Homeforum.majelisrasulullah.orgPANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/24

PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/24

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 24 views share

ibnuhamdani PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/24 02:02 Assalamu^alaikum
Warohmatullahi Wabarokatuh

Puji Syukur kpd Allah yg telah memberi begitu banyak Nikmat,
Khususnya nikmat IMAN WAL ISLAM, Sholawat dan Salam atas Nabi
Akhir Zaman Muhammad SAW , keluarga, sahabat serta pengikutnya

Semoga Guru Kami Habib Munzir bin Hb Fuad Almusawa selalu dalam
Lindungan Allah SWT dan selalu diberikan kesehatan serta kekuatan
untuk perjuangan Agama Allah.

MAHA SUCI ALLAH DARI SIFAT SALAH
MAHA SUCI ALLAH DARI SIFAT LUPA
MAHA SUCI ALLAH YANG MENCIPTAKAN DARI KETIADAAN
MAHA SUCI ALLAH, MAHA SUCI ALLAH, MAHA SUCI ALLAH

Habib yang saya muliakan..
Terkadang saya berpikir kalau Allah mau menciptakan Seluruh
Makhluknya dan menjadikannya Taat semua tanpa kecuali PASTI
BISA..begitu pun sebalikknya.
Namun Allah tetap Allah tiada Tuhan selain Dia.

Di samping itu bib kehidupan ini seperti Panggung Sandiwara namun
nYata
Allah sebagai Produser dan Sutradaranya
Allah jadikan Iblis sebagai Biang kerok (terkutuk)(koreksi kalo
saya salah bib)
Allah jadikan Malaikat sebagai hamba yg taat.

ber pikirnya saya apakah Iblis dan Manusia serta Jin yg tidak
Taat pada perintah Allah adalah maunya sendiri atau maunya
Allah?? sebab hidayah dan Topiq ditangaNya bisa saja kalo
dijadikan taat padaNya.

Berpikir juga saya tetang Qodhonya Allah (Planing/rencana) dan
Qodhar (kejadian yg telah diQodhokan).
artinya Iblis dan Manusia serta Jin yg tidak Taat pada perintah
Allah adalah Qodho dan Qodharnya Allah. bukan dari maunya sang
hamba.

Kalo sudah kehendak Allah sepertinya Kasihan juga, karena mereka
akan merasakan betapa PEDIHnya siksaanNya.
apalagi mereka (hamba yg kufur) akan kekal didlamnya.
(na^udzubillah)

Apakah Allah kejam?
Apa hikmah ini semua ?

Mohon Pencerahannya

syukron

Wassalam
Abu Fazree

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/25 05:45 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan Kebahagiaan semoga selalu terlimpah pada hari hari anda
dan keluarga,

Saudaraku yg kumuliakan,
manusia melewati kehidupan dan ketentuan Allah swt namun ketentuan
Allah bisa berubah, sebagaimana kita memahami bahwa Qadha
(ketentuan Allah) ada yg Mubram (tak bisa berubah) dan ada yg
Mu^allaq (bisa berubah), sabda Rasul saw : “Doa dapat merubah
Qadha” (Mustadrak ala shahihain hadits no.6038).

kita berbuat dan beramal, dan memasrahkan segalanya kepada Allah,
kita mepunyai keinginan dan berusaha, namun bila kehendak Allah
berbeda maka kita tenang dan tak risih, ridho dengan kehendak Nya
swt.

manusia berbuat, namun sesekali ia bukanlah Maha Pengatur, ia
berbuat namun tak bisa memaksakan kehendak Allah agar Allah
menuruti kemauannya, ia selayaknya menerima keputusan Sang Pemilik
Nya swt, sebagaimana anak yg patuh akan menerima kemauan ibunya
walau bertentangan dengan keinginannya, ia jatuhkan kemauannya dan
ia bersabar atas kemauan ibunya,

lebih lebih lagi atas kemauan kekasih tunggalnya yaitu Allah swt,
yg menciptakan ibu dan ayahnya, kita mempunyai kehendak, namun
ketika kita sadar ternyata kehendak Nya berbeda dengan kemauan
kita dalam suatu hal, maka kita tenang dan bersabar atas kemauan
Nya swt, dan inilah hakikat hamba, mustahil hamba mengangkat
dirinya atas tuhannya hingga memaksa agar tuhannya mesti patuh
pada keinginannya.

dan diluar itu semua, Allah swt sangat penyayang pada seluruh
manusia, sebagaimana firman Nya : “Sungguh Allah Maha lembut pada
seluruh manusia” (QS Al Baqarah 43).

