dsulaiman Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2007/05/25 02:35
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Puji serta syukur kehadirat Allaw SWT , shalawat serta salam
semoga
tercurah limpah kepada baginda nabi Muhammad SAW , dan salam
hormat saya kepada habib Serta jamaah Majellis Rasulullah, semoga
selalu
di berikan kesehatan , amin

Habib Munzir yg saya mulyakan saya mau menanyakan beberapa hal

1 . Apa sih bib riba serta bunga riba itu ,
2 . bagaimana hukumnya keridit rumah dan kredit motor yg sekarang
sepertinya makin banyak di minati di kalangan masyarakat , dengan
system pembayaran yg beraneka ragam
dan akhir 2 ini saya dengar ada pembayaran dengan sytem bunga yg
flat .
3 . bagaimana hukumnya meminjam uang di bank konvensional dan
meminjam uang di bank syari^ah ,
4 , trus klw kita berjualan menurut hukum berapa persen mustinya
kita mengambil ke^untungan dari barang yg kita jual
5. seperti apa sih bib bentuk dan pelaksanaan keluarga nabawi itu

habib Munzir yg saya mulyakan saya mohon habib dapat meberikan
keterangan yg
di iringi oleh ayat serta hadits nya secara mendetail , karena
insya Allah file ini akan saya forward ke rekan 2 kerja saya .
semoga habib beserta keluarga selalu diberikan kesehatan oleh
Allah SWT , amin .

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2007/05/26 16:21
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan Kelembutan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari
anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. Riba secara bahasa adalah penambahan,
Riba secara syariah adalah transaksi jual beli pada benda tertentu
(mata uang, atau emas dan perak, atau makanan, selain itu tak
dinamakan riba), yg terdapat penggandaan yg tak menentu
(penambahan harga diluar harganya) dalam timbangan syariah disaat
transaksi atau bersama penundaan pada salah satu barangnya atau
keduanya. (Yaqut Annafiis Alaa Madzhab Ibn Idris Assyafii hal 75)

Bunga riba maksudnya adalah riba.
Firman Nya swt : Sungguh Allah menghalalkan Jual beli dan
mengharamkan Riba (QS Al Baqarah 275)
2. kesemua kredit hukumnya terkena riba, mengenai system bunga
flat saya belum jelas akan hukumnya karena belum menjajakinya
dengan seksama, bila anda dapat membantu saya memberi kejelasan
tentang bunga yg flat , apakah ia sama dengan riba yg umum atau
berbeda?

Jual beli dg kredit itu terkena dosa riba, maka semampunya
berusahalah untuk menghindarinya, kecuali bila dalam transaksinya
tak ada perjanjian bila terlambat harus membayar bunga, atau dalam
transaksinya tak disebutkan bunganya, hanya harga saja, maka hal
ini tak terkena riba, misalnya :
Zeyd ingin membeli mobil amar, mobil amar seharga 80 juta, namun
bila diangsur / dikredit maka amar mau menjual dg harga 100 juta,
maka Zeyd berkata pada Amar : Wahai Amar, saya beli mobil anda
dengan harga 100 juta dengan angsuran satu tahun .

Ini tak terkena riba, karena dalam transaksi tak ada ucapan bunga,
yg terkena bunga adalah : Zeyd berkata pada amar : Wahai Amar,
saya beli mobil anda yg berharga 80 juta dengan angsuran setahun
dengan bunganya 20 juta (atau sekian persen), maka totalnya 100
juta .
Maka ini terkena riba.

Atau bila Zeyd berkata pada amar : Wahai Amar, saya beli mobil
anda dengan harga 100 juta dengan angsuran satu tahun dan bila
saya terlambat maka saya akan bayar bunganya sekian rupiah setiap
harinya (maka inipun riba).

Yah.. semampunyalah kita menghindari hal ini.

3. Meminjam uang dg pembayarannya disertai bunga merupakan riba.

4. keuntungan boleh berapa saja, bahkan bila mencapai 100% atau
lebih pun tak terkena hukum riba

5. keluarga Nabawi adalah keluarga yg mencintai sunnah Nabi saw
dan berusaha mengamalkannya semampunya,
Sabda Rasulullah saw : Barangsiapa yg menghidupkan sunnahku maka
ia telah mencintaiku, barangsiapa yg mencintaiku maka ia bersamaku
di sorga Sunan Imam Tirmidzi hadits no.2678)

Saudaraku yg kumuliakan, maafkan saya meringkas jawaban ini, saya
masih dalam perjalanan di Denpasar menuju Klungkung, jawaban tuk
anda tertunda karena jumat saya di Kualalumpur, Jumat sore tiba di
jakarta menghadiri dua majelis lalu sabtu pagi menuju denpasar,
menghadiri 3 majelis yg berakhir tengah malam, hari ini (ahad)
acara dipadati mulai pagi hingga Isya, dan pk 22.30 WITA saya
menuju Jakarta Insya Allah, mohon doa.

