Homeforum.majelisrasulullah.orgKENAPA – 2007/03/08 03:47

KENAPA – 2007/03/08 03:47

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 330 views share

ratno KENAPA – 2007/03/08 03:47 Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh

Semoga limpahan rahmat Allah SWT selalu menaungi Habibana Munzir
Al-Musawa dan Keluarga

bib, ane mau tanya lagi.. nih
1 kenapa kadang orang yang berintelek tinggi memandang majelis
sebagai aliran sesat ( ada temen bilang gitu)
2 apa kridit itu hukum nya riba….
bib tau engga bapaku kan waktu di ada majelis di almunawar kan
saja ajak ( 5-03-2007) eh… sekarang malah ketagihan mau dateng
lagi bib…alhamdullilah
katanya wajah habib indah sekali…kharismanya keluar waktu
dakwah….
khususnya dengan aku waktu memandang mu ku selalu ingat Allah swt
dan rossul …

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:KENAPA – 2007/03/08 05:41 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan rahmat Nya swt semoga selalu tercurah pada anda dan
keluraga,

saudaraku yg kumuliakan,
saya kira bukan gitu, tapi memang kebanyakan kalangan intelek di
negeri kita ini justru ketinggalan jaman, he..he…he…

saudaraku, kakak seperguruan saya itu namanya Hb Ali Aljufri, foto
beliau adalah yg berendeng dg guru mulia, di halaman depan web
ini, dia itu dakwahnya justru lebih maju di New york, Los Angeles,
London, dan kota kota termodern di dunia, anda dapat meng klik web
nya di kanan atas web ini pada “web link”, anda kemudian pilih web
Hb Ali Jofri, pada web nya ada dua versi, anda dapa memilih arabic
atau english..,

dan saya juga telah mencoba demikian, di singapura mereka tergila
gila pada majelis, hadroh, qasidah, mereka berkata bahwa kami
mencari ketenangan ke ajaran Yoga, ke kuil kuil Budha, dan kemana
saja, tak pernah kami temui kesejukan hati seperti di Majelis yg
disertai hadroh dan gasidah.., kalau semua orang tahu
kenikmatannya, niscaya diskotek, kuil buda dan semua tempat
pelarian gundah akan berdesakan di majelis..

demikian saudaraku, cuma habibmu yg bodoh ini kan ngga ngarti
bahasa inggris, jadi sempat keder juga saat pertama kali menginjak
singapura, bagaimana tidak?, mereka semua berbahasa inggris,
bahkan anak anak kecil pun berbahasa inggris,

namun ketika saya mulai ceramah, rupanya bahasa sastra meruntuhkan
hati mereka juga, dan mulai deh mereka asyik dengan maulid dan
qasidah, mereka disana meneruskan juga pembacaan maulid seperti di
Almunawar, cuma bedanya karena sebagian masih tak bisa membaca
huruf arab, maka maulid diterjemah ke bahasa inggris, dan mereka
baca terjemahnya, lucu Juga kalimat ALLAHUMMA dirubah menjadi OH
GOD,

anak anak kecil membaca maulid dengan bahasa inggris.., mereka tak
suka dg ajaran radikal, mereka suka ajaran religius, qasidah,
hadroh, maulid, pujian pada Allah dan Rasul.. ceramah saya yg
direkam dan dikirim kesana bahkan direlay di radio singapura.

demikian pula saudara saudara mulia kita di Malaysia, mereka asyik
dengan ceramah dan website ini, namun seringkali saat akan di
download mereka kesulitan, maka mereka mengajukan tawaran untuk
memindahkan provider web ini ke malaysia,

maka web ini yg providernya di jakarta, dipindah ke Malaysia,
hingga kapasitas kita yg 300 MB, malah mereka tambah menjadi 250
GB, (250.000 MB).

nah.. saudaraku, memang intelek intelek kita ini ketinggalan jaman
dan masih sibuk dg Bid^ah dan syirik, seperti Badui zaman batu yg
anti pada ajaran Rasul saw, he..he..he…

2. kredit itu tergantung pada perjanjiannya, kalau disebutkan ada
denda bila pembayaran terlambat maka jadi riba, dan bila
disebutkan ada bunganya maka jadi riba, misalnya seperti ini :

saya membeli mobil pada anda, mobil seharga 80 juta, namun saya
mau mengangsurnya menjadi 2 tahun, maka anda menghitung hitung
lalu anda minta harga total 100 juta (misalnya).

nah.. bila perjanjiannya meneybutkan riba, misalnya tertulis :
mobil seharga 80 juta dibayar dengan angsuran 2 tahun dan bunganya
20 juta. nah.. ini riba..

tapi bila perjanjiannya : “mobil seharga 100 juta diangsur 2
tahun”, nah.. ini tidak riba, karena pembeli boleh saja membeli
mobil jauh diatas harga, dan penjual boleh saja menjual harga
diatas harga pasaran, namun jangan disebut dalam perjanjiannya
bahwa kenaikan harga adalah sebab bunga sekian persen.

duh.. ini mas ratno, kenapa ngga duduk didepan..?, kasihan kan
ayah anda duduk dibelakang berdesakan, sesekali nanti biar didepan
yah..?, saya mau kenal juga dong..

anda ini bernata suci dan berhati murni, jadi melihat karung dosa
ini indah dan berkarisma, he..he..he…

nah.. saudaraku yg kumuliakan, salam takdhim untuk ayah ya?,
semoga dalam kebahagiaan selalu

wassalam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=2857

© http://carauntuk.com/kenapa-20070308-0347

Leave a Reply