Allah melipat gandakan pula setiap amal muslimin menjadi 10X lipat
hingga 700X lipat, Allah menjadikan semua musibah hamba Nya
sebagai penghapusan dosa baginya.

saudaraku, ada atsar shahabiy menjelaskan, bahwa Allah tak
memasukkan seorang manusia pada kelompok orang yg disiksa abadi
(kafir) kecuali Allah sudah tahu jika ia setelah melewati neraka,
lalu dikembalikan lagi ke bumi ia akan kufur kembali pada Allah
swt.

yg jelas, tak ada isilah tak adil atau kejam pada Dzat Nya swt, yg
ada adalah Dia Allah Yang Maha Kasih sayang, dan hamba Nya saja yg
kufur,

saudaraku, tiadalah seorang kafir kecuali sudah Allah pangil
kepada Tauhid dihatinya, misalnya ia mendengar adzan, atau ia
melihat masjid, atau ia melihat orang islam, maka Allah benamkan
dihati kafir itu bahwa inilah kebenaran, agamaku salah, itulah yg
benar,
demikian berkali kali seruan Allah dihati mereka, maka mereka yg
tak beriman sungguh Allah tidak salah, karena telah ALlah serukan
kehatinya undangan kebenaran.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

ucha Re:PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/27 08:44 Assalammualaikum WR WB

Semoga keberkahan dan rahmat Allah selalu tercurah kepada Habibana
dan Keluarga Habibana serta Jama^ah Majelis Rasulullah yang
senantiasa menegakan dan membela Sunnah Baginda Nabi Besar
Muhammad S.A.W

Sebelumnya saya mengucapkan Jaza Kumullah khoiru jaza atas ilmu –
ilmu yang Habib transfer kepada saya mudah – mudahan ilmu – ilmu
ini dapat bermanfaat kepada saya dan mudah – mudahan pahala ilmu
yang saya dapatkan mengalir kembali kepada habibana.

Dan saya memohon kepada Akhina Ibnu Hamdani agar kiranya
memperkenankan saya bertanya di Forum pertanyaan yang anda mulai
lebih dahulu , karena pertanyaan yang akan saya tanyakan masih
berkaitan dengan pertanyaan antum.

Ya Habibana , dari pemaparan Habibana tentang pertanyaan Akhina
Ibnu Hamdani terus terang saya masih mengalami kesulitan khususnya
tentang Qodho^ Allah , pernah saya mendapatkan suatu materi
tentang ketuhanan ( maaf disini saya membicarakan dulu tentang
Ketuhanan bukan Allah SWT ) dimana pada materi tersebut ada
beberapa pemahaman tentang penciptaan tuhan antara lain :
1. Tuhan menciptakan alam semesta beserta isinya ini kemudian
tuhan meninggalkannya maksudnya ciptaan 2xanya tersebut melakukan
sesuai kehendak nya masing 2x.
2. Tuhan menciptakan alam semesta beserta isinya ini akan tetapi
tuhan ikut serta atau bercampur tangan dalam segala urusan
ciptaannya atau dengan kata lain sebagaimana yang dinyatakan oleh
Akhina Ibnu Hamdani bahwasannya Tuhan sebagai Produsernya
sekaligus Sutradaranya.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah :

1. Seperti apakah Qodho Allah tersebut ? apakah Allah menciptakan
ciptaannya, kemudiaan ciptaannya tersebut yang menjalani
kehidupannya masing 2x atau Allah ikut serta atau bercampur tangan
dalam kehidupan ciptaannya itu ataukah mungkin Allah melakukan
keduannya, ada beberapa hal yg Allah beri kebebasan kepada
ciptaannya untuk menjalankan kehipannya masing – masing dan ada
beberapa hal dimana Allah ikut atau turut campur tangan didalah
kehidupan ciptaannya ?

2. Lalu bagaimana dengan salah satu Asmaul Husna yaitu AL-MUDZIL
yang kalau saya tidak salah artinya Yang menghinakan kedudukan
sesiapa yang dikehendaki-Nya
dan pernah saya dengar kalau AL-MUDZIL ini juga berarti yang MAHA
MENYESATKAN HAMBA YANG DIKEHENDAKINYA. ??
dan sebagaimana pernyataan dari Akhina Ibnu Hamdani, kalau memang
seperti ini ketentuan Allah khususnya kepada orang – orang yang
dihinakan kedudukannya atau disesatkan , kasihan juga mereka
karena akan merasakan betapa pedihnya siksaan ?

