Homeforum.majelisrasulullah.orgkematian – 2007/05/07 21:11

kematian – 2007/05/07 21:11

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 342 views share

UAN kematian – 2007/05/07 21:11 ASSALAMUALAIKUM WR WB YA HABIBULLAH
semoga selalu dalam naungan RAHMAT ALLAH SWT

Habib ana mau bertanya yang pertama adalah mengenai kematian,
yaitu kematian melalui azab Allah SWT dan kematian melalui
musibah. Kalau di lihat dari dua konteks ini berarti azab adalah
kemurkaan Allah SWT terhadap manusia sedangkan musibah ada tanda
sayang Allah SWT terhadap manusia untuk mengetes keimanan
sesorang. Bagaimana dengan kejadian Tsunami di aceh apakah itu
azab atau musibah. Kalau azab bagaimana dengan anak-anak yang
belum baliq dan orang yang mungkin masih ada yang sholeh. Kalau
musibah mungkin ada orang yang kufur/zholim. mohon penjelasan.
Kedua adalah jika ada orang yang secara umum di katakan sholeh
tapi akhir hayatnya mati di bunuh atau kecelakaan apakah itu mati
dalam keadaan khusnul khotimah/zuul khotimah. mohon penjelasan.
Terima kasih Habib semoga Allah selalu merahmati Habib dan
keluarga Amiin.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Zulfi Re:kematian – 2007/05/10 01:57 Assalammualaikum Wr Wb
Semoga Keberkahan selalu terlimpah Kepada Habib dab seluruh
keluarga

Habib saya pernah mendapatkan satu pernyataan dari seorang ulama
tentang keadaan beberapa golongan manusia yang sudah meninggal,
diantaranya :
1. Golongan orang – orang yang disiksa di da dalam kuburya.
yaitu golongan orang – orang Berbuat dosa semasa didunia. golongan
ini disiksa
atau dibersihkan dosa – dosanya sebagaimana yang telah diperbuat
semasa hidupnya.
2. Golongan orang – orang yang di dalam kuburnya dalam keaadaan
tertidur dan akan
dibangunkan nanti setelah hari akhir.
golongan ini adalah golongan orang – orang soleh yang patuh
terhadap perintah
Allah dan Rosulnya.
3. Golongan yang terakhir adalah golongan yang sebagaimana
disebutkan didalam
Al-Quran pada surat Al-Baqoroh : ” Janganlah kamu mengatakan orang
yang berjuang
di jalan Allah itu Mati , akan tetapi mereka itu hidup hanya saja
engkau tidak
mengetahuinya.

Yang saya ingin tanyakan Adalah tentang golongan yang ke 3 ,
Benarkah Orang – orang tersebut Tidak benar – benar mati, ruh
mereka masih benar – benar ada di dunia ini ?

Mohon jawaban dan penjekasannya khususnya pada ayat ini. Terima
Kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:kematian – 2007/05/10 09:18 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatauh,

Limpahan Rahmat dan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada hari
hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
Kematian bagi muslimin jika ia terjebak dalam musibah adalah
syahid, sebagaimana sabda Nabi saw : kelompok yg mati syahid
adalah mereka yg wafat tenggelam (termasuk banjir), terbakar,
terkena rerobohan (longsor), terbunuh (dibunuh, kecelakaan lalu
lintas), sakit dibagian perutnya (yaitu meninggal karena penyakit
yg diantara leher hingga bawah perut, seperti ginjal, jantung,
liver, lambung, paru paru), dan mereka yg wafat di jalan Allah
(shahihain Bukhari dan Muslim).

Sampai disini kita fahami bahwa kematian bagi mereka diatas adalah
rahmat Nya swt karena mereka digolongkan para syuhada, walaupun di
dunia dihukumi tetap sebagai jenazah biasa, yaitu dishalatkan,
dimandikan dll, namun di akhirat mereka bersama syuhada. Tak ada
hisab bagi mereka kelak, langsung menuju sorga Allah swt.

Tidak ada azab dalam ummat Muhammad saw, karena bagi mereka
hanyalah Rahmat Nya swt, dan dunia bagi kita adalah tempat beramal
dan bukan tempat pembalasan, dan tempat pembalasan adalah setelah
kematian dan di hari kiamat.

Wafat dalam musibah tentunya keberuntungan besar sebagaimana
hadits diatas, dan bagi mereka yg hidup itu adalah penghapusan
dosa, sebagaimana sabda Rasul saw bahwa semua musibah yg menimpa
ummat beliau adalah penghapusan dosa, maka bertanya Aisyah ra
Ummulmukminin : Lalu kalau kita tertusuk duri itu apakah juga ada
penghapusan dosanya?, Rasul saw menjawab : Betul, bahkan gundah
dihati pun merupakan penghapusan dosa (Shahihain Bukhari dan
Muslim).

Bahkan dalam riwayat lain Rasul saw bersabda : Tiada henti
hentinya musibah menimpa seorang muslim atau muslimah, pada
dirinya, pada hartanya, pada keluarganya, hingga ia menemui Allah
swt kelak tak membawa dosa sedikitpun.

