Homeforum.majelisrasulullah.orgKode Babi Pada Makanan

Kode Babi Pada Makanan

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 29 views share

nurcholis Kode Babi Pada Makanan – 2007/09/25 20:37 Semoga Bermanfaat

************-*********-*********-*********-*********-*********-***
KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS

Assalamu alaikum

Oleh Dr.M. Anjad Khan

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai
pegawai di
Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya, mencatat
semua merk barang, makanan & obat-obatan

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran,
bahan-bahan
produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis
dan
Shaikh
Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai
macam
bahan
makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut
dituliskan dengan
istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam
bentuk
matematis
seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia
penasaran lalu
menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang
berwenang dalam
bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan
jangan banyak
tanya …!

Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun
mulai
mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa
yang dia
temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh
negara
bagian
barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging
babi.
Peternakan
babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di
Perancis sendiri
jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit.

Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan
dengan
hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari
lemak-lemak
itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut
?
Babi-babi
dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin pusing
POM adalah
membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.

Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini
mereka
pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal
uji
cobanya,
mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata
berhasil.

Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan
dipasarkan.
Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap
produk
makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu,
bahan dari
lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada
kemasan
produknya.

Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti
dengan
lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara
Islam, maka
dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu
lemak-lemak
itu haram bagi muslim, karena penyembelih anny a tidak sesuai
syariat Islam.

Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya
produsen
menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan
mereka
diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba
yang dicapai
bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti
BPOM,
sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E
CODES,
E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional,
antara
lain :
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng,
buah2an
kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis
makanan &
obat2an lainnya.

Sejak produk2 diatas banyak dikonsumsi negara2 muslim, kita
sebagai negara
muslim sedang mengalami masalah penyakit masyarakat, yakni :
seperti
hilangya
rasa malu, kekerasan, seks (kumpul kebo).

Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk
memeriksa
secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocok
anny a
dengan
daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di
bawah
ini,
positif mengandung lemak babi :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
E252,
E270,
E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434,
E435,
E436,
E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481,
E482,
E483,
E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari at Islam
dan juga
memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.

Semoga manfaat,

M. Anjad Khan
Medical Research Institute United States

************-****
Prennss …kalo mo hang out di Starbucks or Coffebean, pikir2
ulang deh ….
karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal
dari babi.
Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram,
caranya dg
melihat ada tidaknya kode E trus tiga digit angka dibelakangnya,
dan itu
artinya bahan2 berasal dari lemak babi…

************-****
Dear all …

Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471
(tidak ada
embel2
lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya yakni
bahwa
origin nya adalah pork or varken (babi)

Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim
Groningen the
Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk
mengecek
content
/ ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan
dibeli.

Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti
tawar.
Karena
itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg istilah
biological
bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga lebih
mahal (1/2
blok
roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg emulsifier),
yang
pentingkan halal.

************-*********-*******

FYI ….

E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan
ekstrak dari
tulang babi.

E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak
tulang babi.

Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty
acid).
Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2
berikut :

Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll

Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or
bulk, coffee
cream, marshmallo, jelly, dsb.

Demikian sekilas info, semoga manfaat

Wallahu alam bi shawab

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/09/26 13:10 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda
dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas artikel dan pemberitahuannya, namun saudaraku
izinkan saya bertanya, kiranya apakah penelitian ini dapat
dipercaya?, maksud saya apakah anda yakin ini bukan pelecehan
dalam persaingan bisnis atau lainnya?,

dan kita mesti berhati hati tentunya dg segala jenis makanan yg
mengandung bahan bahan ber lebel diatas, namun kita ingin lebih
yakin dengan kejelasan anda,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

nurcholis Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/09/27 00:34
assalamualikum…..bib

untuk kebenarannya wallahu ^alam bishawab….
akan tetapi terlepas dari persaingan bisnis atwpun bukan kita
memang wajib berhati2 terhadap makanan import, karena kita tidak
tau pasti akan proses pembuatannya bib, jangan sampai kita2 yang
mayoritas muslim dijadikan komoditi bisnis mmereka bib.

insyaAllah info tersebut saya dapat dari teman kerja yang bisa di
percaya….

alafu bib atas kelancangan al fakir ini bib….

salam hormat kepada habibana…..
wasalamualaikum

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

khunthai Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/09/27 03:03 Assalamu^alaikum
wrwb.
Mohon maaf pak habib .. ikut memberi masukan.

