Homeforum.majelisrasulullah.orgHukum Surat Al fatihah

Hukum Surat Al fatihah

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 419 views share

Hukum Surat Al fatihah2007/11/29 20:50Assalamu’alaikum Warahmatullohi wabakatuh
Ya..Ustadzinal karim…

Saya ingin tanya:

Saya pernah sholat jama’ah dengan para habaib, pada waktu membaca surat Alfatihah huruf “Qof” berubah menjadi “Gaf”, sewaktu membaca “Sirotol mustaqim” berubah menjadi “Sirotol mustagim”, Bagaimana ini hukumnya habib..karena sepertinya ini sudah menjadi kebiasaan para habaib, apalagi kita tahu surat alfatihah adalah rukun dalam sholat ?
Demikian pertanyaaan Saya. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Hukum Surat Al fatihah2007/12/01 03:25Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
mengenai Qaaf yg dirubah menjadi Gaaf, merupakan dialek yaman, dan tidak umum di negara kita, namun ada sanadnya yg bersambung kepada Imam Nawawi, dan Imam Nawawi menukil riwayat dari Rasul saw bahwa Rasul saw pernah mengucapkannya dengan lafadh tersebut, walaupun yg mu’tamad (pendapat terbanyak) adalah yg dengan lafadh Qaaf.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a’lam

Forum silahturahmi jama’ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah


Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Hukum Surat Al fatihah2007/12/05 22:05Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokaatuh.

Ya..Ustadzinal Karim..

1. Mohon disebutkan dalam hadis apa dan bagaimana bunyinya Rasullulloh pernah mengucapkan lafadz tersebut ? dan dalam kitab apa Imam Nawawi pernah menyunting hadist tsb?

2.Apakah hukum tersebut hanya berlaku untuk orang yaman saja, bagaimana dengan kebiasaan dialek orang madura kalau mengucap “alkhamdu ” menjadi “Alhamdu” dan orang jawa mengucap “Alkhamdu” menjadi “Alkamdu “?apakah sholatnya menjadi sah ?

Demikian pertanyaan Saya, mohon ma’af bila kurang sopan..

Wassalamu’alaikum warahmatullohi Wabarokatuh

| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Hukum Surat Al fatihah2007/12/06 13:38Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. mengenai Gaaf, memang terdapat ikhtilaf, namun dijelaskan pada Muqaddimah Tarikh Ibn Khaldun bahwa huruf Qaaf diucap Gaaf, adalah dari Lughah Mudhariyyah, Mudhar adalah salah satu dari kakek Nabi saw dari keturunan Nabi Ismail, keturunannya disebut Qabilah Mudhariyah, maka menunjukkan huruf Gaaf ini merupakan dari bahasa arab, bukan dari dialek yaman,

dan dijelaskan pada Fathul Baari Bisyarh shahih Bukhari bahwa kaum anshar di Madinah adalah keturunan dari Yaman.

dan Yaman adalah dari qabilah arab, bukan non arab sebagaimana mesir yg bukan arab.

Imam Zakariya AL Anshari dalam kitabnya Fathul Wahhab bisyarh Manhaj pada Bab sifatushalaat menjelaskan bahwa memang yg mu;tamad adalah Qaaf, namun ucapan Gaaf dg dialek yaman tidak membatalkan shalat.

mengenai Gaaf ini tak tertulis oleh Imam Nawawi pada bukunya yg tercetak, namun sanadnya kepada Imam Nawawi dari Guru saya adalah sbgbr :

عن الحافظ المسند الحبيب عمر بن حفيظ عن المسند الحبيب ابراهيم بن عقيل عن الشيخ عمر حمدان المحرسى سماعا منه عن الشيخ فالح بن محمد الظاهري محدث المدينة المنورة عن الاستاذ السيد محمد بن على الخطابى السنفى الشهير بالسنوسى عن ابي حفص عمر بن عبد الكريم العطار المكى عن السيد على بن عبدالبر الونائى عن الامام السيد محمد مرتضى بن محمد الزبيدى الواسطى الحنفى عن السيد الاصيل عمر بن احمد بن عقيل عن حافظ الحجاز وسنده عبدالله بن سالم البصرى عن الشمس محمد بن علاء الدين البابلى عن الامام سالم بن محمد السنهورى عن النجم محمد الغيطي عن القاضي زكرياء بن محمد الانصاري عن ابي الشروطى عن ابي عبدالله محمد بن احمد بن محمد الرّفّا عن ابي الربيع سليمان بن سالم الغزي عن ابي الحسن على بن ابراهيم بن داود العطار عن الامام محيى الدين ابي زكرياء يحيي بن شرف النووى


dan Imam Nawawi mempunyai sanadnya kepada Rasulullah saw.

2. mengenai ucapan Gaaf anda telah melihat nash yg jelas sebagaimana diatas, mengenai bahasa madura dan jawa silahkan anda cari dalilnya sendiri kalau ada, namun pendapat mu’tamad dalam madzhab syafii fatihah nya batal jika salah mengucapkannya, namun Gaaf ini bukan salah mengucap, tapi nash mendukungnya.

Wallahu a’lam

sumber

© http://carauntuk.com/hukum-surat-al-fatihah

Leave a Reply