Homeforum.majelisrasulullah.orgmengenai keberadaan Allah arsip 2006

mengenai keberadaan Allah arsip 2006

forum.majelisrasulullah.org Comments Off on mengenai keberadaan Allah arsip 2006 0 likes 348 views share

Lufthan Keberadaan Allah – 2006/01/19 00:17 Assalamu^alaikum Wr. Wb.

Habib tolong berikan penjelasan kepada saya mengenai keberadaan
Allah. Di Al-Quran saya baca Allah bersemayam di atas ^Arsy yang
berada di atas air, maksudnya bagaimana?
Tapi guru ngaji saya yang juga mursyid mengatakan Allah itu tidak
menempati ruang dan waktu.

Tolong jelaskan kepada saya.

Jazakumullah khairon katsiro

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/01/20 13:54 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Mengenai ayat tersebut, merupakan ayat mutasyabih yg tidak mungkin
kita tafsirkan secara harfiyah, karena bila kita tafsirkan secara
harfiyyah maka kita terjebak pd Tasybih bilkhalq, (penyerupaan/
kesamaan dg makhluk).

Sebagaimana ucapan mursyid anda adalah benar, bahwa Allah swt
tidak menempati ruang dan waktu, karena bila Dia Allah menempati
ruang dan waktu maka Dia terbatas dengan ruang dan waktu,
sedangkan Dia lah yg Maha Menciptakan waktu dan ruang, Dia Allah
Maha Suci dari segala persamaan dg makhluk, tidak membutuhkan
ruang dan waktu, dan Maha Menggenggam ruang dan waktu, bila dia
berada di ruang atau waktu, maka dimana Dia sebelum terciptanya
ruang dan waktu?

Sebagaimana pd surat Alfath ayat 10 : ?Sungguh orang orang yg
berbai?at kepadamu sungguh mereka itu berbai?at kepada Allah,
Tangan Allah diatas tangan mereka?.
Apakah makna ayat ini bahwa ada Tangan besar turun dari langit
menggenggam tangan sahabat?, dan bahwa makna tangan disini adalah
Pertolongan, sebagaimana makna ?tangan? dalam bahasa arab ada dua
makna :

1. bermakna suatu angota tubuh yg terangkai dari daging, tulang,
darah, membutuhkan aliran darah dan oksigen yg berarti membutuhkan
makan dan minum, berkeringat, membutuhkan jantung, membutuhkan
paru paru, dan sisa sisa oksigen dan sel sel mati akan dibuang
dengan saluran saluran darah menuju air seni atau buang air besar.

2. bermakna kemuliaan, kekuasaan, pertolongan, kedermawanan,
sebagaimana contoh kalimat : Baghdad ditangan raja.

Manakah makna yg pantas untuk ayat diatas?, ?TANGAN ALLAH DIATAS
TANGAN MEREKA?. Semua orang yg berakal akan mengatakan pd makna yg
kedua, yaitu pertolongan Allah, kedermawanan Allah.

Demikian pula pd ayat ?DAN SINGGASANANYA ADALAH DIATAS AIR?,
bukanlah berarti Dia berkecambah diatas air sebagaimana makhluk,
tetapi Dia bersinggasana diatas sumber kehidupan (AIR),
sebagaimana firman Nya : ?DAN KAMI JADIKAN DARI AIR SEGALA SESUATU
ITU HIDUP?.

Jelasnya bahwa Dia Menguasai segala Kehidupan, Dialah yg
meminjamkan dan mencabutnya, dan Dia pula Yang Maha Memiliki
Kehidupan, Dia pula Yang Maha Hidup dan Abadi.

Sebagaimana contoh kalimat : Raja itu bersinggasana diatas
pedang?, berarti Raja itu adalah raja yg kejam, karena Pedang
melambangkan kekejaman dan kekejian, bukanlah berarti singgasana
sang raja terbuat dari pedang…

Namun sekelompok madzhab sempalan yg muncul diabad ke 20 ini
mengatakan bahwa Dia Allah swt betul betul bersinggasana diatas
Air.
Maha Suci Allah dari kebodohan mereka, ?MAHA SUCI TUHAN MU, TUHAN
YG MAHA MULIA DARIPADA APA APA YG MEREKA SIFATKAN..?

