Homeforum.majelisrasulullah.orgmenyikapi jamaah tabligh –

menyikapi jamaah tabligh –

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 150 views share

buch menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/19 23:52 Assalamu^alikum
warahmatullah wabarakatuh
Kepada YTH Habib Munzir Al Musawwa yang selalu dalam lindungan
Allah SWT.
Dalam kesempatan ini Saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan :
1)Rasulullah SAW telah bersabda : Bila seseorang mengganggu
(tadha^dha^a)seorang kaya,ingin mendapatkan milik orang kaya
itu,maka dua pertiga agamanya hilang .
apa makna hadist tersebut ? lalu bagaimana dengan faham yang
menghalalkan mencuri harta orang 2x bakhil untuk dibagikan kepada
fuqoro?
2)Pada 11 nov 2006 Habib pernah menjawab masalah jamaah tabligh
dan habib mengatakan bahwa mereka adalah orang 2x baik ,namun
kekurangan mereka kurang berilmu dan tak mau mendalami ilmu 2x
syariah.Menurut Saya mereka jamaah tabligh adalah orang2x yang
jahat,karena pada tahun 2003,sewaktu Saya berada di suatu Masjid
didaerah Pondok Gede .Di dalam masjid itu setelah mereka selesai
salat magrib salah seorang dari mereka berdiri dan berpidato tanpa
pengeras suara karena menurut mereka pengeras suara adalah bid^ah
dan dalam pidatonya tersebut dia mengatakan bahwa Rasulullah SAW
mencambuk khulafa^urrasyidin ,sayyidina Abu Bakar,Umar,Utsman,dan
Sayyidina ALi .Hal ini dilakukan untuk menguji kesetiaan mereka
terhadap Rasulullah,dan mereka tidak boleh mengeluh.Andai mereka
berucap “ahh”,ataupun berteriak kesakitan berarti mereka (para Al
Khulafa^urrasyidin)tidak setia kepada Rasulullah SAW.
pada waktu itu Saya belum aktif di Majelis Rasulullah SAW yang
habib pimpin dan belum mempunyai cukup ilmu.sehingga bila Saya
mengingatnya
Saya sakit hati bib dan merasa berdosa besar karena membiarkan
seseorang menghina dan mencampakkan kemulyaan Rasulullah SAW
Mudah-mudahan Allah SWT mengampuni dosa2x yang telah kita perbuat
,baik sengaja maupun tidak disengaja.Sekian dari Saya,mohon maaf
bila ada kata2x yang tidak berkenan. Jazakumullah khairun jaza

wassalamu^alaikum warahmatullah wabarakatuh,

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/21 11:17 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keluhuran Nya semoga selalu menuntun anda dalam
kebahagiaan,

saudaraku yg kumuliakan, tidak dibenarkan mengganggu orang kaya
atau miskin, muslim atau kafir, bahkan manusia atau hewan dengan
kedhaliman, semua perbuatan dhalim apalagi merampas milik orang
lain merupakan dosa yg mesti ditebus didunia atau di akhirat
kelak, dan dalam syariah dikenakan hukuman.

mengenai orang orang kaya yg tak mengeluarkan zakat wajibnya tak
ada hak kita merampas hartanya kecuali dalam Khilafah Islamiyah,
yaitu oleh khalifah atau amirulmukminin yg mana negara itu
berhukumkan syariah islamiyyah, selain daripada itu maka tak
dibenarkan dalam islam

mengenai jamaah tabligh yg anda sampaikan, demikianlah seperti yg
saya katakan, mereka banyak tidak berilmu. ucapan ucapan mereka yg
anda kemukakan itu jelas jelas ucapan orang yg tak berilmu.