Berdasarkan pertanyaan saya diatas mohon agar kiranya Habibana
untuk menjawab dan memberikan pencerahan kepada saya , dan juga
saya mohon maaf jikalau ada kesalahan didalam kata 2x atau
HIPOTESIS ( anggapan sementara saya ) tentang Qodho Allah ini ,
terus terang saya agak sedikit takut dalam mempertanyakan ini
khawatir ada pernyataan 2x yang saya sampaikan ini begitu banyak
kesalahan pemahaman oleh karena itu sekali lagi saya mengharapkan
jawaban habibana dengan jelas dan gamblang dan kalaupun ada bisa
disertai dengan perumpamaan agar saya lebih jelas lagi di dalam
memahaminya .

dan yang terakhir berkaitan dengan Peringatan Maulid akbar yang
diadakan di Monas , kalau boleh saya usul bagaimana kalau rekaman
ceramah habibana saat itu di masukan ke Web site agar saya dapat
mendownloadnya atau mungkin diperjalbelikan di kios nabawi agar
saya dapat membelinya , terus terang saat itu habibana begitu
banyak menyampaikan hadits dan ilmu 2x lainnya yang pada saat itu
saya tidak sempat mencatat semuanya , sungguh sangat disayangkan
jikalau begitu banyak ilmu yang diberikan saat itu tetapi tidak
dapat kita ambil semuanya .

Atas perhatian dan Jawabannya saya mengucapkan Sukron Katsiron !!
Mudah – mudahan keberkahan dan rahmat Allah selalu tercurah kepada
Habibana , keluarga dan jama^ah MR.

SUBHANALLAHU WABIHAMDIH ..

Wassalammualaikum WR WB.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/27 09:20 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan Kebahagiaan semoga selalu terlimpah pada hari hari anda
dan keluarga,

Saudaraku yg kumuliakan,
masalah ini sangat panjang, saya ringkaskan saja, kita bukan
Jabariyyah dan bukan Qadariyyah,
jabariyah adalah pemahaman yg mengatakan bahwa amal shalih
bukanlah sebab masuknya kita ke sorga dalam segala hal,
dan sebaliknya adalah Qadariyah, yg meyakini bahwa sorga adalah
bayaran dari amal kita secara mulak.

Jabariyah mengatakan semua sudah ditakdirkan ALlah, kita hanya
boneka.

Qadariyyah mengatakan bahwa kita bebas berbuat apa saja dan Allah
hanya diam.

kita diantara keduanya, kita berusaha, berbuat, dan Allah memberi
jika mau jika tidak maka ditolak.

begini mudahnya, amir dipinjami mobil oleh seorang raja, lalu amir
berada disebuah persimpangan jalan, silahkan wahai amir engkau mau
kemana?, mau diam?, mau mundur, maju, kiri kanan.., terserahmu..

namun kalau kau diam maka kau akan lapar karena makananmu ada di
Km 30 kedepan, kalau kau ke kanan maka kau akan sampai ke rumah
harta, kalau kau ke kiri maka akan sampai ke jurang, kalau kau
kebelakangmu maka akan sampai pada tempat rekreasi.

nah.., amir bebas bukan..?,tapi tetap ia tak bisa merubah
keadaan.., jika ia ke depan maka ia tak akan temukan makanan
kecuali di km 30, dan tak akan kau temukan rumah harta di kiri,
tapi hanya ada dikanan, kau akan menemukannya hanya jika kau ke
kanan,
dan kau tak akan sampai ke tempat rekreasi didepanmu, karena raja
sudah menentukannya ada dibelakangmu..

contoh lain

tamu datang ke sebuah istana raja, ia dipersilahkan masuk ke
kamarnya, lalu di dapur ada makanan dan minuman, dan toilet di
kiri kamar, beranda di kanan.

tentunya tamu bisa menikmati fasilitas itu, namun tentunya
terbatas, ia tak bisa menemukan makanan dikamarnya kecuali ia
kedapur tuk mengambilnya, ia tak akan menemukan toilet kecuali di
kiri kamarnya, dan berandanya adalah dikanan,

nah.. demikianlah hidup.., dan jaringan takdir Allah swt sangat
rumit, sebagaimana contoh pertama diatas, jalur anda lurus maka
dalam sekian kejap anda akan dapat nikmat ini atau cobaan ini,
jalur anda kekanan sedikit maka anda akan menemukan ini dan itu,
sebagaimana kiblat, jika kita berubah hanya satu derajat saja,
maka kita sudah sangat jauh dari ka;^bah itu.