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

handlight Re:Keberadaan Allah – 2006/01/23 21:43 Assalamu ^alayku wr. wb.
Saya hanya ingin menambahkan sedikit. Kita ummat Islam adalah
ummat yang berakal. maka janganlah kita berfikir sebagaimana anak
kecil berfikir. Dalam Injil Barnabas diceritakan bahwa salah satu
murid nabi Isa bertanya, “Bagaimana Allah tidak berputra,
sedangkan Dia Bapak kita?” Maka nabi Isa menjawab dengan bijak,
“Janganlah kamu menanggapi amtsal para nabi secara harfiah.”
Ketika kecil, kita sering diajarkan bahwa surga itu di bawah
telapak kaki ibu. Fikiran kita yang masih polos tanpa filter waktu
itu mungkin mengira bahwa surga itu benar-benar berada di bawah
telapak kaki ibu. Tapi kini kita mengerti bahwa itu adalah sebuah
kata-kata puitis. Jika Anda mendengarkan syair-syair para penyair,
mungkin Anda akan menganggap mereka itu telah kafir disebabkan
syair-syai yang Anda pahami secara salah. Maka jangan menanggapi
syair-syair itu secara harfiah. Dan Allah punya cara untuk
mengekspresikan Diri-Nya. Jika Anda tidak memahami maksudnya, maka
imanilah akan ayat tersebut, adapun bagaimana-bagaimananya, tidak
usah kita fikirkan dan jangan kita tanyakan. Misalnya Allah
beristiwa di atas arsy. Berimanlah akan ayat yang menybutkan sifat
Allah itu, jangan Anda katakan bahwa itu ayat palsu. tetapi jangan
Anda fikirkan bagaimana Allah beristiwa di atas arsy.
Mungkin peristiwa tanya jawab antara Imam Malik dan salah satu
muridnya bisa menjadi pelajaran. Jadi tidak perlu kita memikirkan
bagaimana yang dimaksud ^Allah beristiwa di atas arsy^. Tetapi
imanlah bahwa Allah telah menyifati Diri-Nya demikian.
Mohon maaf jika ada kesalahan.
Wassalamu ^alaykum wr. wb.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/01/24 10:49 banyak saudara saudara kita
yg terjebak dalam perangkap kebodohan dengan mengorek makna ayat
ayat mutasyabihat, yg maknanya jauh berlainan dari makna
dhohirnya, bahkan sebaliknya dari kalimat, sebagaimana Firman
Allah swt : “SUNGGUH ALLAH ITU TIDAK MALU UNTUK MEMBERIKAN
PERUMPAMAAN DARI SEEKOR NYAMUK DAN APA APA YG DIATASNYA, .. (QS
Albaqarah -26)

perhatikan makna ayat yg saya pertebal diatas dan digaris bawahi,
diatas baik baik.. coba anda fikirkan dengan seksama, apa makna
ayat ini?, bahwa Allah itu tak malu memberikan perumpamaan dari
seekor nyamuk dan yg diatasnya..

apa makna kata “DIATASNYA”….?, maksudnya adalah yg lebih kecil
dari nyamuk, maka kalimat DIATASNYA, pd makna ayat ini adalah
dibawah / lebih kecil lagi dari nyamuk, maka makna kata ATAS
maknanya adalah BAWAH. demikian dalam ayat ini, bahwa Allah tak
malu memberika perumpamaan dari seekor nyamuk dan yg lebih kecil
lagi.., yaitu yg dibawah nyamuk.

maka betapa dalamnya samudera Alqur^an, bahwa kalimat atas bisa
bermakna bawah, dan masih banyak lagi ayat ayat lain, dan tiadalah
Alqur^an bisa ditafsir semaunya dengan pemahaman yg dangkal, namun
harus dengan melihat Takhirj, Asbabunnuzul, Bayanulhadits dan
istifsarulmufassirin, apalagi untuk berbicara masalah sifat dan
Keberadaan Allah.

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Lufthan Re:Keberadaan Allah – 2006/02/02 00:07 Assalamu^alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas jawabannya.
Sebenarnya selama saya belajar agama saya belum pernah
mempertanyakan hal yg demikian. Namun setelah masuk kuliah baru
saya mendapatkan pertanyaan2 seperti itu dari liqo^2 yg saya ikuti
di kampus.

Sebenarnya guru saya juga melarang saya untuk mengikuti liqo^
seperti itu, tapi saya hanya coba2 mencari tahu sekaligus untuk
menambah ilmu. Perlu habib ketahui bahwa liqo^ itu diasuh oleh
senior2 di kampus bahkan ada yg tidak mau diketahui profilnya
secara lengkap. Mereka beranggapan bahwa, yg penting itu apa yg
disampaikan, bukan siapa yg menyampaikan.
Dalam menyampaikan materi mereka hanya bermodal Al Qur^an terjemah
saja. Mereka bilang menafsirkan Al Qur^an itu harus dengan Al
Qur^an itu sendiri. Ketika saya tanya siapa guru mereka, mereka
tidak mau memberitahu.
Bagaimana menurut habib? Apa saya boleh tetap mengikutinya, atau
saya harus berhenti saja?

