Homeforum.majelisrasulullah.orgmengenai status muhrim istri. Apakah muhrim atau tidak ?

mengenai status muhrim istri. Apakah muhrim atau tidak ?

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 134 views share

aku81 Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/09 22:51 Ass wr wb,

Bib, terimakasih banyak atas semua pertanyaan-pertanyaan saya yang
telah dijawab oleh Habib, semoga habib selalu mendapatkan cahaya
Ilmu dariNya.
Bib ada satu hal yang mengganjal buat saya, yaitu mengenai status
muhrim istri.
Apakah muhrim atau tidak ?
Jika tidak, mengapa ? Mohon penjelasan dalil2 shahihnya bib.
terimakasih

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/10 12:44 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kebahagiaan dan rahmat Nya swt semoga selalu tercurah
pada anda dan keluarga,

saudaraku yg kumuliakan,
Muhrim adalah yg kita boleh berjumpa bebas dengannya tanpa perlu
jilbab atau pakaian tertutup, boleh jumpa misalnya dengan celana
pendek, atau pakaian bebas lainnya, dan bila bersentuhan tak batal
wudhu, dan haram menikah dengan mereka.

yaitu wanita yg muhrim adalah :
dari keluarga darah daging sendiri
1. Ibu
2. nenek (ibu dari ibu dan ibu dari ayah) seterusnya
3. putri kandung
4. cucu (putri anak lelaki atau putri anak perempuan) dst.
5. saudara kandung
6. saudara perempuan (saudari kandung, saudari seayah dan saudari
seibu)
7. bibi (saudari ayah atau saudari ibu)
8. keponakan (putri dari saudara lelaki dan putri dari saudara
perempuan)

dari periparan
1. mertua (ibu dari istri)
2. putri dari istri
3. menantu (istri dari putra)
4. Istri dari ayah (ibu tiri)

dari persusuan
1. wanita yg disusui istri (anak suson)
2. saudari sepersusuan (wanita yg menyusui dari wnaita yg menyusui
kita)
3. ibu suson (wanita yg menyusui kita)
4. wanita yg menyusui istri kita dimasa kecil (mertua suson)

nah.. demikianlah mereka mereka yg menjadi muhrim kita (QS Annisa
23).

Istri bukanlah muhrim dalam hal ini, namun istri adalah pasangan
hidup kita yg telah Allah halalkan bagi kita untuk mengumpulinya,
dan hal ini tak dibenarkan diperbuat pada muhrim kita.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

aku81 Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/10 20:46 Ass wr wb

Terimakasih banyak atas jawaban nya bib,
Berarti dari penjelasan tersebut apabila kita menyentuh istri
dalam keadaaan ber wudhu maka batal wudhu kita ?
Apakah kondisi itu sama pada saat kita melakukan ibadah haji di
Makkah ? atau ada petunjuk lain mengenai hal ini.

Demikian terimakasih, Semoga Habib selalu diberikan keberkahan
usia dan cinta Allah selalu menyertai

Wassalam,

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/11 10:44 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya agung malam malam terakhir ramadhan semoga selalu menerangi
hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
demikian dalam madzhab syafii, bersentuhan dengan istri
membatalkan wudhu.

mengenai saat Ihram, anda dapat memilih dua hal.
1. dalam madzhab syafii ada pendapat jika merupakan darurat maka
bersentuhan dengan wanita non muhrim tidak batal wudhu, misalnya
seperti di tempat tandus yg sulit air, hingga butuh jarak jauh
untuk mengambil air, maka tak perlu dipaksakan untuk berwudhu
setiap bersentuhan dengan istrinya/suaminya, pendapat ini juga
dalam madzhab syafii.