Saudaraku, semoga dalam kebahagiaan selalu,

wassalam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

alhabbun Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2008/09/25 15:48
Assalamu^alaikum,

Habib Munzir yg saya hormati,

Ada kawan saya yg mendengar dari seorang ahli ekonomi syariah yg
mengatakan bahwa jika ada seseorang meminjam sejumlah uang kepada
orang lain atau lembaga, kemudian orang yg dipinjami uang tsb
meminta uang pengembalian lebih dari jumlah uang yg dpinjam maka
selama kedua pihak setuju hukumnya halal.

Apakah ini benar habib? Setau saya transaksi seperti masih riba..
Bisakah habib mengutip dalil yg menjelaskan keharaman transaksi
tsb?

Terimakasih atas perhatian & penjelasan habib.
Jelas sudah kebutuhan kita yg sangat perlu terhadap ulama seperti
habib Munzir. Jika tidak ulama seperti antum yg selalu mengayomi
umat, membela sunnah maka butalah umat ini & tersesat dalam
kegelapan serta tenggelam dalam samudera kejahilan

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2008/09/26 11:54
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang sudah ada
di forum :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kebahagiaan dan Cahaya Kelembutan Nya swt semoga selalu menaungi
hari hari anda dan keluarga,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. perdagangan dengan angsuran, dengan harga yg lebih tinggi dari
tunai, diperbolehkan dalam syariah dan bukan riba,
namun kredit, bisa riba karena ada persentase bunga, jika tak
menyebut persentase bunga maka sah dan bukan riba.

barang harga 1 juta jika tunai, 2 juta jika kredit, maka datang
pembeli pada akad jual beli : saya beli barang ini dengan kredit,
yaitu 2 juta. (maka ini tidak riba, yaitu halal)

jika ia berkata : saya beri barang dg harga 1 juta ini, dengan
bunga sekian persen. (ini riba, haram hukumnya karena menyebut
persentase bunga dalam akad jual beli.

bentuk lainnya adalah jika ia memenuhi persyaratan diatas, namun
jika angsurannya terlambat maka kena bunga, maka perjanjian itu
menjadi riba, karena ada bunga jika telat.

2. hal ini diperbolehkan dan bukan riba

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=12188&lang=id#12188

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2008/09/26 12:00
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kemuliaan Ramadhan,kesucian Rahmat, pengampunan, pembebasan dari
neraka dan Cahaya Lailatulqadar semoga menerangi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
hal itu tak dibenarkan dalam syariah, sebagaimana sabda Nabi saw :
Janganlah kau jual emas dengan emas kecuali sama sama keduanya
(tukar tanpa ada salah satu yg lebih), dan jangan pula menjual
perak dengan perak, kecuali dg sama sama keduanya” (Shahih
Bukhari, Shahih Muslim, dan banyak lagi).

dimasa itu alat tukar adalah emas dan perak, maka Rasul saw telah
melarangnya, dan hal itu riba, sebagaimana sabda Rasul saw : ”
(penjualan) Emas dengan Emas adalah riba, kecuali memberi dan
diberi, perak dengan perak adalah riba, kecuali memberi dan
diberi” (Shahih Bukhari)

berkata Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy dalam Fathul Baari : Jika A
memberi emas pada B, lalu B memberi emas pada A, dan berbeda nilai
dan beratnya, maka tak apa, yaitu saling memberi.

namun bukan pinjaman dengan perjanjian, tentunya hal itu riba,
karena menjual mata uang dengan mata uang yg sama.

beda jika A meminjam misalnya 1 juta pada B, lalu saat
mengembalikan, B memberi hadiah tambahan untuk A sebesar 100 ribu,
maka hal itu boleh, namun tak ada perjanjian, jika ada perjanjian
maka riba.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

semoga sukses selalu di Perth Australia mas Wahyu, Mangku di
denpasar menanyakan antum..

salam rindu

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

komirs Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2008/09/27 07:12
assalamualaiku

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Riba , Bank ,dan ke untungan dagang – 2008/09/28 04:17
tampaknya pertanyaan anda terputus saudaraku..

silahkan

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=18417

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here