mereka mesti kita perlakukan sebagaimana kita memperlakukan
saudara kita muslimin, dihimbau dg sopan dan dinasehati untuk
memperdalam ilmu, sebab mereka itu para da^i, dan da^i adalah
derajat mulia, namun da^i yg tak berilmu akan menyesatkan ummat,
oleh sebab itu kita mesti mengingatkan mereka, agar mereka terus
berdakwah namun memperdalam ilmunya, jangan hanya besar semangat
dalam menasehati orang namun lupa bahwa menasehati orang itu butuh
keluasan ilmu, karena bisa mneyesatkan banyak orang.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

buch Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/23 11:59 Assalamu^alikum
warahmatullah wabarakatuh
syukran ya habib atas jawaban dan tanggapannya.
sebagaimana kita ketahui bahwa setiap wanita yang melahirkan ,maka
suami dari wanita tersebut mengubur ari-ari dari bayi itu.Akan
tetapi setiap daerah/wilayah mempunyai cara2x yang berbeda dalam
mngurus ari-ari.ada yang dikubur,ada yang dimasukkan dalam kendi
kecil yang terbuat dari tanah ,kemudian digantung disamping rumah
dan lain2x. Jadi bib yang ingin ana tanyakan bagaimana cara
menurus ari-ari menurut syariah rasulullah SAW
Jazakumullah khairun jaza
wassalamu^alaikum warahmatullah wabarakatuh,

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/23 19:25 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,

Mengenai potongan kulit ari ari, hukumnya sama dengan potongan
tubuh manusia yg lainnya, misalnya tangan yg diamputasi, atau
telinga, atau ginjal, termasuk kuku dan rambut kita, sunnah untuk
dikuburkan ditanah.
dan bila tidak dikuburkan maka hukumnya makruh, namun tidak
mempengaruhi nasib dlsb, bila tidak dikuburkan pun maka tidaklah
hal ini akan mempengaruhi kehidupan sang Bayi, namun tentunya
makruh hukumnya.

demikian wahai saudaraku,

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

buch Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/27 17:16 Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh,
Teruntuk Habib Munzir Al Musawwa dan keluarga yang dimuliakan
Allah SWT
Bismillahi wassalamu ^alaa Rasulillah SAW
Dipagi yang cerah,langit terlihat benderang oleh cahaya yang mulai
meninggi.Hati kami gembira dan terasa damai,saat melihat bendera2x
Majelis Rasulullah SAW berkibar disepanjang jalan.Habib belum lama
kami mengenalmu,akantetapi hati ini sudah dipenuhi nama dan
wajahmu.pernah dengan sengaja kami meninggalkan majelis untuk
melupakanmu akantetapi demi kemulyaan Rasulullah SAW dihati ini
tak ada ruang untuk khianat,justru kerinduan kami semakin
menguat.Namun kami belum pantas untuk duduk dihadapanmu ,karena
kami tidak ingin penglihatan serta penciumanmu terganggu oleh
keberadaan kami.Habib, Allah SWT tidak akan pernah berhenti
,melimpahkan antum dan keluarga kesehatan yang berkah ni^mat umur
yang panjang dan berkah serta ni^mat rizki yang banyak halal dan
berkah Dan kami sangat meyakini itu.
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan hidayah serta
kekuatan didalam hati kami ,sehingga kami bisa melaksanakan
perintahNya dan meniggalkan laranganNya namun kami tetap sangat
mengharapkan doa dari Habib ,supaya kami istiqomah didalam
taqwa.Dan buat teman2x yang masih dalam keghoflahan ,tinggalakan
semua hal2x yang memabukkan dan yang bisa melupakan kita kepada
Allah SWT .Karena kami sudah merasakan yang telah kalian rasakan
,bahkan yang belum kalian rasakan.Percayalah ,bahwa teman yang
yang baik adalah teman yang bisa membimbing kita untuk urusan
dunia dan akhirat.Dan sesungguhnya ,ada dua hal yang membuat para
waliullah merasa betah tinggal didunia yaitu qiyamullail dan teman
yang baik.
Habib andai engkau izinkan kami ingin sekali mengetahui nasab
pemimpin dan junjungan kami Nabi Muhammad SAW hingga Nabiullah
Ismail AS(mohon maaf bila permohonan kami berlebihan)
Habib kami pernah membaca salah satu kitab karangan al imam asy
syeikh Abu Nashr Muhammad bin Abd rahman al Hamdany ,bahwa
diantara kedua tulang belikat Rasulullah SAW terdapat cap/tanda
kenabian,yang berupa tulisan bahasa arab yang berbunyi” Bakhin
bakhin manshuurun tawajjah haitsu syi^ta fa innahuu
manshuurun”.Benarkah demikian ?lalu apa arti tulisan tersebut ?
sekian dari kami mohon maaf bila ada kata2x yang salah dan
terimakasih kepada HAbib karena bersedia membimbing kami dengan
menjawab pertanyaan 2x kami
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mohammad Dong