Dalam riwayat lainnya dijelaskan bahwa musibah mengangkat derajat
kita, maka demikian kasih sayang Nya Allah swt yg mengangkat
derajat Hamba hamba Nya swt tanpa mereka sadari.

Mengenai orang shalih atau bukan shalih, selama ia muslim dan
tidak dalam keadaan mabuk, dan tidak pula sedang niat berbuat
jahat maka bila ia wafat kecelakaan atau dibunuh maka ia wafat
sebagai syahid sebagaimana hadits diatas.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
maaf saya menjawab pertanyaan anda dari manokwari Irian jaya,
mohon doa.

Wassalam.

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:kematian – 2007/05/11 08:35 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan Kasih sayang dan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada
hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. diriwayatkan Bahwa Rasul saw melewati dua kubur muslimin lalu
seraya berkata : dua orang ini disiksa dalam kuburnya, yg satu
karena tak menutup diri dari auratnya saat buang air kecil, dan yg
satunya adalah berjalan (hidup) sebagai pengadu domba (nammam/
pemfitnah). (Shahih Bukhari), hadits ini membenarkan adanya siksa
kubur bagi muslimin.

2. Rasul saw bersabda bahwa kalian kelak akan mendapat cobaan di
alam kubur, maka datanglah malaikat pada kalian bertanya : siapa
lelaki ini? , bila ia seorang mukmin maka ia akan menjawab : ia
Muhammad Utusan Allah, datang pada kami dengan penjelasan dan
petunjuk, kami mengikutinya dan beriman padanya , maka malaikat
berkata : tidurlah dan istirahatlah, kami telah yakin kau
digolongan orang mukmin , bila ia munafik maka saat ditanya ia
akan berkata : aku tak tahu (shahih Bukhari) hadits ini
menjelaskan / dalil bahwa orang mukmin ditidurkan dalam kuburnya.

3. mereka dihidupkan oleh Allah dan diberi rizki, diriwayatkan
bahwa mereka hidup di Firdaus tertinggi, dan ada beberapa riwayat
shahih lainnya, dan mereka adalah tamu tamu Allah swt, bahkan
diriwayatkan bahwa ada diantara mereka itu yg berkumpul di majelis
majelis dzikir (Tafsir Ibn katsir)

Demikian saudaraku yg kumuliakan, saya menjawab pertanyaan ini
dari Makassar Sulawesi saat transit, doakan selamat,

Wassalam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Zulfi Re:kematian – 2007/06/07 01:23 Zulfi tulis:
Assalammualaikum Wr Wb
May Allah Always bless you and your Familly

Firstly I want say thank you to answer my last question.
Habib ! , now my question still about soul (ar-ruh)
can you explain me about one of ayat in Holly Qor^an ( Surrah
Al-qodr )
Which telling about Angel and Soul that down stair from the sky :

” TANAZALUL MALAIKATU WARRUHU FIIHA BIIZNI ROBBIHI MIN KULLI AMR ”

My Question is :

1. What kind of soul whose down stair from the sky, is it human
soul ?
2. What are they doing at that time ?

I hope fully Habib can answer my question, and sorry if I use
English to ask, I dont mean to Proud my self, I just want to
practice my english. May habib can understand it.

THANKS
Wassalamualaikum Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminII Re:kematian – 2007/06/08 02:16 Assalammualaikum Wr Wb
Semoga Allah selalu memberkatimu dan keluargamu.

pertama-tama saya ingin mengucapkan terimakasi atas jawaban
pertanyaan saya kemarin.
Habib ! , sekarang pertanyaan saya masih tentang jiwa (ar-ruh)
dapatkah anda menjelaskan pada saya tentang sebuah ayat dikitab Al
Qur an ( Surrah Al-qodr )
yang menyebutkan tentang malaikat dan jiwa (ruh) yang turun dari
langit :

” TANAZALUL MALAIKATU WARRUHU FIIHA BIIZNI ROBBIHI MIN KULLI AMR ”

pertanyaan saya :

1. Ruh siapa yang turun dari langit , apa ruh manusia ?
2. Apa yang mereka lakukan pada waktu turun itu ?

Semoga Habib bisa jawab pertanyaan saya, dan maaf jika saya
bertanya dengan bahasa inggris, saya tidak bermaksud membanggakan
diri saya, saya hanya ingin memperlancar bahasa inggris. Mudah
mudahan Habib mengerti.

TERIMAKASI
Wassalamualaikum Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:kematian – 2007/06/09 01:26 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Inayah dan kelembutan Nya swt semoga selalu tercurah pada hari
hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
1. Ruh yg dimaksud itu adalah Jibril as, yg digelari Ruhulquds,
demikian sebagian pendapat para ahli tafsir

2. mereka turun dimalam itu membawa rahmat dan keberkahan dari
Allah swt tuk ummat ini, demikian dijelaskan pada tafsir Imam Ibn
Katsir dan Imam Attabari.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=4014

© http://carauntuk.com/kematian-20070507-2111

Leave a Reply