Homeforum.majelisrasulullah.orgQodho Sholat – 2006/02/20

Qodho Sholat – 2006/02/20

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 282 views share

zainal Qodho Sholat – 2006/02/20 19:40 AssalamMualaikum Wr Wb
Ahlan Wasahlan bikum Ya Habibana Munzir Bin Fuad Bin Abdurahman
Almusawa
Sholawat & Salam semoga ALLAH selalu curahkan kepada Kekasih-NYA
Sayyiduna
MUHAMMADIN SAW Wa Barik Alii Wa Alaa^alih ,kpd Sahabatnya & kpd
AhlulBait
RASULULLAH SAW Wa Barik Alii Wa Alla^alih Wabil Khusus Kpd
Habibana Munzir
beserta Keluarga & para pengikut pecinta RASULULLAH SAW WaBarik
Alii Wa Alaa^ali. Ya Habib, ana mau tanya :
1.Didalam kitab Bidayah Alhidayah, apabila kita ingin menuju ke
kamar mandi/toilet kita diharuskan memakai penutup kepala,apa
maksudnya kita harus memakai kopiah atau apa? Tolong jelaskan Ya
Habib.
2.Bagaimana kalau kita ingin membayar sholat/mengqodho sholat kita
atau orang tua
kita yang dahulu,apa kita diperbolehkan ber-jamaah atau tidak &
bagaiman Yg afdol ?
3.Berapa hitungan amalan Sholawat Nariyah yg afdol dibaca diwaktu
pagi hari & sore
hari,karena saya baca disatu buku dibaca 21 x apakah betul?,tolong
Ijazah-kan ana Ya
Habib..
Mohon Maaf Atas pertanyaannya & Jazakumulloh khairun Jaza atas
jawabannya.
Wassalam Mualaikum Wr Wb..

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Qodho Sholat – 2006/02/22 16:57 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh.,

Semoga Allah menerbitkan di sanubari antum Matahari Keindahan Nya
hingga terang benderanglah sanubari dengan Keindahan Nama Nya yg
Maha Tunggal, yg dengan itu membias keseluruh tubuh, menghapus
segala dosa dan menjawab segala doa, semoga selalu atas antum dan
keluarga, amiiin

1.Merupakan sunnah Rasul saw menggunakan tutup kepala ketika
memasuki Khala^ (toilet/tempat buang air besar/kecil) sebagaimana
diriwayatkan bahwa bila Rasulullah saw memasuki Khala^ maka beliau
saw memakai terompahnya dan menutup kepalanya ( Sunan Imam Baihaqy
Alkubra Hadits No. 460 dan 461 hal 96 Juz I), yaitu dengan
menggunakan kopiah atau lainnya, demikian dilakukan oleh guru
saya, dan banyak para Ulama besar, Wallahu a^lam.

2.Boleh dengan berjamaah atau dengan Munfarid, dan berjamaah
Afdhal, namun dilakukan setelah kita shalat berjamaah, misalnya
kita berhutang shalat Dhuhur beberapa hari yg lalu, maka selepas
kita mengerjakan shalat yg berjumlah 4 rakaat, misalnya dhuhur,
atau ashar, atau Isya, lalu selepas kita melakukan shalat
berjamaah kita melihat ada kelompok lain sedang melakukan shalat,
maka boleh kita bermakmum lagi dengan kelompok itu dengan niat
Qadha dhuhur yg lalu itu, walau kelompok itu mengerjakan shalat
asar misalnya, atau isya, karena selama jumlah rakaatnya sama,
maka perbedaan Niat makmum dan imam tidak membatalkan shalat,
bahkan tetap mendapatkan pahala jamaah, dengan syarat jumlah
rakaatnya sama, maka tidaklah sah seorang yg akan melakukan shalat
magrib bermakmum dengan imam yg melaksanakan shalat Isya,
begitupula tidak sah melakukan Qadha shalat dengan Imam yg
melakukan shalat yg berbeda jumlah rakaatnya,
dan tidak sah pula makmum yg berimam kepada orang yg melaksanakan
shalat sunnah, terkecuali bila ia tak mengetahui bahwa Imamnya
sedang melakukan shalat sunnah.
boleh meng Qadha shalat orang tua kita yg telah wafat, dg Nash
Hadits Shahih.

3. Aduh.. shalawat ini tidak ada ketentuannya, berapa saja boleh,
semakin banyak semakin baik, dan semua shalawat tidak perlu ijazah
(izin), karena merupakan perintah Allah swt,
memang akan menjadi lebih baik bila dengan Ijazah,
Ijazah adalah izin dari guru kepada muridnya untuk melakukan suatu
ibadah, bedanya, bila murid itu melakukan ibadah dengan Izin
gurunya maka pahalanya akan lebih besar karena ia diridhoi oleh
gurunya dalam ibadah tersebut, saya sama sekali tidak merasa
pantas sebagai guru anda, apalagi menganggap anda adalah murid
saya, maka bagaimana saya meng ijazahkannya?,
namun bila saya menolak maka saya harus bertanggungjawab di hari
kiamat karena menolak memberi ijazah kepada seorang pecinta Nabi
saw untuk membaca shalawat kepada Nabinya saw..
saya Ijazahkan secara khusus dan umum seluruh Shalawat yg ada
dimuka bumi bagi anda dan para pembaca yg menginginkannya, dari
para pecinta Rasul saw sekalian.

Wassalam.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=434

© http://carauntuk.com/qodho-sholat-20060220

Leave a Reply