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/11/29 11:44 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya keluhuran Nya semoga selalu menerangi sanubari anda dan
hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan, apalah artinya seorang hamba pendosa yg
penyakitan ini, ia hanya manusia yg penuh aib dan penyakit, kalau
bukan karena doa orang orang mulia berhati suci seperti anda,
niscaya orang ini adalah puntung neraka di hari kiamat.

Mengenai nasab Nabi saw kepada Ismail as : Muhammad bin Abdullah
bin Abdulmuttalib bin Hasyim bin Abdumanaf bin Qushay bin hakiim
bin Murrah bin Ka?b bin Lu?ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin
Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin
Mudharr bin Nazaar bin Mu?adz bin Adnan,
Inilah yg mu?tamad, dan mengenai kelanjutannya ada ikhtilaf, namun
saya ambilkan diantara pendapat yg terpercaya adalah : Adnan bin
Adad bin Yaziid bin Muqawwam bin Nahuur bin Tabrah bin Yasa? bin
Haimasa? bin Syahb bin Tsabit bin Qaidaar bin Ismail bin Ibrahim
as.

Mengenai tanda kenabian dipunggung beliau saw adalah sebuah tanda
putih, dan berbeda riwayat mengenai sifat dan bentuknya,
diriwayatkan dalam Shahih Bukhari bagaikan mata kancing besar,
riwayat lain seperti telur burung merpati, dan diperjelas dalam
riwayat Shahih Ibn Hibban bahwa tanda itu bertuliskan Muhammad
Rasulullah (shahih Ibn Hibban hadits no.6302), mengenai riwayat
itu maka saya tak menemukannya.

Mengenai makna ucapan itu Bakhin bakhin = ucapan takjub, misalnya
: ?oh? oh..?, atau ?aduhai?, lalu kalimat selanjutnya bermakna :
selalu tertolong, pergilah kemana yg kau inginkan sungguh ia
selalu tertolong?.

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

buch Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/12/12 06:18 Kepada Habib Munzir
Al Masawwa yang dimuliakan Allah SWT
Bismillahi wassalamua^larasulullahi shollahua^laihi waalihi
wassallam Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Saya mempunyai beberapa pertanyaan yang hanya kepada habib Saya
percayakan semua
karena selain sebagai seorang guru ,habib juga sebagai orang tua
Saya dan orang tua bagi jamaah lain .
1) Sebagaimana kita tahu ,bahwa isteri2x Rasulullah SAW bernama
Aisyah,Shofiyyah,dan KHadijah.Tapi kita sering mendengar dari
sebagian ulama menyebut nama mereka dengan kata “siti” diawal nama
Mereka(isteri2x rasulullah SAW).jadi sebetulnya apa arti kata
“siti” itu sendiri ?
2)Jika isteri kita sulit untuk dinasehati ,kemudian kita
mengancamnya dengan tujuan agar sang isteri terhindar dari dosa
.Apakah dibenarkan dalam hukum Islam ?Misalnya “jika kau lakukan
perbuatan maksiat itu ,maka aku akan menthalaq mu”
3)Diwilayah Jakarta Timur ,seorang pemuda yang memimpin majelis
ratib ,pernah malarang Saya untuk tidak mewiridkan asmaul rasul
dengan alasan bahwa amalan ini terlalu tinggi untuk orang awam
seperti Saya .Namun Saya tidak menghiraukannya dan tetap
mengamalkannya dengan maksud mendekatkan diri pada Allah SWT dan
RasulNYa ,Salahkah sikap Saya ?
4)Rasulullah SAW pernah bersabda “Apabila tiba hari kiamat ,tiap
orang muslim akan diberi seseorang yang berasal dari agama yang
bermacam2x ,lalu dikatakan kepadanya inilah penebus dirimu dari
neraka ” Apa makna hadits tersebut?
5)Jika kita bermimpi dengan Rasulullah SAW maka yang kita jumpai
dalam mimpi tersebut adalah benar2 Rasulullah SAW(karena syaitan
tidak bisa menyerupai beliu SAW) akantetapi bila kita bermimpi
berjumpa dengan Ulama ,apakah yang kita lihat adalah benar2x ulama
tersebut?
Sekian pertanyaan dari Saya Mohon maaf bila ada kata2x yang
salah.dan terimakasih kepada habib yang berkenan menjawab
pertanyaan2x Saya .Smoga menjadi Ilmu yang bermafaat dan berkah
buat Saya dan jamaah yang lainnya.
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/12/13 09:42 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan Keberkahan Nya semoga selalu menaungi hari hari anda
dalam kebahagiaan,

1. kata : ?siti? hanyalah dikenal di Indonesia, singapura dan
malaysia, kalimat itu adalah singkatan dari kalimat ?Sayyidatiy?
yg berarti tuanku (untuk wanita), kalau tuanku (utk lelaki) maka
sayyidy. Namun saya tak mengetahui siapa yg memulai ini dan sejak
kapan, wallahu a?lam

2. Bila ada cara lain maka sebaiknya dicoba dengan kelembutan,
karena wanita cenderung lebih cepat menerima dg kasih sayang, bila
anda tak menemukan cara lain maka mengancam jauh lebih baik dari
talak itu sendiri.

3. boleh boleh saja, nama nama Rasul saw itu diambil dari Alqur?an
dan Alhadits, semua muslim boleh membacanya, jangan hiraukan
mereka yg melarangnya, kita perlu prihatin pd ulama yg menganggap
buku komik dan kopinghoo boleh dibaca tapi doa doa jangan dulu.

4. baiknya kalau anda ada konteks hadits lengkapnya dan
periwayatnya Insya Allah saya akan coba jelaskan maknanya, sebab
saya tak berani menafsirkan makna bila konteks hadits nya belum
saya fahami dg jelas

5. Mimpi ulama dapat dibedakan dengan isyarat yg tersirat dalam
mimpi itu, bila mengajak kepada kemuliaan dan ketaatan maka mimpi
itu benar, bila mengajak kepada kemaksiatan dan kemungkaran maka
mimpi itu dari syaitan, semua ulama dapat saja syaitan
menyerupainya kecuali Rasulullah saw yg dijelaskan dg Nash hadits
yg jelas,
dan pernah datang keluhan kepada saya bahwa seorang jamaah majelis
bermimpi Gurunya yg seorang ulama besar, dia disuruh mencerai
istrinya, dan mimpi itu 3X berturut, ketika ia melapor pada saya
maka saya menghubungi gurunya itu, karena memang ulama mulia itu
masih hidup, maka ulama besar itu marah dan berkata : ?jangan
sesekali dia (muridnya itu) berbuat sesuatu kecuali ia dengar
langsung dari ucapan saya!?.
Demikian saudaraku, bila mimpi itu mengacu kepada kemungkaran maka
itu dari syaitan.

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/12/25 04:05 Mengenai pertanyaan
anda pada point yg keempat jawabannya adsalah sbgbr :

Hal itu disebut haditsul fida?, diriwayatkan bahwa Rasul saw
bersabda : ?Tiadalah wafat seorang muslim terkecuali Allah
memasukan kedudukannya di neraka dari yahudi atau nasrani? (Shahih
Muslim hadits no.2767)

Dijelaskan pula dalam Syi?bul Iman bahwa kelak di hari kiamat
Allah menjadikan orang orang kafir untuk menggantikan kedudukan
Ummat Muhammad saw di neraka, karena masing masing penduduk neraka
pun digantikan kedudukannya di sorga oleh orang muslim, dan itu
merupakan tafsir dari firman Allah : ?DAN MEREKA ITULAH YG
MEWARISI? hadits ini bermakna kemuliaan Ummat Muhammad saw dan
rahmat Nua swt kepada mereka (Syi?bul Iman Juz 1 hal 342)

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Ari3 Re:menyikapi jamaah tabligh – 2006/12/31 06:09 Ass,Yaa Habib
Munzir

Semoga Hb Munzir dan kel diberi kesehatan selalu.

Maaf sebelumnya saya mau tanya maaf kl menyinggung.Apa bedanya
Habib sama Ustad/Kyai?Kalo Habib saya panggil ustad saja bgmn?Saya
pernah ditanya ama tmn “Knp Al-Quran dikumpulkannya koq tdk pd
zaman Rosul SAW saja?Mungkin Hb bisa bantu saya.

Saya masih menyimpan banyak pertanyaan tp sedikit2 saja dulu biar
bs terus silaturahmi.
Bib saya boleh minta email nya boleh tidak,saya pingin curhat tp
malu kl di lihat semua orang.
Makasih sebelumnya. Jazzakumullah Khoiron Katsiron fi dunya wal
akhiroh.

[i]Wassalamualaikum Wr Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/01/02 22:23 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan Rahmat Nya Yang maha luhur semoga selalu menaungi hari
hari anda,

saudaraku yg kumuliakan, Habib berarti kekasih, dan istilah ini di
Indonesia dan sebagian negara muslimin dipakai untuk keturunan
nabi saw, mereka mencintai rasul saw lalu menyebut keturunannya
sebagai kekasih. (habiib).

namun itu hanyalah ucapan saja, dan tak ada perintah hadits
mengucapkan mesti begitu, dan setiap habib belum tentu ulama atau
ustaz, demikia pula sebaliknya.

dan bagi saya pribadi, boleh saja untuk dipanggil ustaz, atau
Kyai, atau habib, atau Saudara, atau nama atau lainnya, karena
pada hakekatnya semua gelar gelar diatas adalah gelar kemuliaan yg
belum pantas saya sandang dalam usia muda ini dan keterbatasan
ilmu yg saya miliki, namun demi memudahkan saudara saudara
muslimin, maka boleh boleh saja panggilan apapun yg mereka sukai.

mengenai Alqur^an tidak dikumpulkan di masa Nabi saw, adalah
sebagai hikmah bahwa kias dan ijtihad masih boleh diberlakukan
setelah wafatnya nabi saw.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

edy Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/01/16 11:55
Assalamualaikum……

Semoga Allah swt melimpahkan rahmad dan hidayah kepada Habib….
Habib …. saya sering mendengarkan ceramah-ceramah yang
disampaikan oleh jamaah tablig yang kebetulan sering itikaf di
mesjid deket rumah. Materi yang disampaikan umumnya adalah
difokuskan pada pentingnya / fadilah sholat berjamaah dan
pentingnya / fadilah silaturahmi antar sesama muslim. Materi yang
disampaikan disertai dengan beberapa ayat Quran dan hadits nabi,
yang disampaikan dengan fasih dan jelas sehingga sangat menyentuh
hati yang mendengarkannya. Setelah selesai ceramah , saya
menyempatkan diri untuk berkenalan dengan penceramah tadi.
Ternyata mereka adalah 1 ustadz dari pesantren temboro Magetan dan
2 orang dari alumnus pondok gontor darussalam dan yang lainnya ada
yang berlatar belakang PNS.
Lantas … pertanyaan saya…. kenapa kelompok jamaah tablig dicap
sebagai kelompok dai yang tidak berilmu, apakah habib sudah pernah
tabayun atau sudah pernah da^wah bersama mereka ? sehingga habib
menyimpulkan demikian. Bukankah suatu perbuatan dosa , apabila
kita menyatakan sesuatu dari apa yang kita dengar saja ?

