Sponsor 1

forum.majelisrasulullah.org

hukumnya belajar ilmu agama melalui media televisi ataupun melalui buku bacaan? apakah bisa ilmu yang kita serap dan kita amalkan melalui media tersebut di pertanggung jawabkan oleh sipenulis nantinya dihadapan Allah Swt?

Silaturrahiim – 2007/04/18 06:51Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu yaa Habibana 
salam hormat al_faqir semoga Allah Swt senantiasa mencurahkan Rahmat dan kasih sayangnya kepada seluruh hambanya wabilkhusus Jama'ah MajlisRasulullah Saw yang senantiasa menegakkan ajaran agama Islam dan selalu istiqamah mengikuti jejak manusia Mulia sama-sama kita teramat mencintai-Nya beliau adalah Nabi besar MUHAMMAD Saw,dan Insya Allah kita bersama-sama orang yang kita cintai diSyurga nanti Amiin…YaaAllah amiin.

alhamdulillah pada kesempatan perdana ini al_faqir ingin menggali 'ilmu kepada Habib..al_faqir ingin Habib dapat membantu meluruskan silang pendapat diantara rekan2 al_faqir ditaklim…
yang pertama adalah Perihal hukumnya belajar ilmu agama melalui media televisi ataupun melalui buku bacaan? apakah bisa ilmu yang kita serap dan kita amalkan melalui media tersebut di pertanggung jawabkan oleh sipenulis nantinya dihadapan Allah Swt?

semoga Habib berkenan membimbing al_faqir dan rekan2 
terakhir al_faqir berharap Majlis Rasulullah tetap istiqamah mengibarkan panji2 agama sehingga tegaknya ajaran Rasulullah Saw….jazakullah khairon katsiron

  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:Silaturrahiim – 2007/04/18 16:13Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kasih sayang dan rahmat Nya swt semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di website para pecinta Rasul saw, 
saudaraku, mengenai hal itu tentunya bisa dipertanggungjawabkan, namun hanya butuh seleksi lebih ketat, sebagaimana misalnya kita bertransaksi sesuatu barang lewat surat menyurat dan atau lewat televisi, tentunya kita akan lebih berhati hati dan lebih selektif dibanding kita langsung berhadapan dengan penjualnya.

demikian pula dalam mempelajari ilmu, terlebih lagi dimasa rusaknya para ulama masa kini dan kerancuan syariah dan agama ini, maka mencari guru mesti sangat selektif, dan lebih lebih ketika mengambil ilmu dari media cetak, siapa pengarangnya?, faham apakah yg diajarkannya?, apakah sesuai dg guru guru kita yg ahlussunnah waljamaah?, bila ajarannya sesuai maka bolehlah kita mengambil manfaat dari buku tersebut, atau misalnya sudah termasyhur, seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Tirmidziy, Imam Ibn katsir, Imam Syafii dan deretan nama nama agung yg sudah jelas kita ketahui kebenarannya.

demikian pula dalam tayangan televisi atau radio, bila kita mendengarnya tak beda ajarannya dengan guru guru kita ahlussunnah waljamaah maka bolehlah kita mengambil ilmunya dan manfaat dari tuntunannya, dan kesemua penulis buku dan da'i akan bertanggungjawab dihadapan Allah kelak.

dan tidak kesemua mereka yg dimintai pertanggungjawaban mampu bertanggungjawab atas ucapannya, terkecuali ia mempunyai sanad guru yg berpadu pada rantai kuat hingga Rasul saw.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a'lam

Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

 

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

sumber

© http://carauntuk.com/hukumnya-belajar-ilmu-agama-melalui-media-televisi-ataupun-melalui-buku-bacaan-apakah-bisa-ilmu-yang-kita-serap-dan-kita-amalkan-melalui-media-tersebut-di-pertanggung-jawabkan-oleh-sipenulis-nantinya

Sponsor 2

Show More

cu.admin

Nama: Arie Ibrahim | Lahir : 16 january 1987 | Lulus : SMA 28 Oktober 1928 jakarta Selatan Tahun 2005 | Keahlian : dibidang komputer. | Ketertarikan: ilmu komputer, ilmu Quran, dan Ilmu Fisika. | Kontak : arie@carauntuk.com adpit31@gmail.com | Pesan : semoga artikel diatas bermanfaat bagi saya pribadi dan yang membutuhkannya, Terimakasih

Related Articles

Check Also

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker