Homeforum.majelisrasulullah.orgJumlah Raka`at dalam shalat

Jumlah Raka`at dalam shalat

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 18 views share

Alfuthuwwah Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda..? – 2008/06/03
06:50 Assalamu`alaikum.wr.wb. semoga Habib dan keluarga selalu
dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan Allah
Azza Wa Jalla.

Habib yang saya cintai, terima kasih atas jawaban dari pertanyaan
saya kemarin2.
islam adala agama orang-orang yang berakal, untuk itu segala amal
ibadah yang dilakukan oleh orang Islam haruslah masuk akal atau
dengan kata lain ada manfaat lahiriah dan bathiniahnya karena
mustahil Allah memerintahkan sesuatu yang sia-sia untuk itu pada
kesempatan ini saya ingin bertanya tentang :

1. Kenapa dalam shalat wajib ada perbedaan jumlah raka`at. kenapa
tidak di samakan saja dua, tiga atau empat pada senua shalat
wajib. apa alasan dan maknanya sehingga harus ada perbedaan
seperti ini.

2. kenapa ada perbedaan cara bacaan pada shalat lima waktu
seperti pada shalat dhuhur dan ashar, kenapa tidak boleh
dikeraskan suara dan pada satu rakaat terakhir shalat magrib
serta dua raka`at terakhir pada shalat isya`.

3. Kenapa Shalat itu harus Ruku`, sujud, i`tidal dan lain
sebagainya. apakah tidak cukup hanya dengan sujud saja…? Tolong
Habib jelaskan apa makna dari gerakan-gerakan shalat tersebut.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda. – 2008/06/04
19:32 alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kedermawanan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari anda dengan
kesejahteraan

saudaraku yg kumuliakan,
gerakan gerakan shalat adalah berdasarkan perintah Allah swt,
Jibril as shalat diwaktu shalat, di awal waktu subuh, dan di awal
semua waktu shalat 5 waktu, lalu esoknya Jibril as shalat lagi di
akhir waktu subuh, dan di akhir semua waktu shalat 5 waktu, seraya
berkata pada Rasul saw : Wahai Rasulullah, inilah awal waktu dan
akhir masing masing waktu shalat” (Shahih Bukhari Bab shalat),

tentunya sesuai dengan Jumlah rakaat yg diajarkan, subuh, dhuhur
ashar, magrib, isya, sesuai dengan bacaan keras atau pelannya,
sesuai dengan semua gerakannya.

saya telah memberi penjelasan dan menjawab pertanyaan ini, berikut
jawaban saya : saudaraku jangan tersinggung dengan penjelasan ini,
ini bukan diarahkan pada anda namun diarahkan pada penanya yg
terdahulu.

satu hal yg harus kita pegang adalah setiap gerakan shalat, juga
haji, puasa, zakat dlsb mengandung hikmah hikmah luhur, namun
bukan kewajiban kita untuk mengetahuinya, namun kewajiban kita
adalah mengamalkannya, karena kita akan terjebak oleh hukum akal
bila selalu menghendaki jawaban dari maksud setiap Ajaran Rasul
saw, ya bila kita menemukan jawabannya, bila tidak?, apakah lalu
kita menolak mengamalkannya?, maka dengan itu kita menyembah akal
karena hanya taat pd hal yg diterima akal.

Pertanyaan : “mengapa”, merupakan pertanyaan berbahaya bila
terlalu mendalam, karena puncaknya akan menjurus pd Allah swt dan
syak wasangka pd Allah swt, mengapa Allah memerintahkan ini dan
itu?, mengapa tidak seperti ini?,

maka tanpa kita sadari kita terjebak pemahaman untuk merubah diri
kita sebagai Pencipta, dan Allah menjadi Hamba, karena kita ingin
Allah taat pada keinginan kita, dan berbuat menurut kehendak kita,
dan agar tidak berbuat terkecuali hal yg kita fahami, dan
membatasi kehendak Nya untuk berbuat dengan hal yg bertentangan
dengan akal kita.

saudaraku jangan tersinggung dengan penjelasan ini, ini bukan
diarahkan pada anda namun diarahkan pada penanya yg terdahulu,
berikut kiriman saudara kita mengenai penemuan hikmah hikmah
gerakan shalat:
SUJUD DALAM SHALAT

Sujud Bikin Cerdas

Shalat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi
tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan
gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah
terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah
menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!

Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan salat,
sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab salat
diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan
manusia. Setelah sekian tahun menjalankan salat, sampai di mana
pemahaman kita mengenainya?

TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga,
lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening
(limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak
memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat
mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah
kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di
depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari
berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus
sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak
akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang
belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat
syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah
maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut
berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain
itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I^TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat
kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum
sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan
pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut
mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya,
pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung
kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak.
Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa
mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir
seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma^ninah, jangan
tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini
juga menghindarkan gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar
biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan
tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak
kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang
terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini
menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan
penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi
pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar
kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan.
dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi
telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot
tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan
tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan
organ-organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan
aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan
menjaga kekencangan kulit wajah.

BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi
mempercantik diri wanita luar-dalam.

PACU KECERDASAN

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah
manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah
dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu
psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut
pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini
mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan
melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak
terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud,
posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah
mengalir maksimal ke otak.
Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang
memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah
dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS.
Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya
menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset
pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR

Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan
(stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan
peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya
adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari
kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot
dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan
hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang
menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah
bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di
dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN

Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa.
Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada,
otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis
externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di
sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini
menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan
yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut
telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami
ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat
mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada
tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam
sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk
tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut
berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah
daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang
persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah
perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri
dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi
ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum.
Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah
perineum.

AWET MUDA

Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh.
Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi.
Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat
segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil,
tubuh senantiasa bugar.

Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya
pengaruh besar pada keÃ,kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak
ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah penÃ,tingnya,
gerakan ini menghinÃ,darkan wanita dari serangan migrain dan sakit
kepala lainnya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Alfuthuwwah Re:Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda. – 2008/06/05
07:57 Assalamu`alaikum.wr.wb. Habib yang kami cintai… semoga
Habib sekeluarga selalu dalam naungan Al-Jabbar…

Terima kasih atas penjelasannya Yaa Syaikhuna… dan saya tidak
akan tersinggung atas keingintahuan saya karena kebodohan saya
dalam berislam Yaa.. Syaikhuna..

Hanya saja terjadang ketika saya mengajak saudara-saudara dan
diri saya untuk melaksanakan salah satu kewajiban yaitu shalat,
terkadang muncul wacana seperti yang saya tanyakan di atas dan
saya yang mengajak merekapun tidak punya cukup pengetahuan untuk
memberi penjelasan tentang hal itu dan bahkan wacana seperti itu
pernah di lontarkan oleh orang2 diluar islam dan kemudian kami
hanya dapat menjawab bahwa segala yang diperintahkan Allah
tentunya tidak sia-sia… Yah hanya itu yang bisa kami jawab
Bib… tanpa ada alasan yang lebih sedikit rasional.

Mohon maaf kalau saya terlalu banyak bertanya karena kebodohan
saya Yaa.. Habibana…

Namun pada kesempatan ini sudi kiranya Habib memberi pencerahan
kepada kami dari sisi kedalaman ma`rifat kenapa Allah Azza Wa
Jalla memerintahkan hambanya untuk menyembah-Nya.

Syukran Yaa Syaikhuna…..

Alfatihah Khususan ila hadhratin Nabiyyil Musthafa Muhammad
Shallallahu Alaihi wa sallam, wa azwajihi, wa dzurriyyatihi, wa
ahli baitihi, wa ala jami`il anbiya`i wal murshalin, wa khususan
ala syaikhuna Al Habib Munzir Al- Musawwa, Atsabakumullahu Al
Fatihah…….