Oh ya… pernah juga saya bertemu dengan salah seorang jemaah
Tablig yang sedang itikaf ,yang ternyata adalah seorang ustadz /
guru pesantren Hafiz quran Al Karomah : Ust. JUHDI di Martapura
Kalsel. Kalau untuk konfirmasi habib bisa menghubungi ustadz tsb
untuk tabayun…… bahkan sewaktu saya mengikuti ceramahnya
dikampus, salah seorang pembicaranya seorang habib dari JKt, cuman
saya namanya lupa. Apa kelompok jamaah tablig masih dikatakan
tidak berlimu bib?

Oh ya… untuk agar masalah ini jelas dan tidak menimbulkan ghibah
apalagi fitnah… saya sarankan ( maaf ya ) agar habib bisa
silaturahmi dengan jamaah tablig. Katanya sih dijakarta ,pusat
kegiataannya ada mesjid kebon jeruk…..

Wassalam
Semoga bermanfaat

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/01/16 16:55 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan Rahmat dan keridhoan Nya semoga selalu menerangi hari
hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan, maaf barangkali kalau ada salah ucap dari
tanggapan saya atas jamaah tabligh, bukan merupakan fitnah atau
kecaman, dan bukan mereka itu kesemuanya tak berilmu, banyak
diantara para ulama dan fuqaha yg mengikuti jamaah tabligh dan
khuruj,
namun secara program keseluruhannya, jamaah tablig mengajak orang
orang untuk berdakwah, dan kebanyakan dari kelompok mereka yg baru
bertobat, hal ini sangat baik bagi personil tabligh itu sendiri,
namun acapkali merusak pemahaman masyarakat, karena masyarakat
banyak bertanya hukum2 kepada mereka dan mereka memberikan jawaban
yg tidak benar.

Dan salah satu dari program jamaah tabligh adalah tidak terpaku
pada madzhab, hal ini baik maksudnya, karena demi persaudaraan
muslimin antara mereka, namun buruk dampaknya bila dilakukan oleh
orang yg kurang berilmu, mereka akan bercampur baur antara
pemahaman syiah, sunnah, al irsyad, sufi dll hingga muncullah
bentuk pemahaman yg tak menentu, mereka tidak mau mengacu kepada
ulama syafii, karena tak mau fanatik madzhab, padahal justru hal
yg benar adalah berpegang pada satu madzhab namun menghargai
madzhab lainnya,

Kebanyakan dari jamaah tabligh masuk ke masjid yg bermadzhab
syafii, mengimami shalat dan tak mengucap basmalah, atau mengimami
subuh dan tak berqunut, maka ini justru meresahkan masyarakat,
memang betul hal hal seperti ini adalah ikhtilaf furu?iyah, tapi
tidak sepantasnya dilakukan dihadapan masyarakat awam hingga
mereka bingung mana sih yg benar?, karena dakwah bukan sembarang
menasihati, namun butuh uslub (metode) yg jelas dan menyesuaikan
diri dg keadaan masyarakat setempat.

Saudaraku saya bukan memfitnah, belasan masjid yg mengadukan hal
ini, dan saya mengenal jamaah tabligh bukan hanya di Indonesia,
namun sejak saya menuntut ilmu di Yaman saya telah jumpa dg
mereka, sejak th 1994 kami bergaul akrab dg mereka, Guru saya pun
berpendapat sama dg yg saya sampaikan, bahwa jamaah tabligh
mempunyai celah yg perlu diperbaiki, yaitu keterbatasan ilmu
syariah dari personilnya, karena personilnya bukan ratusan, tapi
jutaan, bahkan di Yaman kebanyakan jamaah tabligh terpengaruh
faham Ibn Abdulwahhab yg memusyrikkan muslimin yg tawassul dlsb,
dan sebagian di Indonesia pun demikian.

Guru saya banyak bergaul dan pernah khuruj dg jamaah Tabligh,
demikian pula ayah beliau, Al Allamah Alhabib Muhammad bin Salim
bin Hafidh, beliau pernah pula hadir ke Pakistan untuk menghadiri
ijtima? tahunan jamaah tabligh.
Saya pun pernah khuruj dg jamaah tabligh di Makasar, hingga
bersama sama ke Pinrang, mereka ramah, sopan dan mencintai sunnah,
namun itulah barangkali ada kekurangannya, yaitu keterbatasan ilmu
dari sebagian besar personilnya, hingga tercampurnya banyak
pemahaman.

