Homeforum.majelisrasulullah.orgfiqih – 2007/07/27 04:57

fiqih – 2007/07/27 04:57

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 204 views share

zaenal fiqih – 2007/07/27 04:57 Assalamu^alaikum

Semoga segala hajat habib diijabah oleh Allah Ta^ala, aamiin

Bib, ana ingin bertanya mengenai dalil aqli dan naqli mengenai :

1. Betulkah apabila kita shalat kemudian pakaian kita menjulur
melebihi mata kaki maka shalatnya tidak sah?

2. Mengapa shalat sunnah ba^da shubuh dan ashar haram?

3. Banyak orang menyalahkan niat shalat yg dibaca di dalam hati
ketika takbiratul ihram, bagaimana menurut habib?

4. Bib, kalau boleh ana saran, kiranya di web ini juga habib
menyertakan artikel tentang berbagai amalan, tradisi, kebiasaan,
dll yg biasa dilakukan oleh ulama-ulama kita sedangkan oleh kaum
wahabiy di tentang/dibid^ahkan. Ana sangat khawatir dengan
gencarnya mereka menyebar virus wahabiy ke saudara-saudara kita.
Dengan begitu, mudah-mudahan mereka menjadi faham dan
saudara-saudara kita tidak terkena virus berbahaya mereka
(wahabiy)

5. Bib, kapan ke bandung?

syukron yaa habibiy atas segalanya

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:fiqih – 2007/07/28 03:30 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Kemuliaan malam Isra Mi raj dan Cahaya kemuliaan shalat semoga
selalu mengiringi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
1. tidak demikian, hal itu hukumnya makruh bila dimaksudkan untuk
kesombongan, bila tidak maka tak mengapa, karena dimasa lalu bahwa
orang orang kaya mempunyai tanda pengenal dg memakai pakaian yg
panjang menjela dibawah mata kaki, dan orang orang buruh
menggunakan diatas mata kaki, mengapa?, itu menunjukkan bahwa
orang kaya jarang menginjak tanah,

mereka selalu berjalan diatas permadani mewah, sedangkan orang
biasa, awam dan miskin mestilah memendekkan pakaiannya diatas mata
kaki karena selalu berjalan ditanah dan pasir, dan oleh sebab itu
dijadikan tanda pengenal, mereka menyombonhkan dirinya dengan
memakai pakaian yg menjela kebawah mata kaki,

namun hal itu tak berlaku lagi dimasa kini, maka telah dibantah
sebagaimana dijelaskan dalam riwayat shahih, bahwa itu berlaku
jika dimaksudkan untuk tafakhur (kebanggaan),

Cuma mereka itu tak mengerti, kasihan, mereka hanya melihat hadits
lalu mengamalkan tanpa pengetahuan yg mendalam mengenai apa yg
dikandung dari makna hadits tersebut.

2. diriwayatkan bahwa Rasul saw melarang shalat sunnah ba da subuh
dan ba;da asar (Shahih Bukhari),
berbeda pendapat para ulama mengenai ini, ada yg mengatakannya
sangat makruh, ada yg mengatakannya haram

3. Niat adalah hal yg wajib dalam melakukan shalat, namun
melafadzkannya adalah hal yg sunnah, demikian Imam Syafii ber
ijtihad agar melafadzkannya sebelum takbiratul ihram, dg tujuan
agar saat takbiratul ihram ia mudah mengucapkannya didalam
hatinya,

4. saran anda akan saya perhatikan,

5. Insya Allah, belum ada undangan kesana, nantilah bila anda ada
hajatan, undang saya ya?, he..he he.., insya Allah..

demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

posisi saya di pulau Bengkalis, mohon doa,

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=5887

© http://carauntuk.com/fiqih-20070727-0457

Sponsor 2

Leave a Reply