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/02/02 04:06 Alaikumsalam Warahmatullah
wabarakatuh.

he…he..he… kasihan mereka itu, dungu dengan kegelapan
pemahaman,

kalau kita mendapat surat dari seorang Raja, dibawa oleh
utusannya, dan kita tak faham maknanya, apakah kita bertanya pd
surat itu sendiri, atau pada utusannya?,

Alqur^an tak terbang dari langit langsung kepangkuan mereka, tapi
melewati sang Nabi saw, mengapa?, kenapa Allah tak langsung saja
membuatnya tertulis di gunung gunung misalnya, atau tertulis di
langit?, Allah justru menurunkannya lewat seorang utusan, dengan
maksud bila kita tak memahaminya kita akan bertanya pada
utusannya, demikian para sahabat, mereka bertanya pd Rasul saw
mengenai makna ayat2 Alqur^an, lalu para tabi^in bertanya pada
sahabat, demikian seterusnya..

kitab Alqur^an ini belum ada di zaman Rasul saw, masih tertulis di
kulit onta, ditembok, tertulis sebagian dan terpecah2 ditangan
sahabat, beberapa diantara mereka masing masing ada yg menulisnya,
dan di hafalan sahabat, lalu pada Zaman Khilafah Usman bin Affan
ra, beliau memerintahkan agar mengumpulkan seluruh catatan yg ada,
dan seluruh sahabat yg menghafal alqur^an, semua berkumpul dan
membukukan Alqur^an, lalu seluruh catatan lain dibakar dan
dimusnahkan agar tak terjadi perbedaan pendapat kelak, maka
Alqur^an itu pun disebut Mushhaf Ustmaniy.
(Al Itqan- Imam Assuyuthiy)

mereka ingin memahami Alqur^an dari Alqur^an?, mungkin mereka
merasa lebih mulia dari para sahabat, hingga tak perlu bertanya pd
siapapun..

he..he..he.. baiknya anda menjauh dari mereka, doakan saja semoga
mereka mendapat hidayah, atau hadapi mereka dengan hujjah dan
dalil bila anda mampu..

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Lufthan Re:Keberadaan Allah – 2006/02/03 23:08 Assalamu^alaikum wr. Wb.

Wah…saya sangat berterima kasih nih sama Habib, sebenarnya saya
sudah lama bingung mengenai masalah ini. Tapi insya Allah saya
hanya bisa do^akan mereka saja, kalau beradu argumen saya belum
mampu. Mudah2an mereka sadar. Beginilah Bib keadaannya kalau hanya
ada sedikit ulama di Medan.

Oh ya Bib, di Medan ada gak majelis ta^lim yg dipimpin habaib?
Kalau ada tolong berikan alamatnya ya Bib.

Jazakumullah khairan katsiro…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/02/04 03:29 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Semoga keberadaan anda disana selalu dalam lindungan ilahi, dan
selalu dalam curahan Rahmat Nya swt,

mengenai wilayah medan, ada rencana saya akan membuka majelis
bulanan, yaitu berupa cabang majelis Rasulullah saw, namun hingga
kini masih belum ada titik terang disebabkan kesibukan jadwal
jakarta dan sekitarnya.

selama ini saya belum dapat menjelaskan dimana tepatnya majelis
taklim yg dipimpin oleh habaib disana, namun baiknya anda merajuk
kpd salah seorang Alumni Rubat Tarim, yaitu Hb Husein Alatas, no
hp beliau : 0812 600 8410.

demikian informasi yg saya dapatkan dari teman saya Sayid Haikal
Alkaff,
dan Sayyid Husein Alatas itu adalah teman beliau yg pernah sama
sama mengajar di Majelis Taklim Babul Khairat di Jalan Ayahanda gg
Rantang, Medan, yg sementara ini masih terhenti.

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

SyababApus1a Re:Keberadaan Allah – 2006/04/20 04:57 Assalamualaikum wr.wb

Syukur Alhamdulillah, Semoga forum ini slalu memdapatkan
kebanggaan, kecintaan dan dan limpahan rahmat dari Allah
Jallajalaluh.

Bib saya juga mau bertanya, kalau saudara kita Lufthan di Medan,
mengenai Liqo^at yang ada di kampus. Begitu juga saya, waktu
baru mulai masuk kuliah saya ditawarkan untuk mengikuti model
liqo^at yang semacam itu. akan tetapi saya sudah tidak
mengikutinya lagi karena saya pikir bahwa Pertama, kalau mengaji
itu harus di dampingi oleh seorang guru. Kedua,diperlukan
beberapa disiplin ilmu untuk dapat mengartikan Al qur^an. dan
satu lagi berbeda dengan ajaran orang tua-tua dulu yang berfaham
ahlisunnah waljama^ah.