Saya sesekali tak mengatakan bahwa mereka ini sesat, mereka ini
mencintai sunnah, programnya adalah menegakkan sunnah, maksudnya
adalah dakwah semata, dan dasar utamanya adalah sufi, namun ada
beberapa hal yg perlu dikoreksi maka anda tak perlu merasa
tersinggung, bahkan saya berteman akrab dg jamaah tablig, salah
seorang teman seperguruan saya pun (Hb Soleh Al Jufri Solo) juga
anggota jamaah tabligh, pernah ke Pakistan, beliau sering khuruj
sekaligus untuk berdakwah pada jamaah tabligh agar mereka mau
berpegang pada satu madzhab dan jangan mencampurkan pemahaman satu
sama lain, dan mau mendalami syariah.

sekali lagi saudaraku, kritikan saya berniat membangun, dan saya
berteman dan akrab dg jamaah tabligh, dan saya sudah mengungkapkan
hal ini pd mereka dan mereka mengakuinya dan menerima nasihat dg
lapang dada

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

edy Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/01/17 09:50 Assalamualaikum wr
wb…….
Semoga Allah merahmati Habib dan saya………..

Habib…. pada saat saya membaca jawaban / tanggapan yang habib
berikan , saya merasa seolah-oleh saya telah menggurui habib….
saya mohon maaf Bib sekali lagi saya mohon maaf. Tidak ada niatan
dalam hati saya yang fakir ini untuk melakukan itu semua. Bagi
saya , habib adalah sosok yang agung dan pantas diteladani. Apa
yang habib sampaikan itu benar adanya……. karena memang tujuan
mereka untuk khuruj adalah untuk islah diri dan silaturahmi. Jadi
sebagian mereka memang orang yang baru mengenal islam walaupun
mereka muslim. Bimbingan,arahan dan doa dari para ustadz dan ulama
memang diperlukan untuk mendampingi mereka yang awam tentang
islam.
Saya sering membaca majalah dan diinternet , ada kelompok islam
tertentu yang sangat kejam dalam mensikapi jamaah -jamaah diluar
jamaahnya terutama jamaah tablig ini. tapi dengan jawaban habib
tersebut mudah-mudahan lebih banyak lagi yang tau tentang jamaah
tablig ini sehingga ukhuwah untuk saling mengingatkan dan
menguatkan antar sesama muslim dapat terwujud. Bukankah menggibah
saja sudah sangat menjijikan apalagi menyakiti hati sesama
muslim……
Habib….. saya mau nanya nih, bagaimana sih caranya supaya
kecintaan kepada Rasul Muhammmad saw dapat terasa dan terwujud
dalam hati dan hidup saya sehingga saya dapat mengamalkan /
mewujudkan sunah-sunahnya dalam kehidupan sehari-hari dirumah .
Misalnya sunah makan, tidur, siwak,berpakaian,menata rumah…..
dst
Habib….. bagaimana caranya supaya saya dapat menjadi murid Habib
? saya sudah lama punya niat.

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan mohon dimaafkan
kesalahan dan kekhilafan saya yang fakir ini ……

edy Mulawarman

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/01/18 06:31 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kemuliaan Muharram 1428H semoga selalu menerangi anda
dengan keridhoan sepanjang tahun,

Saudaraku yg kumuliakan, sungguh mulia sanubari anda yg selalu
ingin hidup luhur dengan sunnah Nabi saw, saudaraku yg kumuliakan,
dengan mencintai Nabi saw dan menjadikan beliau saw sebagai idola
maka anda akan mudah dan asyik pada semua sunnah beliau saw, bukan
lagi merasa berat, tapi tergila gila dg sunnah beliau saw, karena
anda mencintai Sang Pembawa sunnah.

Cara untuk menguatkan kecintaan adalah dengan membaca / mendengar
sejarah beliau saw, kelembutan beliau saw, kasih sayang beliau
saw, ini semua yg akan mendorong anda untuk asyik kepada sang Nabi
saw.

