Homeforum.majelisrasulullah.orgHadis Tsaqalain – 2007/06/22

Hadis Tsaqalain – 2007/06/22

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 228 views share

AbuAfidita Hadis Tsaqalain – 2007/06/22 12:09 Assalamu^alaikum wr.wb.

Semoga Habib Munzir, keluarga & Jamaah selalu dalam lindungan dan
kasih sayang ALLAH SWT.

Saya ingin bertanya masalah hadist Tsaqalain:

Saya membaca dua versi hadis berkaitan dengan hadist Tsaqalain:
“Aku tinggalkan dua perkara (tsaqalain)….” Yang satu menyatakan,
“Kitabullah dan Sunahku”, yang kedua “Kitabullah dan Ahlul Baitku/
Keluargaku”. Pertanyaan saya:

1. Manakah dari kedua riwayat itu yang benar? Atau keduanya benar?
Jika keduanya benar, bagaimana menjelaskan hubungan keduanya?

2. Apakah yang dimaksud Tsaqalain itu?

3. Apa maksudnya berpegang kepada Ahlul Bait Nabi SAW?

Semoga Habib berkenan menjawab pertanyaan saya.

Terima kasih,

Wassalamu^alaikum wr.wb.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Hadis Tsaqalain – 2007/06/23 04:43 Limpahan rahmat dan Inayah
Nya swt semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
Hadits yg ahli baitku sanad nya hasanun gharib, demikian
diriwayatkan pada Sunan Imam Attirmidziy hadits no.3786

Hadits kedua diriwayatkan pada Sunan Imam baihaqi Al Kubra Juz 10
hal.114 dan Sunan Addaruqutniy sanadnya shahih.
1. kedua versi itu adalah Hadits Rasulullah saw, yg kedua lebih
shahih dari yg pertama.

tentunya dalam hadits sering terdapat hal hal seperti ini,
misalnya dalam suatu hadits Rasul saw bersabda sebaik baik amal
adalah shalat pada waktunya, dalam hadits lain rasul saw bersabda
sebaik baik amal adalah Iman pada Allah dan Jihad fi sabilillah,
maka dalam menyikapi hal hal seperti ini menunjukkan bahwa hal hal
tersebut merupakan kemuliaan.
Dan satu sama lain saling berkaitan, tentunya Alqur an tak akan
terlepas dari sunnah, dan Ahlul bait yg patut dipanut adalah ahlul
bait yg mengikuti sunnah, saya kira demikian yg lebih sempurna
dalam menyatukan dua hadits tersebut

2. tsaqalain bersumber dari kalimat tsaqala yatsqulu tsaqiilan,
yaitu berat, tsaqalain berarti dua hal yg berat, disebut demikian
karena mengamalkan keduanya merupakan hal yg cukup berat.

3. maksudnya bergandengan dg mereka, jangan berpisah dan memusuhi
mereka, menjaga mereka, mencintai mereka, dan menaungi mereka,
termasuk diantaranya menegur mereka bila mereka salah, membimbing
mereka jika mereka dalam kesilapan, itu adalah salah satu
permintaan Nabi saw kepada ummatnya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AbuAfidita Re:Hadis Tsaqalain – 2007/06/24 03:00 Assalamu^alaikum wr.wb.

Semoga Habib Munzir, keluarga & Jamaah selalu dalam lindungan dan
kasih sayang ALLAH SWT.

Terima kasih atas jawaban Habib, kalau boleh saya ingin bertanya
lebih lanjut, mengenai Tsaqalain ini.

1. Kalau ^Ahlul Bait Nabi^ adalah tsaqalain- bahkan saya pernah
membaca salah satunya kalau tidak salah diriwayatkan oleh Imam
Muslim – di samping Sunah Nabi SAW, mengapa kok jarang terdengar
di pengajian-pengajian/ khutbah?

2. Siapakah yang dimaksud Ahlul Bait Nabi ini?
Karena kalau itu adalah merupakan tsaqalain, berarti kami juga
harus berpegang teguh kepada mereka agar selamat fiddunya wal
akhirah, sebagaimana hadis tersebut.

Terima kasih atas petunjuk Habib.

Wassalamu^alaikum wr.wb.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Hadis Tsaqalain – 2007/06/25 01:03 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
Mengenai keutamaan keluarga Nabi saw ini banyak sekali
teriwayatkan, bahkan sebagaimana sabda Nabi saw : Cintailah Allah
karena limpahan kenikmatan Nya pada kalian, dan cintailah aku
karena cinta kalian kepada Allah, dan cintailah Ahlul Baitku
karena cinta kalian kepadaku (Mustadrak ala shahihain hadits
no.4716, berkata Imam Hakim hadits ini shahih, Sunan Imam Tirmidzi
hadits no.3789 berkata Imam Tirmidziy hadits ini hasan gharib),
dan masih banyak lagi,

jarang disebut di khutbah khutbah karena memang barangkali para
khatib masa kini sudah banyak melupakannya, sebagaimana masalah
siwak, masalah keutamaan dzikir selepas shalat, keutamaan2 sunah
lainnya sudah banyak dilupakan, pembicaraan semakin hari semakin
dipersempit oleh pemahaman dan ilmu muslimin yg juga semakin
sempit, padahal para sahabat radhiyallahu anhum sangat perduli
akan ahlulbait Nabi saw ini,

akan tetapi memang setelah terjadinya pembunuhan Ali bin Abi
thalib kw, lalu Hasan bin Ali yg diracun, kemudian Husein bin Ali
ra anhuma yg syahid, dan keturunannya terus dikejar dan dibantai
karena ditakutkan akan memimpin revolusi perebutan Khilafah, maka
mulailah para ulama menutup diri untuk menyebut2 para ahlulbait
demi keselamatan mereka, dan Imam Imam Muhaddits dari ahlulbait
tak tampil sohor, karena bila sudah mulai banyak pengikutnya
mereka risau para Imam Imam ahlulbait itu akan merebut kekuasaan,
sebab muslimin mestilah akan pro pada imam imam ahlul bait itu
bila mereka tampil untuk menjadi khalifah dibanding sultan sultan
yg keji dan kejam dimasa itu, padahal hal itu hanya kerisauan
mereka yg tamak akan kekuasaan,

2. mengenai Ahlulbait ini berikhtilaf ulama, pendapat yg Mu;tamad
adalah hanya 5 orang saja, yaitu Nabi saw, Fathimah ra binti Nabi
saw, Ali bin Abi Thalib kw, Hasan ra dan Husein.