Di kampus saya, ada juga organisasi nya yang tegabung sebagai
organisasi ISLAM di kampus, akan tetapi yang banyak di dalam nya
adalah kalangan “mereka”. sedangkan di dalam organisasinya ada
tidak hanya kalangan mereka akan tetapi banyak juga mereka yang
membawa faham-faham baru yang bermacam-macam. dan berhubung itu
adalah satu2 nya organisasi ISLAM di kampus, saya masuk di
dalamnya. sedangkan mereka tidak mau mengadakan maulid Nabi saja
mreka enggan entah atasdasar apa mereka enggan?. bagaimana
tindakan saya Bib? apakah saya melakukan hal yang sama dengan
saudara kita Lufthan agar saya meninggalkan jauh jauh dari
organisasi nya tau adakah solusi lainya?

Sebelum dan sesudahnya
Jazakumullah khairan katsira…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/04/22 09:58 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh

Curahan kelembutan Nya semoga selalu menaungi anda dan keluarga,

mengenai kelompok yg terkena wabah kesesatan ini, ada dua cara
kita menghadapinya,
1. Hadapi mereka dengan Hujjah Naqli dan Aqli
Naqli maksudnya dengan ayat dan hadits, Aqli adalah logika.
namun bila anda kesulitan mendapatkan hujjah ayat dan dalil, juga
Aqli, saya Insya Allah akan membantu anda, boleh ke website ini
atau ke email pribadi saya : munziralmusawa@yahoo.com

2. menjauh dari mereka dengan tujuan menjauhkan tercemar atau
tertular dg benih benih pemahaman sesat ini.

saya akan selalu mendoakan anda, rileks saja menghadapi mereka,
tidak usah emosi, mereka adalah saudara saudara kita yg buta,
perlu dikasihani dan cermat, maka perlu dibimbing dan kalau mampu
diobati agar dapat melihat kembali.
wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Lufthan Re:Keberadaan Allah – 2006/04/23 23:36 Assalamu^alaikum Wr. Wb.

semoga Allah senantiasa mencurahkan rahmatNya kepada umat
Rasulullah Muhammad SAW yg setia mengamalkan sunahnya.

Kepada saudara Syabab saya ucapkan salam kenal. Mengenai masalah
yg kita hadapin sekarang ini di organisasi kampus kita haruslah
kita hadapi dengan bijak dan hati2. Karena syaithan senantiasa
menghembuskan godaan dan fitnah2nya ke dalam hati kita, sehingga
akan timbul perasaan benci kepada saudara2 kita itu, yg bisa
merusak ukhuwah islamiyah. Syaithan akan mmbisikkan bahwa kita lah
yg paling benar dan mereka itu salah dan sesat, dan berujung
kepada pengkafiran terhadap saudara kita itu.

Coba pikirkan, bagaimana kalau masalah tsb terdengar oleh teman2
muslim lain di luar organisasi Islam yg kita ikuti, padahal mereka
itu masih jauh dari agama. Mereka akan menjadi semakin bingung
akan ajaran Islam itu sendiri, dan akhirnya mereka menjadi semakin
apatis dan semakin jauh dari agama.

Karena itu dengarkanlah nasihat dari Habib Munzir dan orang2
sholeh lainnya yg arif dalam menyikapi masalah perbedaan dalam
Islam. Jagalah tingkahlaku hati kita, jgn sampai mentakfirkan
saudara kita secara sembarangan.

O ya , mengenai masalah maulid, tawasul, tabarruk dlsb, saya
usulkan antum untuk membeli buku “Mana Dalilinya” oleh Habib Novel
bin Muhammad Alaydrus. Kalo berminat hubungi aja redaksi Majalah
Alkisah di (021)2306188. Alhamdulillah, di dalam buku itu banyak
dalil2 yg jelas mengenai masalah2 tsb.

Kepada habib Munzir, saya mohon bimbingannya dan koreksi jika ada
kata2 saya yg salah.
Jazakumullah….

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/04/24 21:02 Na^m… baarakallahufiikum

Insya Allah akan saya tampilkan dalam waktu dekat mengenai masalah
Tawassul, Tabarruk, Istighatsah dll pada Halaman Depan website ini

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Alf Re:Keberadaan Allah – 2006/04/25 22:56 munzir tulis:
Na^m… baarakallahufiikum

Insya Allah akan saya tampilkan dalam waktu dekat mengenai masalah
Tawassul, Tabarruk, Istighatsah dll pada Halaman Depan website ini

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Keberadaan Allah – 2006/05/04 13:16 untuk saudara alf.
SUDAH SAYA TAMPILKAN.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=302

© http://carauntuk.com/mengenai-keberadaan-allah-arsip-2006