Saya sedang menulis buku tentang riwayat riwayat mulia atas Nabi
mulia ini saw, namun kesibukan saya membuat ini selalu tertunda
tunda.

Namun ada pula buku yg saya sarankan untuk dijadikan bacaan anda,
yaitu ?Syamailulmuhammadiyah? oleh Imam Tirmidziy, berupa kumpulan
hadits dan riwayat budi pekerti beliau saw, cara mandinya, cara
duduknya, cara berjalannya, cara bergaul dan tertawanya,
menyisirnya dan segala pribadi beliau saw.

Terjemahannya sudah beredar walaupun agak sulit didapatkan, bila
anda berkenan anda dapat memesannya di sekertariat kami dg
mengabarkan alamat anda, atau bila anda ingin boleh saya kirimkan
sebagai hadiah dari saya kepada anda.

Nah saudaraku, semoga dalam kesejahteraan selalu,

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

haitan Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/06/14 03:07 Assalamu ^alaikum
wr. wb.

Kami cukup lama berkenalan dengan usaha da^wah ini, dan kami
senang Al-ustadz telah berhubungan dengan teman-teman usaha da^wah
ini, dan bahkan telah bersama dengannya. Dan kami sangat senang
jika Al-ustadz dan juga teman-teman yang lain untuk mendorongnya
untuk mencari ilmu. Mudah-mudahan Allah swt memberikan kebaikan
untuk teman-teman semuanya.

Kita kaum muslimin saat ini sangat lemah, tidak hanya urusan
dunianya tetapi juga urusan agamanya sendiri. Kita bisa bayangkan
jika sudah mahasiswa belum pernah sholat lima waktu, bahkan
mungkin tidak dapat membaca Al-quran. Sesuatu yang memilukan bagi
kita semua. Di pinggir masjid, sedang minum yang tidak bermanfaat.
Sesuatu yang memilukan kita, sehingga tidak heran kalau Nabi kita,
Nabi Muhammad SAW, berucap dengan kata yang penuh dengan kasih
sayangnya, Ummati … Ummati … Dan Allah swt yang maha pencipta,
dengan sangat lugas dan jelas menjelaskan karakter beliau sebagai
orang yang penuh dengan harapan kepada kita semua untuk beriman

Dengan adanya Ulama, Ustadz, seperti Al-Ustadz Munzir, dan juga
teman-teman yang lainnya, kami berharap mudah-mudahan Ummat Islam
ini dapat kembali ke dalam pangkuan agama Islam ini.

Apakah kita tidak risau, jika ada dua orang muda-mudi saling
berpelukan di keramaian? Tetapi hal ini terjadi di Jakarta,
dimana-mana tempat. Apakah kita juga tidak risau, jika banyak
orang yang tidak sholat dikarenakan sibuk urusan dunia. Tetapi hal
ini juga terjadi di kota-kota besar. Sehingga dengan adanya
majelis ta^lim yang sedang diusahakan atau juga disebarkan,
mudah-mudahan banyak kembali kaum muslimin yang kembali.

Dan kita dorong kaum muslimin untuk belajar lagi dan lagi, sampai
tidak ada lagi. Mudah-mudahan kita juga mau belajar, masih panjang
perjalanan itu. Teman-teman yang berkeinginan belajar dengan Pak
Ustadz Kita, Habib Munzir, jangan lupa untuk menyebarkannya kepada
yang lain, hari ini kesempatan kita, hari esok kesempatan teman
kita, sehingga dengan saling belajar dan mengajar, maka keharuman
Islam akan sampai ke semua orang, dan juga sampai ke rumah-rumah
yang sekarang kosong dari agama.

Wassalamu ^alaikum wr. wb.
Mohamad Haitan R.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:menyikapi jamaah tabligh – 2007/06/14 18:08
Baarakallahufiikum.. semoga Limpahan keberkahan Nya swt selalu
tercurah pada anda dan keluarga.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=1793

© http://carauntuk.com/menyikapi-jamaah-tabligh

Sponsor 2

Leave a Reply