Wassalam.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda. – 2008/06/06
04:51 alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kedermawanan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari anda dengan
kesejahteraan

saudaraku yg kumuliakan,
jawaban ini butuh penjabaran panjang, saya sibuk sekali saat ini,
saya pernah menjawab beberapa masalah serupa mengenai keraguan
terhadap perintah dan kasih sayang Allah, berikut jawabannya :

bacalah tulisan ini dengan tenang, jeli dan seksama..

Suatu anugerah yg sangat indah bahwa anda telah berada pada nenek
buyut yg suci dan beriman kepada Allah swt.

saudariku, contohnya mudah saja, seandainya kita buta, apakah kita
mengenal warna?, lalu apakah karena kita tak mengenal warna karena
buta lalu berarti warna itu tidak ada?

Jika kita tuna rungu, lalu kita tak mendengar suara apapun, apakah
berarti suara itu tidak ada?,
Hal hal ini membuktikan bahwa yg ada tak mesti bisa dicapai oleh
panca indera kita.

Logika mana bisa menerima penciptaan sebutir sel yg tak terlihat
mata dapat menjadi tubuh yg sempurna?, hidup, marah, melawan,
membunuh, berkuasa, menolong, ramah, tertawa, sedih, berlari,
bersuara, berfikir, menulis, menciptakan computer, mobil, rumah,
gedung, dlsb..

Tak ada satu wajahpun yg sama serupa 100% dari sejak Adam as
tercipta hingga manusia terakhir di akhir zaman.

Siapakah yg mengajari milyaran sel sel tubuh kita tuk berjalan
dengan posisi tugasnya masing masing?, bukankah seluruh sel kita
ini setiap butirnya adalah tenaga ahli?, jika kita menggerakkan
tangan maka berapa milyar sel yg mendukung keinginan kita itu,
siapa yg mengatur sel sel itu?

Bagaimana sel rambut tahu bahwa ia harus tumbuh berkembang setiap
harinya?

Bagaimana sel alis mata memahami bahwa ia tak boleh tumbuh kecuali
sangat sedikit
saja?

Bagaimana dg milyaran sel mata yg merupakan tenaga ahli menangkap
semua yg dilihatnya, mengenali bentuk, warna, sifat, dan lalu
mengirimnya dalam 1 per seratus detik pada otak untuk memproses
apa yg dilihat, milyaran sel tubuh itu mentransfer data milyaran
Giga Byte setiap detik ke sel otak, demikian pula otak membalikkan
milyaran Giga Byte data setiap detiknya sebagai perintah
pelaksanaan pada seluruh tubuh.

Siapa yg mengajari mereka?

Siapa yg menafkahi mereka?, bukankah merekapun butuh nafkah dan
pangan berupa mineral dan oksigen?, lalu aliran darah mengganti
sel sel baru dan membawa sampah sel untuk dibuang lewat keringat,
air seni atau buang air besar..

Lalu frekwensi telinga diatur untuk tak mendengar semua audio
suara, tapi suara suara yg tak berguna tak didengar walaupun
sangat dekat, misalnya suara aliran darah didekat gendang telinga
itu sendiri, atau suara denyut nadi di leher atau diotak, semua
itu tak didengar oleh telinga padahal mereka bersuara, dan telinga
bisa mendengar suara yg jauh..

Ada yg mengatur agar manusia tidak mendengar semua suara walaupun
dekat, agar mereka tak terlalu terganggu dan tersentak tanpa bisa
beristirahat jika mendengar gemuruhnya aliran darah ditelinga dan
dentaman urat nadi di lehernya..

Siapa?

Mengapa bumi ini ditumbuhi beragam tumbuhan berbeda warna, bentuk,
sifat dan kejadian?, padahal tumbuhnya sama sama dari bumi..

Kesemua ini diatur oleh satu kekuatan tersembunyi, bagaikan film
yg mesti ada sutradaranya..

Ditemukan bahwa dalam gerakan shalat tersimpan rahasia kesehatan,
dalam posisi sujud itu aliran darah dan oksigen dengan lancarnya
mengalir ke otak, sehingga sangat membantu pengobatan penghambatan
aliran darah, stroke dan pengentalan darah..