Namun pendapat lain mengatakan adalah keturunan hasan dan husein
pun termasuk, dan sebagian besar ulama syafii berpegang pada
pendapat kedua.

Namun bagaimanapun pendapat itu ber Ikhtilaf, maka tentunya setiap
muslimin mestilah memahami bahwa ia diwajibkan bershalawat pada
Nabi saw dan keluarga Nabi saw disetiap shalatnya

Mengenai hal cinta pada ahlulbait ini saya kira janganlah sampai
dinafikan, namun jangan pula terlalu dibesar2kan, kita Ahlussunnah
waljamaah mencintai Allah dan Rasul Nya, mencintai Sahabat Nabi
saw dan Keluarga Nabi saw, mencintai para Ulama dan penerus hingga
akhir zaman.

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AbuAfidita Re:Hadis Tsaqalain – 2007/06/25 14:42 Assalamu^alaikum wr.wb.

Semoga Habib Munzir, keluarga & Jamaah selalu dalam lindungan dan
kasih sayang ALLAH SWT.

Terima kasih atas Jawaban Habib, kini saya ragu2 untuk berusaha
mencintai, dan berusaha berada di barisan Ahlul Bait Nabi SAW.
Namun izinkan saya bertanya lagi, masalah salawat kepada Ahlul
Bait.

Saya mendengar khutbah di UK (berbahasa Arab), jamaah mayoritas
dari Pakistan yang bermazhab Hanafi. Saya sering mendengar ^qaala
^Ali shalatu wa salam^. Juga di buku2 Karya syek Hisyam Al-Kabbani
(dari Naqshbandi), ditulis AS salah satunya untuk Ahlul Bait Nabi,
seperti misalnya ditulis Imam Mahdi AS.

Juga saya pernah membaca buku, katanya di Sahih Bukhari dalam
menulis riwayat, jika ditulis ^dari Ali as^.

Apakah hal ini benar?

Terima kasih dan mohon maaf.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Hadis Tsaqalain – 2007/06/27 02:55 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
mengenai ucapan itu ikhtilaf ulama ahlussunnah waljamaah,
sebagaian besar tak menyetujui ucapan AS (Alaihissalam) pada orang
orantg tertentu, diantaranya adalah imam Ibn katsir yg mengatakan
bila ucapan itu diucapkan pada Ali bin Abi Thalib, maka selayaknya
diucapkan pada Abubakar, Umar dan utsman pula.

namun ada juga ulama ahlussunnah waljamaah yg memakai itu, namun
pendapat Jumhur (terbanyak) mereka menggunakan istilah itu hanya
untuk para nabi dan rasul.

secara hukum maka boleh boleh saja menggunakan ucapan itu pada
semua muslimin, karena maknanya adalah : “Atasnya Kesejahteraan
dari Yang Maha Sejahtera”, sebagaimana seseorang muslim bersalam
satu sama lain.

namun karena kebiasaan ummat, maka hal itu bisa menimbulkan
perbedaan pendapat, namun bukan haram dalam mengucapkan hal itu
pada siapapun, tidak pula makruh.

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

aditya Re:Hadis Tsaqalain – 2007/11/28 09:11 Saudaraku yg kumuliakan,
Hadits yg ahli baitku sanad nya hasanun gharib, demikian
diriwayatkan pada Sunan Imam Attirmidziy hadits no.3786

Hadits kedua diriwayatkan pada Sunan Imam baihaqi Al Kubra Juz 10
hal.114 dan Sunan Addaruqutniy sanadnya shahih.
1. kedua versi itu adalah Hadits Rasulullah saw, yg kedua lebih
shahih dari yg pertama.

bib maksut dari hasanun gharib itu apa bib, dan sering di jumpai
kalimat yang saya kurang faham bib, mohon untuk setiap kata yang
memerlukan penjelasan arti untuk disrtakan artinya bib, biar saya
yang membaca gak bingung bib, ( maaf ini kelemahan saya bib )
ada pendapat bahwa hadist pertama lebih kuat bib, dan yang kedua
dhaif, tolong bib bagaimana menyikapinya bib

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Hadis Tsaqalain – 2007/11/28 10:11 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari
anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
hadits hasanun gharib adalah hadits diatas derajat hadits dhaif,
dia setingkat diatas hadits shahih,
hadits hasan ini jika hanya diriwayatkan satu periwayat saja maka
dinamai hasan gharib yaitu hadits hasan yg asing, karena hanya
satu riwayat yg meriwayatkannya, hadits hasan bila banyak maka
akan naik peringkatnya menjadi hasan shahih.

mengenai ikhtilaf para muhaddits akan derajat hadits memang sering
terjadi, namun hadits itu masyhur, (terkenal) dikalangan
ahlussunnah waljamaah dan diakui oleh para ulama.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=4932

© http://carauntuk.com/hadis-tsaqalain-20070622

Leave a Reply