2. boleh anda mengikuti madzhab setempat, karena kita boleh saja
mengikuti madzhab lain jika masyarakat setempat ridak semadzhab
dengan kita, sebaiknya kita mengikuti madzhab mereka, karena
berkeras diri untuk tetap pada madzhab kita ditempat orang yg
mayoritas bermadzhab lain adalah bukan hal yg terpuji.

namun tentunya selama mereka dalam madzhab ahlussunnah waljamaah,
yaitu 4 madzhab besar

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

nurman1980 Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/18 00:02 munzir tulis:
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kebahagiaan dan rahmat Nya swt semoga selalu tercurah
pada anda dan keluarga,

saudaraku yg kumuliakan,
Muhrim adalah yg kita boleh berjumpa bebas dengannya tanpa perlu
jilbab atau pakaian tertutup, boleh jumpa misalnya dengan celana
pendek, atau pakaian bebas lainnya, dan bila bersentuhan tak batal
wudhu, dan haram menikah dengan mereka.

yaitu wanita yg muhrim adalah :
dari keluarga darah daging sendiri
1. Ibu
2. nenek (ibu dari ibu dan ibu dari ayah) seterusnya
3. putri kandung
4. cucu (putri anak lelaki atau putri anak perempuan) dst.
5. saudara kandung
6. saudara perempuan (saudari kandung, saudari seayah dan saudari
seibu)
7. bibi (saudari ayah atau saudari ibu)
8. keponakan (putri dari saudara lelaki dan putri dari saudara
perempuan)

dari periparan
1. mertua (ibu dari istri)
2. putri dari istri
3. menantu (istri dari putra)
4. Istri dari ayah (ibu tiri)

dari persusuan
1. wanita yg disusui istri (anak suson)
2. saudari sepersusuan (wanita yg menyusui dari wnaita yg menyusui
kita)
3. ibu suson (wanita yg menyusui kita)
4. wanita yg menyusui istri kita dimasa kecil (mertua suson)

nah.. demikianlah mereka mereka yg menjadi muhrim kita (QS Annisa
23).

Istri bukanlah muhrim dalam hal ini, namun istri adalah pasangan
hidup kita yg telah Allah halalkan bagi kita untuk mengumpulinya,
dan hal ini tak dibenarkan diperbuat pada muhrim kita.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Assalamualaikum,

Jadi ibu tiri tidak batal wudhu bila kita bersentuhan?? meski kita
tidak disusuinya??

Syukron

Wassalamualaikum.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

admin Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/19 02:49 nurman1980 tulis:
Jadi ibu tiri tidak batal wudhu bila kita bersentuhan?? meski kita
tidak disusuinya??

walaikumsalam wr wb,
Pertanyaan antum sudah pernah dibahas oleh Habib Munzir, bahwa ibu
tiri tidak batal wudhu bila kita bersentuhan. Berikut kutipan
jawaban beliau:

saudaraku yg kumuliakan,
yaitu wanita yg muhrim adalah :
dari periparan
1. mertua (ibu dari istri)
2. putri dari istri
3. menantu (istri dari putra)
4. Istri dari ayah (ibu tiri)

Berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=4361&lang=en#4361

salam..
-admin-

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Istri, Muhrim atau Bukan ? – 2007/10/29 23:39 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan kebahagiaan semoga selalu menyelimuti hari hari anda

Saudaraku yg kumuliakan,
beribu maaf selama 10 hari saya tidak online hingga tak bisa
menjawab pertanyaan anda

jika yg anda maksud ibu tiri adalah istri dari ayah kandung anda
yg bukan ibu kandung anda, maka ia muhrim dengan anda jika sudah
ada hubungan badan antara ayah dan ibu tiri tsb,

penjelasannya seperti ini :
seorang pria mempunyai anak, lalu ia menikah dengan seorang
wanita, nah.. setelah akad nikah, lalu pria ini wafat atau
mencerai wanita itu sebelum mengumpulinya, maka wanita itu tetap
bukan muhrim kepada anak pria tsb walaupun sudah akad nikah, namun
jika pria itu sudah mengumpulinya maka wanita itu menjadi muhrim
dg anak pria tsb.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=8501

© http://carauntuk.com/mengenai-status-muhrim-istri-apakah-muhrim-atau-tidak

Sponsor 2

Leave a Reply