Maka obat dari penyakit2 itu adalah memperpanjang sujud..

Dibuktikan oleh seorang professor di Jepang yg bukunya sudah
tersebar diseluruh dunia dengan berbagai bahasa, bahwa air itu
berubah wujudnya dan bereaksi dengan emosi manusia yg didekatnya,
jika manusia didekatnya marah dan mengeluarkan ucapan caci maki
maka air itu berubah menjadi hitam dan buruk, jika manusia
didekatnya mengucapkan ucapan mulia, cinta, terimakasih, dll maka
air itu berubah ujudnya menjadi lebih indah dan menakjubkan..

Nah.., rupanya air itu bereaksi dg baik dan buruknya emosi
seseorang, lalu bukankah Allah swt mengajarkan shalat, dzikir, dan
ucapan ucapan mulia?
Dan bukankah sebagian besar tubuh manusia adalah air?

Jika anda berkata shalat itu menghalangi dari perbuatan keji dan
mungkar itu memang benar, karena itu adalah firman Allah, namun
makna yg anda fahami terbalik, maksudnya adalah ketika orang
bingung dan risau melihat perbuatan jahat pada dirinya, atau
kesulitan dan permasalahan, maka shalatlah.., dengan shalat itulah
hal hal itu akan terkikis, maka mereka yg merasa perbuatan keji
dan mungkarnya tak juga luru, maka perbanyaklah shalatnya.., tak
perlu repot repot menangisi diri akan kemungkaran, namun
perbanyaklah shalat, dalami kalimat kalimat suci dalam shalat itu,
maka akan terbukti secara ilmiah bahwa cairan di tubuh kita akan
bereaksi dengan ucapan ucapan mulia itu, ia akan mulia pula, dan
membawa kesehatan dan kebahagiaan..

Kesemuanya ini ilmiah saja saudariku..

Jawaban kesemua ini adalah Allah.. Allah.. Allah..

Yang Maha Ada, sebelum segalanya ada, dan tetap ada setelah
segalanya tiada.

Mengenai sejarah, hal itu tak bisa dipalsukan karena teriwayatkan
dengan riwayat yg kuat dan jelas, bukan dari kabar burung dan
iseng, tapi dari guru mulia yaitu Raslulullah saw kepada 60.000
muridnya,. Dan puluhan ribu muridnya ini meriwayatkan pada ratusan
ribu murid mereka yg saling koreksi satu sama lain, demikian
hingga kini.

Teriwayatkan dengan hafalan dan tulisan dari generasi ke generasi.

Islam adalah penyerahan diri dan keselamatan, ajaran Allah
sebagaimana saya sampaikan sebutir hikmah shalat, mereka yg
menjalankan islam dengan benar maka mereka akan menemui
keselamatan, karena ini adalah bagaikan buku panduan bagi seorang
pramuka yg akan mendaki gunung, jika ia ikuti maka ia akan
selamat, jika ia mungkiri maka ia akan celaka.

Musibah.., belasan hadits shahih menjelaskan bahwa musibah adalah
penghapusan dosa, betapa kasih sayangnya Allah swt yg mendatangkan
musibah bagi muslimin demi mengkikis dosa dosanya, lalu bagaimana
jika saya tak ingin musibah..?, hindarilah dosa dan selalu ber
istighfar, maka musibah akan sirna,
Bukan ini keselamatan?,

Jika saya memukul anda, dan setiap satu pukulan saya beri anda 1
milyar rupiah, bukankah pukulan saya adalah keselamatan?

Jika anda bersalah lalu diadili, hukuman 20 tahun penjara, lalu
hakim member anda virus sakit selama seminggu, lalu anda bebas,
bukankah ini keselamatan?, keberuntungan dan kasih sayang?, lebih
dari itu jika anda minta maaf pada hakim maka anda bebas..
adakah keselamatan melebihi ini?

