sub gratis!

sub gratis!

hosting mantap!

wanendi Menghalangi pakaian yang berderai.. – 2008/07/06 00:41
Assalamualaikum wr wb..
Yang sangat saya muliakan Tuan Guru
Yang sangat saya cintai dan saya sayangi para pengelola website MR
dan seluruh jamaah Majelis…
Dan Kaum Muslimin dan Muslimat …
semoga Allah…. Tuhan Yang maha Tinggi melimpahkan kesejahteraan
dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kita Baginda syaidina
Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam
buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala macam
hajat, tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah, dicurahkan
rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan
keselamatan yang sempurna itu semoga Engkau ya Allah Robba jibril
wa Mikail wa Isrofil fatros samawati wal adr..melimpahkannya juga
kepada para keluarga dan sahabatnya, para Aulia kami, para Kadi
kami, para habaib kami, pada kedua orang tuan kami, pada para
jamaah pemuja Keagungan MU ya ALLAh secara lahir dan Batih, Dunia
dan akhirat di dalam setiap kedipan mata dan hembusan nafas,
bahkan sebanyak pengetahuan hitungan yang Engkau miliki , Ya Tuhan
semesta alam penguasa semesta alam Amin

Tuan Gur yang di Muliakan Allah SWT… Amin
Siang ini saya sholat zuhur disebuh Masjid di daerah Bogor…
Selepas mengambil wudhuk pada waktu ingin memasuki masjid sembari
merapihkan pakaian….
pada saat merapi kan celana yang saya kenakan… teringat oleh
saya sebuh hadis….
bahwa Baginda Rasulullah SAW bersabda ” janganlah engkau
menghalangi pakaian mu yang berderai…”

dan hadis lainnya yang pernah pula saya baca bahwa kita tidak
dibenarkan untuk menutupi mata kaki kita pada waktu kita
menunaikan sholat….

saya serba bingung ya Tuan Guru…
Celana panjang saya seddikit kepanjangan dan ukurannya tidak di
atas mata kami….

bagaimana seharusnya yang haru saya lakukan… mengulung celana
saya sehingga berada di atas mata kaki ( sedangkan saya dilarang
untuk menghalangi pakaian saya yang berderai…) atau bagai mana
ya Tuan Guru…

Saya sangat bungung sekali( untuk saat ini saya hanya
menggulungnya dengan rapih dengan niat semoga Allah memaklumi akan
keadaan ilmu dan iman yang saya miliki….amin)… sebenarnya
pertanyaan ini sudah lama saya simpan tetapi baru inilah sempat
saya tanyakan….

Mohon Bimbingannya Tuan Guru…

Wassalamualaikum Wr Wb

ttd
Muhammad Efendi

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:Menghalangi pakaian yang berderai.. – 2008/07/06 01:40
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang
berhubungan dengan hukum memanjangkan kain/celana saat shalat yang
sudah ada di forum :

Isbal (tidak membuat pakaian menjela/memanjang dibawah mata kaki)
adalah sunnah Rasul saw dalam sholat dan diluar shalat,

Rasul saw bersabda : “Barangsiapa yg menyeret nyeret pakaiannya
(menjela pakaiannya/jubahnya krn sombong maka Allah tidak akan
melihatnya dihari kiamat (murka)” lalu berkata Abubakar shiddiq ra
: Wahai Rasulullah…, pakaianku menjela.., maka berkata Rasul saw
: “Sungguh kau memperbuat itu bukan karena sombong” (Shahih
Bukhari Bab Manaqib).

berkata AL Hafidh Imam Ibn Hajar mengenai syarah hadits ini :
“kesaksian Nabi saw menafikan makruh perbuatan itu pada ABubakar
ra” (Fathul Baari bisyarh shahih Bukhari Bab Manaqib).

jelaslah sudah bahwa perbuatan itu tidak makruh apalagi haram,
kecuali jika diperbuat karena sombong,
dimasa itu bisa dibedakan antara orang kaya dg orang miskin adalah
dilihat dari bajunya, baju para buruh dan fuqara adah pendek
hingga bawah lutut diatas matakaki, karena mereka pekerja, tak mau
pakaiannya terkena debu saat bekerja,

dan para orang kaya dan bangsawan memanjangkan jubahnya menjela
ketanah, karena mereka selalu berjalan diatas permadani dan
kereta, jarang menginjak tanah,

maka jadilah semacam hal yg bergengsi, memakai pakaian panjang
demi memamerkan kekayaannya, dan itu tak terjadi lagi masa kini,
orang kaya dan miskin sama saja, tak bisa dibedakan dengan pakaian
yg menjela.

jelas dibuktikan dengan riwayat shahih Bukhari diatas, bahwa
terang2an abubakar shiddiq ra berpakaian spt itu tanpa sengaja,
namun Rasul saw menjawab : “Kau berbuat itu bukan karena sombong”

berarti yg dilarang adalah jika karena sombong.
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=103&lang=id#103

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=16196

© http://carauntuk.com/menghalangi-pakaian-yang-berderai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here