memotong
rambut atau kuku sebelum mandi besar, karena itu akan
menyebabkannya terkumpul di hari kiamat dalam keadaan tidak suci”
(Fathul Mu^in Bab Matlub sunanulghusl).
juga dengan makna yg serupa pada Busyralkarim bab Makruhatul
Ghusl)

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a^lam

terimakasih ya habibana,,,
bib,,sedikit lagi ya,,,
ada teman ana akhwat tanya dalil yang mendukung dari ijtihad ulama
atas anjuran ketidak bolehannya itu,,,

maaf ya bib merepotkan,,,

jazakallah

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:rambut dan kuku – 2007/12/08 13:20 dalilnya adalah wajibnya
mandi besar saat junub dan haidh, dan seluruh anggota tubuh mesti
dikenai.

dan potongan kuku dan rambut itu bukanlah sampah/benda yg datang
dari luar tubuh, ia bukan pula kotoran tubuh sebagaimana keringat,
air seni, dll, namun ia adalah bagian dari tubuh kita yg tumbuh
lalu dipisahkan dari tubuh kita, maka ia tetap bagian tubuh kita
yg munfashil (terpisah), maka makruh ia terpisah dalam keadaan
tidak suci.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=357

© http://carauntuk.com/sebelum-mandi-junub-kita-potong-kuku-atau-potong-rambut-boleh-tidak