Homeforum.majelisrasulullah.orgPeristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab, tetapi Rahmat dan Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw, mengapa?

Peristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab, tetapi Rahmat dan Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw, mengapa?

forum.majelisrasulullah.org Comments Off on Peristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab, tetapi Rahmat dan Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw, mengapa? 0 likes 378 views share

yassien Ujian atau Azab – 2005/10/27 01:21 Assl Ustadz, mohon jawabannya,
Peristiwa yang terjadi di Aceh dan sebagian Negara Asia telah
terjadi sunami dan gempa dan disana terdapat orang-orang
soleh,pertanyaan saya adalah apakah peristiwa tersebut termasuk
ujian dari Allah atau Azab dari Allah. Sukron Ustadz atas
jawabannya

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Ujian atau Azab – 2005/10/29 14:04 Alaikum salam warahmatullah
wb,
Peristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab, tetapi Rahmat dan
Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw, mengapa?
Berapa ratus ribu Jiwa pendosa bertebaran dimuka bumi dengan lidah
penuh dosa, telinga penuh dosa, pandangan penuh dosa, perbuatan
penuh dosa dan hati yg membusuk dg dosa, dan setiap dosa
membutuhkan Istighfar dan taubat,

maka Genggaman Takdir seakan muncul dari dasar laut merenggut
ratusan ribu tubuh penuh dosa, melemparkan tubuh mereka menjadi
bangkai busuk, dan lalu tergenggamlah ruh ruh mereka dalam
kelompok Syuhada yg terang benderang dengan Keridhoan Nya,
dan Berbahagialah mereka dengan Nasib 1000X mujur. Demi Allah bila
mereka dihidupkan kembali dan disuruh memilih antara kembali
kepada keluarganya dengan kekayaan di dunia, atau meninggalkan
keluarga mereka menuju Kelompok Syuhada, maka Demi Allah mereka
tak ada satupun yg memilih kembali ke muka Bumi.

dalam Shahih Muslim, hadits no : 1914 dan 1915 dan beberapa hadits
lainnya, menjelaskan dengan gamblang bahwa orang yg mati tenggelam
(dari Ummat Muhammad saw) adalah syuhada. Dan pada kitab Jawahirul
Bukhari di jelaskan bahwa semua orang yg ditimpa bencana Alam
wafat sebagai syuhada.

Namun Jenazah mereka tetap dimandikan (bila memungkinkan), lalu
dishalatkan lalu dikuburkan, karena mereka dikategorikan bersama
syuhada namun bukan dalam perang fii sabilillah. orang yg wafat
dalam peperangan fii sabilillah maka mereka tak perlu dimandikan
dan tak pula perlu dikafani, karena telah disucikan sesuci2nya
oleh Allah swt.

Dan untuk mereka yg masih hidup, lalu kehilangan harta, kehilangan
keluarga, kehilangan nafkah dlsb, ah?ah?ah..betapa Luhurnya
Balasan Allah swt kelak, karena lebih dari 12 hadist shahih
didalam HR Muslim (hadist no. 2572 dan lainnya)dan masih puluhan
hadits lagi terpencar di Shahih Bukhari, Nasa?I dan Ibn Majah dan
lainnya, bahwa setiap kesedihan merupakan penghapusan dosa, setiap
musibah adalah pengangkatan derajat dan penghapusan dosa, bahkan
Rasul saw menjelaskan dalam riwayat Aisyah Ummulmukminin ra : ?
setiap duri kecil yg tanpa disengaja menusuk tubuh pun merupakan
penghapusan dosa dan pengangkatan derajat (HR Muslim)

?Musibah? dikenal juga sebagai gunung gunung pahala, tanpa perlu
beramal.
Dan Rasul saw pernah ditanya : ?siapakah orang orang yg paling
kaya raya dan senang di hari kiamat wahai Rasulullah??, Rasul saw
menjawab : ?Orang yg paling banyak ditimpa musibah dimuka bumi,
mereka kelak dipanggil oleh Allah dalam kelompok mulia, lalu Allah
swt berkata : ?Wahai hamba hamba Ku, telah kusempitkan rizki
kalian dimuka Bumi, kusulitkan kehidupan kalian sehingga kalian
menderita dan mengemis pada orang orang kaya, maka kini kalian
kumuliakan semulia mulianya, dan saat ini orang orang kaya akan
menderita dan mengemis pada kalian?!?. Maka saat itu ketika
seluruh manusia melihat betapa agung nya derajat orang yg ditimpa
musibah, maka mereka berharap alangkah indahnya bila seluruh hidup
mereka adalah musibah dan tak merasakan nikmat sebutirpun..”.

Namun Rasul saw menengahi hal ini, ketika seorang sahabat sakit
keras dan Rasul saw menjenguknya, dan bertanya sebab penyakitnya,
maka sahabat yg sudah bagaikan daun kering dari parahnya penyakit
yg menimpanya itu menjawab : ?aku berdoa kepada Allah agar
menumpahkan penyakit kepadaku di Bumi, agar aku tak merasakan
siksa di akhirat kelak, maka datanglah penyakit ini?. Maka Rasul
saw Menjawab dengan serta merta : ?Tidak..!, engkau tak akan mampu
menanggungnya, jangan berdoa seperti itu, berdoalah dg doa yg
diajarkan Allah, Wahai Allah berilah kami dunia yg baik, dan
akhirat yg baik pula, dan bebaskan kami dari neraka? (rabbana
aatina fiddunya hasanah?hingga akhir ayat).

Betapa Maha Indah Nya setiap Ketentuan Allah, dan Betapa Agung dan
luhurnya derajat ummat Muhammad saw.

Namun Tsunami bagi mereka yg diluar islam, maka berupa azab dan
peringatan.

Wallahu a?lam.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=56

© http://carauntuk.com/peristiwa-tsunami-demi-allah-bukanlah-azab-tetapi-rahmat-dan-kasih-sayang-allah-swt-atas-ummat-muhammad-saw-mengapa