Mas Nurcholis.. pengiriman berita, artikel, dll., seharusnya
menyertakan sumbernya, yang bertanggung jawab thd isi. Jika
diambil dari sebuah website, sertakan alamatnya. Jika dari majalah
atau buku, sertakan judul, penulis, dan penerbitnya.

Kalau hanya dari milist, forum2, email2 berantai, tanpa disertai
sumber yg bertanggung jawab thd isi berita, saya kira tidak perlu
kita ikut menyebarkannya.

Ini untuk menghindari terjadinya fitnah.. issue2 yang tak
bertanggung jawab. Ini web MR dibaca ribuan orang.

Mohon maaf jika tak berkenan. Semoga dakwah MR selalu dijayakan
Allah swt sampai akhir zaman nanti.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/09/27 16:27 saya pernah mendengar
tentang itu, kalau tak salah dikeluarkan juga oleh mahasiswa
muslimin di Univ Oxford, walaupun saya tak tahu apakah sama persis
dg artikel anda atau tidak,

kita didalam syariah tak bisa mengharamkan dan mengakuinya kecuali
ada dua saksi yg siap bersumpah atas kebenaran hal tsb, atau ada
dua orang muslim yg telah bersumpah akan kebenaran hal itu, dengan
ini maka jatuhlah hukum haram.

namun kitapun mesti berhati hati atas makanan kita, jika hal itu
meragukan maka sebaiknya kita menghindarinya semampunya, berbeda
dengan saudara saudara kita yg juga aktifis pengunjung web ini di
Jerman, Australia, Jepang, Inggris dll yg mungkin mereka sangat
sulit menghindari hal hal tersebut,

maka bagi kita yg di Indonesia kita lebih mampu menjaga diri dari
mengkonsumsi makanan yg mengandung hal yg tertera pada artikel
anda sebagai Ihtiyath,

dan selama belum ada bukti dg kesaksian dua orang muslim (dari
ilmuwan yg mengerti hal ini tentunya) yg bersumpah akan kebenaran
ini maka hukum makanan makanan itu antara halal dan syubhat, jika
sudah ada kesaksian maka menjadi haram.

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

nurcholis Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/10/01 03:12 asalamualikum wr
wb…

semoga cahaya kebenaran Allah selalu terpancar kepada habibana
munzir sehingga kita sebagai muridnya selalu diluruskan ketika
hampir2 berbuat salah.

maaf bib, ana salh memandang artikel tsb…ana tidak melihat dari
segi syariah…
yang ana liat cuma dari segi ingin menyelamatkan sesama muslim.

ternyata kemarin ana coba crosscek info tersebut melalui web dan
crosscek kepada teman ana, mereka tidak ada yang berani bersumpah
akan kebenaran tsb.

maaf atas semua kealfaan dan kefakiran ana bib…..
buat sohib terima ksaih atas masukannya….

wasalamualaikum….wr wb…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Kode Babi Pada Makanan – 2007/10/02 03:36 kami menerima artikel
anda sebagai bahan Ihtiyath (penjagaan), terimakasih atas rtikel
anda yg membuat kami lebih hati hati, dan terimakasih pula atas
kejujuran anda hingga kami tidak langsung menjatuhkan vonis pada
makanan2 tersebut.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=7710

© http://carauntuk.com/kode-babi-pada-makanan

Sponsor 2

Leave a Reply