Homeforum.majelisrasulullah.orgrasulullah, sufi, iman dan

rasulullah, sufi, iman dan

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 286 views share

kavka83 rasulullah, sufi, iman dan yakin – 2006/10/18 11:49
assalamualaikum ya habib munzir, seorang guru yang selalu berkenan
menjawab semua pertanyaan yang saya ajukan, kiranya cuma Allah
sajalah yang akan membalasnya dengan keberkahan kelembutan
tausiahnya

saya punya beberapa hal yang ingin ditanyakan:

– di ceramah habib kemarin saya dapat penjelasan bahwa, suatu
ketika rasulullah makan bersama para sahabat, lalu saat makanan
itu hendak disantap maka terdengarlah zikir dari makanan tersebut
yang tentunya didengar oleh para sahabat yang mulia.

lalu timbul pertanyaan di fikiran saya,dengan apa makanan tersebut
berkata2, lalu apakah para sahabat tersebut mendengar dengan
telinganya atau dengan mata hatinya?.

saya percaya dengan kejadian tersebut karena asalnya tentulah dari
rasulullah semata, tetapi adakah logika yang bisa digunakan agar
mudah bagi saya untuk kuat dalam keterangan ini

– dikatakan bahwa seorang sufi besar bernama ahmad bin khazruya
yang berasal dari kota balk mempunyai seribu orang murid yang
semuanya mendapat karomah dari Allah dapat terbang dan berjalan di
atas air.(keterangan ini saya ambil dari kisah para sufi; wawan
susetya;tiga serangkai;2006)

yang jadi pertanyaan saya disini.rasulullah yang dihadirat Allah
sangat istimewa pun tidak melakukan hal itu dan setahu saya tidak
pernah mengajari kita untuk melakukan hal2 tersebut

bagaimana sebenarnya saya harus memposisikan keterangan seperti
ini (kisah2 sufi dan para ulama), apakah saya terima saja bulat2
tanpa me-ricek kembali dengan mencari refernsi lain dan bertanya
kepada ulama (saya mengistilahkan ini sebagai cara aman), ataukah
saya harus menganggap hanya sebuah cerita saja (cara ekstrim)

lantas jika tidak mempercayainya apakah termasuk murtad kalaupun
keterangan tentang sufi tadi juga termasuk hal yang penting dalam
islam?tentu saya pun tidak mau salah bersikap dengan menempuh
resiko yang terakhir ini

atau apakah seperti ini logikanya,jika seorang hamba Allah
mendekatkan diri kepadaNya maka keridhoan pun akan diberikan
apapun itu.seperti seorang anak yang selalu menyenangkan hati
orangtuanya maka keduanya pun akan memberikan apapun apa yang ia
minta secara sadar ataupun tidak (bonus)

atas jawaban yang habib berikan saya ucapakan banyak2 terimakasih

wasalamualaikum

nb:mohon maaf atas pertanyaan saya yang dangkal sekali

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:rasulullah, sufi, iman dan yakin – 2006/10/19 02:01
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

cahaya malam malam terakhir ramadhan semoga menerangi hari hari
anda selama sepanjang tahun,

mengenai kejadian makanan yg bertasbih didengar oleh para sahabat,
mereka itu mendengarnya dengan telinganya (Shahih Bukhari), Allah
mengizinkan makanan itu bersuara, sebagaiman Allah mengizinkan
pula batang pohon kurma yg merintih ketika Rasul saw pindah
darinya saat berkhutbah jumat (Shahih Bukhari),

hal hal seperti ini merupakan hal yg gaib, sebagaimana terbelahnya
bulan di zaman beliau saw, terbelahnya lautan di zaman Musa as,
berubahnya tongkat Musa as menjadi ular, sejuknya Api Ibrahim as
dan masih banyak lagi kejadian yg diluar kebiasaan,

kejadian seperti ini merupakan petunjuk dari Allah bahwa ada hal
hal yg tak akan pernah bisa dilakukan oleh makhluk, namun hal itu
bisa dilakukan oleh Allah swt walaupun bertentangan dengan
kebiasaan yg kita fahami.

pada hakekatnya manusia tak akan pernah bisa berbicara terkecuali
dengan izin Nya, Dia pula yg menciptakan bibir, lidah dan pita
suara agar kita bersuara, namun adapula suara angin atau air yg
tidak memiliki bibir dan pita suara namun ia berbunyi, bisa saja
suara angin terdengar seperti suara tangisan, dan itu semua masih
logis,
namun banyak hal yg benar benar tak mampu dipecahkan dengan akal,
seperti kejadian tubuh manusia, berbicara, melihat, menganalisa, ,
menjadi seniman, menjadi raja yg menguasai jutaan manusia, menjadi
doktor atau profesor ahli, yg dia itu diciptakan dari sebuah sel
saja.
demikianlah kekuatan Allah yang tanpa batas.

mengenai kisah sufi itu tidak wajib bagi kita mempercayainya,
karena sumbernya pun tidak bisa dipertanggungjawabkan, walaupun
boleh boleh saja kita mempercayainya karena kemuliaan itu datang
dari Allah swt, bukan dari para sufi itu atau dari kemuliaan
ibadahnya.

Bimbingan Rasul saw menjadi penyebab kejadian kejadian gaib pada
ummatnya, sebab tuntunan risalah yg mulia itulah ummatnya dapat
mendapatkan kemuliaan2 dimuka bumi dan di hari kiamat, sesekali
bukan berarti bahwa bila suatu kemuliaan yg terjadi di masa kini
dan tidak terjadi di zaman rasul saw berarti ini lebih mulia dari
Rasul saw, sesekali bukan demikian, karena seluruh kemuliaan yg
ada pada ummat ini hingga hari kiamat tak akan menyaingi kemuliaan
satu kalimat Alqur^anulkarim dari kalamullah swt yg dibawa oleh
sang nabi saw.

sebagaimana terbelahnya air banjir di aceh pun tak pernah terjadi
di zaman nabi saw, namun itu semua adalah sebab dari kemuliaan
Allah swt yg ingin menunjukkannya kepada manusia.

tidak mempercayai riwayat riwayat tentang keramat si fulan dan
faltan tidak menjadi dosa, terkecuali jika kita tidak mempercayai
hal yg gaib secara keseluruhan yg dapat dimunculkan Allah pada
makhluk Nya, inilah yg kufur, karena Allah swt bisa saja
menunjukkan hal yg diluar jangkauan akal kita, muncul pada hamba
hamba yg dicintai Nya, atau pada hamba hamba yg dimurkai Nya, atau
pd hewan, atau manusia yg melahirkan hewan, atau hal hal lainnya,
tidak mempercayai hal ini berarti tak mempercayai kekuasaan Allah
swt, dan membatasi kehendak Allah dengan akal kita, inilah yg
disebut kufur,
namun bila mendengar dari riwayat si fulan dan fulan, apalagi
bukan dari hadits atau ayat, maka boleh percaya dan boleh tidak.

bagi saya pribadi, kemuliaan sunnah yg diamalkan seorang hamba
jauh lebih mulia dari semua keramat, karena 1000X berjalan diatas
air dan 1000X terbang ke langit sekalipun tak ada artinya
dibanding satu kali kita sujud kepada Allah swt dalam khusyu,
karena sujud kita itu bisa membuat kita semakin dekat pd Allah
swt.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=1540

© http://carauntuk.com/rasulullah-sufi-iman-dan

Sponsor 2

Leave a Reply