berubah sekejap lintasan pikiran anda, keadaan anda bisa berubah
pula, sekejap ia bertobat menyesali dosa dosanya, maka terbuka
beribu pintu rahmat ALlah swt disaat itu dan utk dikemudian hari,
dan utk dihari kiamat, demikian dan demikian..

anda dibebaskan berbuat, dan Allah Maha Menentukan iya atau
tidaknya,

sebagaimana bayi yg berusaha mendekati bara api, tetap saja ibu yg
baik akan menepisnya dan tak perduli bayinya menjerit selangit,
ibu tak akan memberinya izin mendekati bara api,

Allah berfirman : “Barangkali kalian menyukai sesuatu, tapi itu
buruk bagi kalian, dan barangkali kalian membenci sesuatu tapi itu
baik bagi kalian, sungguh Allah Maha Tahu dan kalian tidak
mengetahuinya”

mengenai ceramah monas akan ditampilkan insya ALlah, dan memang
sampai hari ini peng editannya masih belum selesai, karena diambil
dari beberapa kamera.

dan kedua faham ini batil, bahwa kita beramal dan Allah swt
menentukan diterimanya amal itu atau tidak.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:PANGGUNG SANDIWARA – 2008/03/27 12:30 maaf ada yg tertinggal,

AL Mudzill berarti Yang Maha Menghinakan, bukan Maha Menyesatkan.

Allah swt menghinakan sebagian orang mukmin dihadapan orang kafir
untuk menguji iman mereka,

Allah menghinakan orang mukmin yg berbuat dosa agar ia sadar dan
bertobat,

Allah menghinakan orang orang yg menghina hamba Nya yg shalih,

dan banyak lagi..

mengenai Menyesatkan, Allah juga bisa menyesatkan, Allah
menyesatkan hamba Nya yg dholim, misalnya mereka memusuhi orang
orang shalih, menghina Nabi, maka Allah tutup jalan hidayahnya dan
wafat dalam kekufuran, Allah punya hak berbuat ini karena ini
adalah keadilan Nya.

sebagaimana firman Nya swt : “Barangsiapa yg berinfak dan
bertakwa, dan bersedekah dengan kebaikan, maka kami akan
memudahkannya untuk mencapai kemudahan,
dan Barangsiapa yg kikir dan menyombongkan diri dan menolak
membantu, dan mendustakan kebaikan, maka kami akan memudahkannya
untuk mencapai kesulitan” (QS Allail).

Allah Maha berkuasa di alam, sebagian manusia tidak menghargai
keputusan Allah dan menyangka bahwa keadilan adalah logikanya, ia
ingin Allah yang baik adalah Allah yg turut pada kemauannya, ALlah
harus tunduk pada keinginannya untuk berbuat sesuatu, sehingga ia
membalik posisinya menjadikan dirinya tuhan dan Allah adalah
hambanya.

hal ini sering terjadi tanpa disadari, maka hal hal ini diampilkan
oleh Allah untuk menguji hamba hamba Nya, manakah mereka yg benar
benar hamba, manakah mereka yg tak terima dirinya menjadi hamba
Allah,

mereka yg menerima dirinya sebagai Hamba Allah, dosa dosa mereka
akan dihapus Allah, dan Allah akan membelanya dalam keadaan
apapun, bahkan ia sangat dimanjakan oleh ALlah, bahkan saat ia
dituntut dan dijerat oleh macam macam tuntutan orang lain dihari
kiamat, Allah tetap mempertahankannya dan membelanya.

kenapa?

karena dia hamba Allah, dan Allah pasti membela mereka yg
menghamba pada Nya walau berlumur dosa.

semoga Allah menjadikanku dan anda dan kita semua sebagai hamba
Nya yg tulus dan ikhlas dalam penuh cinta dan rindu berjumpa
dengan Nya swt, amiin

mudah saja.., barangsiapa yg rindu pada berjumpa dengan Allah,
maka ALlah rindu jumpa dengannya.. (HR Shahih Bukhari).

bagaimana bisa?

rindu pada Allah akan membuat Allah menuntunnya pada seluruh jalan
keluhuran hingga ia tak wafat kecuali pada puncak takwa dan
kerinduan yg sangat berhak dirindukan ALlah swt..

betapa berharganya rindu pada Allah..

maka milikilah saudaraku..

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=13159

© http://carauntuk.com/panggung-sandiwara-20080324

Sponsor 2

Leave a Reply