Homeforum.majelisrasulullah.orgpertanyaan ana bib bagaimana menutup aurat yang benar ketika sedang buang hajat , apakah berada didalam bilik kamar mandi sudah dikatakan menutup aurat apa masih harus ada keharusan lain ?
AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa

pertanyaan ana bib bagaimana menutup aurat yang benar ketika sedang buang hajat , apakah berada didalam bilik kamar mandi sudah dikatakan menutup aurat apa masih harus ada keharusan lain ?

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 369 views share

  • Author
    Posts
  • #79331916


    achmad

    Participant

    Assalamu\’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ya habibana
    Bagaimana kabar bib, semoga antum terus dilimpahi rahmat, ilmu, dan rezeki yang melimpah, dhahiran wa bathinan, dunia wa akhirat, dari Allah jadi bisa terus membimbing jamaah Majelis Rasulullah SAW.

    Ya Habib ana mau bertanya ,maafkan apabila pertanyaan ini pernah ditanyakan pada waktu sebelumnya.

    Bib pada tanggal 16 07 07 di masjid Almunawar Pancoran habib memberi tausiyah mengenai ruh yang berkumpul dengan orang yang dicintainya. dan apa yang menimpa umatnya berat bagi sang Nabi (Rasulullah SAW) untuk menerimanya,

    Dalam Kitab Sahih Bukhory
    Pada Suatu ketika Rasulullah SAW melewati dua perkuburan yang sedang dalam siksa kubur, yang satu seorang yang suka mengadu domba dan yang satu lagi seorang yang suka buang air kecil tanpa menutup aurat, lalu Rasulullah Saw mengambil daun yang masih basah mematahkannya menjadi dua dan menancapkannya pada dua perkuburan tersebut lalu beliau berdo\’a semoga Allah SWT akan menghilangkan siksa kuburnya sebelum kedua daun kering.

    pertanyaan ana bib bagaimana menutup aurat yang benar ketika sedang buang hajat , apakah berada didalam bilik kamar mandi sudah dikatakan menutup aurat apa masih harus ada keharusan lain ?

    Mohon penjelasannya ya habibana
    Wassalamu\’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    #79331935


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    Yg dimaksud dalam hadits itu adalah buang air kecil ditempat terbuka dan dilihat orang ramai dan ia tak berusaha menutupi kemaluannya,

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

© http://carauntuk.com/pertanyaan-ana-bib-bagaimana-menutup-aurat-yang-benar-ketika-sedang-buang-hajat-apakah-berada-didalam-bilik-kamar-mandi-sudah-dikatakan-menutup-aurat-apa-masih-harus-ada-keharusan-lain

Leave a Reply