MuhammadRidho fiqih – 2008/09/15 15:22 Assalamualaikum.Wr.Wb
ya habibana Munzir yg selalu al faqir rindukan dan banggakan
semoga cahaya dan rahmat Allah senantiasa tercurahkan kpd habib
dan keluarga sepanjang hidup,amin.
bgaimana kondisi kesehatan habib?udah sembuh belum bib…?masya
ALLAh al faqir semalem liat habib munzir pas keluar dari masjid
al munawwar, habib terlihat begitu lemas dan kurang
sehat,apakah habib masih sakit?walaupun al faqir terdesak dan
terhimpit tembok,namun alangkah nikmatnya dan hilngnya rasa
sakit al faqir begitu melihat muka habib yg penuh dengan cahaya
ALLAH,,semoga habib diberi panjang umur,diberi
kesehatan,sehingga dapat terus membimbing dan menuntun para2
pendosa seperti al faqir,,dengan munajat dan bertawasul kpd
RASULULLAH dan AHLUL BADR,,ya ALLAh kabulkanlah doa hamba-MU…
al faqir ingin bertanya kpd habib,sekali lg al faqir mohon maaf
karena selalu merepotkan habib,,
1. habib, al faqir dalam menjalani bulan puasa ini menderita
bibir pecah2 sehingga terkadang bibir al faqir kering
sekali,dan pd siang harinya al faqir mencabuti lapisan bibir yg
kering dan berdarah,dan ini sering al faqir lakukan karena ga
betah dengan kulit bibir yg kering,,apakah puasa al faqir batal
ya habib?
2. mengenai sholat jum^at,,sekarang banyak sekali orang yg
berkhutbah dalam bahasa indonesia dlm khutbah keduasetahu al
faqir khutbah kedua iu memakai bahasa arab dan isinya doa,nah
sekarang2 ini banyak orang yg khutbah keduanya memakai bahasa
indonesia,apakah itu diperbolehkan ya habib?
3. ya habib,bagaimana jadinya puasa orang yg melakukan zina dan
mabuk dimalam hari,jadi siangnya dia berpuasa dan melakukan
shalat 5 waktu tapi malamnya dia berzina dan mabuk,,apakah
puasanya itu tidak ditermia?mohon penjelasannya ya habib
4. sekiranya habib izinkan al faqir untuk menjabat tangan habib
di alam mimpi,,karena al faqir selalu tidak bisa menjabat
tangan habib,,al faqir sangat ingin merasakan tangan habib yg
penuh dengan keberkahan dan cahaya ALLAH,,bolehkah ya habib?
sekian pertanyaan dari al faqir,dan al faqir juga mau
mengucapkan ribuan terimakasih atas doa dari habib sehingga al
faqir sudah bekerja lg,walaupun cm sampai akhir desember tapi
al faqir bisa membiayai hidup al faqir dan sedikit membantu
orang tua…mudah2an di tahun depan al faqir mendapatkan lg
pekerjaan yg lebih baik dan pasti,karena al faqir sudah niat
ingin mempunyai keluarga,,doakan ya habibi…
syukron katsiron ya habibana…
Assalamualaikum.Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:fiqih – 2008/09/17 12:38 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan
kebahagiaan pd hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
salam rindu tuk anda, saya hanya kelelahan saja saudaraku,
ramadhan tahun ini sungguh berkah dan banyak acara besar, tapi
saya gembira karena sudah 3 acara besar sukses di bulan ramadhan
ini, tinggal acara besar terakhir di ancol ahad ini yaitu doa dan
zikir sekaligus peringatan Fatah Makkah.

1. hal itu tak membatalkan puasa

2. mengenai khutbah, yg mesti dg bahasa arab adalah rukun khutbah,
yaitu pujian pada Allah, syahadatain, shalawat pada Nabi saw,
wasiat taqwa, firman Allah, dan rukun khutbah kedua ditambah dg
doa tuk muslimin muslimat, selain dari itu bukan rukun khutbah,
maka boleh dg bahasa selain bahasa arab.

3. puasanya sah secara syariah, ia tak perlu meng Qadhanya karena
ia melakukan dosa itu dimalam hari, maka tak membatalkan puasanya
disiang hari, namun bagaimana puasanya dihadapan Allah?, wallahu
a^lam.

4. duduklah di shaf terdepan saudaraku, saya merindukan menjabat
tangan anda, duduklah di shaf terdepan malam selasa yg akan
datang, izinkan saya menjabat tangan anda.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

muhammadridho Re:fiqih – 2008/10/02 19:29 Assalamualaikum Wr.Wb
ya habibana al faqir ingin bertanya, bagaimana jika seseorang
sengaja meninggalkan puasanya tanpa ada sebab apapun, apakah
puasanya wajib di qadha atau tidak?
itu saja ya habib, terimakasih atas jawabanna
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir dan batin ya habibana
Wassalamualaikum Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

adminIII Re:fiqih – 2008/10/04 03:55 Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawabana Habibana yang sudah
ada di forum :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda
dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. saudaraku, puasa tahun lalu jika terlewat ramadhan lagi maka
tetap meng Qadha nya ditambah fidyah 1 mudd beras. jika hutang
puasanya misalnya 20 hari maka ia meng Qadhanya 20 hari serta
mengeluarkan fidyah 20 mudd.
satu Mudd kurang dari 1 kg beras,

jika terlambat 2 tahun maka ditambah jadi 2 Mudd, maka ia puasa 20
hari ditambah 40 mudd, jika terlambat 3 tahun maka 3 mudd

2. ia memastikan saja jumlah perkiraan maksimal, maka jika
terbukti lebih, akan menjadi pahala baginya.

3. menurut madzhab syafii adalah dengan Qadha dan fidyah 1 mudd
setiap harinya, jika terlambat setahun maka ditambah lagi 1 mudd.

dan saudaraku, yg paling berhak dibayar hutangnya adalah hutang
kepada Allah, jauh lebih berhak dibayar daripada hutan kepada
manusia,

namun Allah swt adalah sebaik baik yg dihutangi, maka bayarlah
semampunya, dan Allah swt tak memaksa lebih dari kemampuan kita.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam
berikut linknya:
Itemid=&func=view&catid=8&id=7458&lang=id#7458

Wassalam,
AdminIII

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

muhammadridho Re:fiqih – 2008/10/07 10:45 Assalamualaikum Wr.Wb
ya habibana munzir yg selalu al faqir banggakan dan al faqir
rindukan,,bagaimana habib perjalanan ke Manokwarinya?semoga
habib beserta rombongan selamat dan lancar berdakwah
disana,amin..
ya habibana al faqir mau bertanya masalah kerjaan
1. al faqir kan kerja sebagai sales promotion, mempromosikan
kopi Nescafe dan kita dibagi menjadi 4 team, satu team ada 3
orang,2 cwo dan 1 wanita…
kita setiap harinya selalu promosi dan tiap harinya kita
pindah2 tempat, kita dikasih mobil untuk operasional dan
dikasih duit operasional untuk bensin,,kadang2 dikasih banyak
duitnya dan harus kembali walaupun sedikit,nah dari duit
operasional yg banyak tersebut kadang2 kita pake buat makan
siang,tapi kl ada lebihnya selalu kita kembalikan,apakah duit
yg kita pake itu termasuk duit haram bib?
2. kita kan dalam mempromosikan nescafe dikasih SAMPLE untuk
bagi2 gratis ke orang2, nah kadang2 kita dibawakan 1000 sample
untuk 1000 orang, kadang2 jam kerja kita sudah habis tapi
sample tersebut belum habis, nah barang sample tersebut kita
bawa pulang ke rumah masing2, apakah barang itu haram bib?
sedangkan bos bilang kl barang sample ga habis jangan dibalikin
ke kantor, pkonya laporang di kantor barang sample harus abis,
terserah mau dibawa pulang atau di apain…apakah barang
tersebut termasuk barang haram bib?
sekian pertanyaan dari al faqir, mudah2an habib beserta
rombongan selamat sampai di tujuan dan ALLAH beri kemudahan
dalam berdakwah,amin
bib jangan sampe kecapean ya, jaga kondisi habib, kemaren kan
habib bilang kl jalan ke manokwari medannya agak berat,,hati2
ya bib?
Assalamualaikum Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:fiqih – 2008/10/11 20:12 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari
hari anda dg kesejahteraan,

saudaraku yg kumuliakan,
jika kedua hal itu sekiranya direstui oleh majikan anda maka bukan
hal yg haram.

hal itu dalam syariah disebut “ulima ridhaahu”, yaitu diyakini dan
diketahui restunya, walau tak perlu bilang / tanya dulu.

misalnya begini, A berteman dg B, sedemikian akrabnya maka mereka
sudah tak bermasalah pakai barang masing masing, maka A tak perlu
lagi izin pada B untuk memakai barang B, karena sudah pasti ia
restu, dan B tak perlu lagi izin pada A jika makan makanan A,
karena sudah diyakini ia akan restu.

demikian pula antara anda dengan majikan anda, jika sekiranya ia
restu maka selesailah masalahnya, jika tidak maka mintalah
restunya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=18140

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here