Saudariku, banyak sebenarnya muslimin yg berpegang dengan benar,
mereka berbudi lembut, mereka membawa kesejahteraan dan selalu
dalam kesejahteraan selama hidupnya, namun mereka ini tak terlihat
dan ter ekspos, yg di expose adalah kejahatan muslimin, kerusakan,
musibah, dll

Sebenarnya dari sejak dulu musibah bencana alam, kebakaran, tanah
longsor dll sudah ada sejak dulu, namun tak terliput oleh surat
kabar dan berita, namun kini diliput oleh surat kabar dan berita
maka seakan akan sempit dunia ini dengan musibah..

Namun adakah mereka membandingkan berapa juta milyar rumah dibumi
yg tak terkena banjir atau laar gunung berapi atau gempa dan
berapa yg terkena musibah?,

Adakah sebanding..?

Berapa banyak orang ditimpa kelaparan, wabah penyakit, dll namun
berapa banyak yg tak tersentuh kelaparan, wabah penyakit dan sehat
wal afiah..?,,

Adakah sebanding..?

Berapa banyak muslimin yg mencuri, memperkosa, membunuh, dengan yg
tak berbuat demikian?,

Adakah sebanding?

Namun yg kita dengar adalah yg buruknya saja, padahal muslimin
banyak dan sangat banyak yg tak mau mencuri, tak mau berzina, tak
mau berbuat dhalim,

Alam ini penuh kerusakan, padahal sedikit saja musibah yg terjadi
dimuka bumi dibanding belahan bumi lain yg tak terkena musibah,
hakikatnya ala mini indah, islam itu indah, Allah itu indah..

Maka bukalah jiwa kita dengan logika yg tenang..

saya tambahkan bahwa shalat adalah kumpulan gerak gerik dan ucapan
yg tak dilakukan untuk sesama makhluk, semua ucapan itu tak
diucapkan kecuali khusus untuk Allah swt, maka ia merupakan bentuk
bermesraannya hamba dengan Allah swt, luapan cinta hamba pada
Allah swt, demikian pula segenap ibadah yg menyimpan rahasia
kedekatan dan cinta Allah swt,

jika kita telah mengenal kasih sayang Allah swt maka semua
perintah Nya menjadi indah, karena perintah yg dicintai adalah
kesenangan dan kebahagiaan bagi yg diperintah..

jika kita mencintai seseorang, maka apa saja yg dimintanya akan
kita penuhi dg senang hati, tanpa bertanya apakah maknanya dan
kenapa, namun kita segera melakukannya demi kepuasan sang pujaan,

pertanyaan : kenapa, apa maknanya, sebab apa, semua pertanyaan ini
muncul dari kelemahan iman karena kurang mentafakkuri nikmat Nya
swt, jika kita mentafakkuri kedermawanan Nya swt maka kita tak
sempat terfikif untuk bertanya demikian karena kita mencintai
Allah swt, dan pertanyaan kenapa, tak akan berani kita lontarkan
pada orang yg kita cintai dan agungkan, karena takut menyinggung
perasaannya atau membuat ia berkurang cintanya pada kita..

mereka sering mendahulukan logika dan rasio nya da menomerduakan
Allah swt, hingga Allah swt harus ikut dengan logika mereka, tanpa
mereka sadari mereka telah menjadikan Allah swt sebagai budaknya,
karena Allah hars berbuat menurut rasio dan logikanya, hal ini
sangat berbahaya.

subhanallah…………, terangilah jiwa kita dengan cahaya Alam
terbesar, Allah swt.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

Alfuthuwwah Re:Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda. – 2008/06/06
10:52 Assalamuàlaikum.wr.wb. semoga Habib selalu dalam keadaan
sehat wal afiat.

Masya Allah…. sebagai manusia, kita kurang bersyukur atas
Rahmat-Nya yang tidak terukur.

Terima kasih atas penjelasannya Yaa Syaikhuna…

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Jumlah Raka`at dalam shalat fardhu kenapa beda. – 2008/06/06
11:29 Hayyakumullah.. semoga Allah menyambut anda dengan segala
anugerah Nya swt..

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=14929

© http://carauntuk.com/jumlah-rakaat-dalam-shalat

Leave a Reply