Homeforum.majelisrasulullah.orgfaham syiah – 2006/10/29

faham syiah – 2006/10/29

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 227 views share

melinuxid faham syiah – 2006/10/29 09:12 Assalamualaykum Wr wb

Ustadz yang dalam lindungan Allah,

Saya ingin bertanya terhadap fahaman syiah ini (ithsna As^ariy),
mengenai mereka yang sudah menganutnya.

Bagaimanakah hukum atas keIslaman mereka. ??
Saya mencoba untk melihat kedalam mereka(syiah) ini dengan husnu
dzan (awalnya krena kecintaan mereka akan ahl bayt, seperti yg
dikatakan oleh imam madzhab kita , Imam Syafiiy) Ketika teman saya
(rafidhoh) mengajak melihat maqtal husseyn.
namun ketika makin ke dalam makin terlihat bahwa mereka ini adalah
kaum yang suka mencaci Shabat – shabat utama Rasulullah (Abu bakr,
Umar, Uthman).

Mereka ini meng-klaim sebagai pencinta Ahl Bayt.Namun Sikap mereka
sangat keji. Sampai sampai salah seorang rafidhoh ini (lgs ke
kuping saya) mengatakan bahwa Rasul Wafat di racun oleh
Hafshah..Naudzubillahhi min dzalik.

Saya coba mengorek ttg fahaman mereka ttg Al Quran suci. Mereka
mengatakan Al Quran Asli itu adalh mushaf Fathimah (ini juga lgs
ke saya..bukan dari web).Dan benci mereka terhadap Aisyah sangat
kentara .. sampai ada yg menggumamkan Laknatullah Alaih ketika ada
sebutan namanya.

Sampai sampai ada teman saya yg sampai berani mengatakan :…wah
kalau Abu Bakr ada di Surganya Allah, Ane keluar deh dari
Surga…Naudzubillahi min dzalik.

Namun poin poin ini lama sekali baru mereka ungkapkan kepada saya
(ketika saya mereka nilai tidak menunjukkan perlawanan akan
fahaman ini).

Wasalam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:faham syiah – 2006/11/01 02:49 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya keagungan fitrah semoga selalu menuntun anda kepada
kebahagaiaan dunia dan akhirat,

mengenai pemahaman yg menentang sahabat, mencaci apalagi
mengkafirkannya, apakah dari kalangan syiah atau lainnya, jelas
jelas dalam kesesatan yg nyata.

kecintaan terhadap ahlulbait nabi saw adalah sia sia bila
ddisertai kebencian pada sahabat nabi saw, demikian pula
sebaliknya.

Rasul saw bersabda : “Bila berkata seseorang kepada saudaranya :
wahai kafir!, maka ucapan itu akan mengenai salah satu dari
mereka” (yaitu pada yg dilontarkan, atau pd yg melontarkan ucapan
itu. (Shahih Bukhari hadits no.5752, 5753, Shahih Muslim hadits
no. 60).

namun tentunya kita para pengikut Imam Imam Ahlussunnah waljamaah
tak mau mengkafirkan seorang yg masih mengucapkan syahadat, maka
mereka ini dihukumi Fasiq, karena mereka ini tak tahu betapa agung
dan luhurnya para sahabat radhiyallahu ^anhum, sebagian dari
mereka itu hanya ikut2an saja dan tertipu oleh para Mullah yg
mempengaruhi mereka, ketika mereka diberi penjelasan mereka
bertobat.

namun bila ada satu pemahaman yg jelas jelas mengumumkan hal itu
pada ajarannya maka tentunya kaum ini sesat sebagaimana kelompok2
sesat lainnya.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AlMuntazar Re:faham syiah – 2007/09/08 10:56 Assalamualaikum Ya Sayyidi,
Ada beberapa pertanyaan yang hendak Ana ajukan setelah membaca
beberapa literatur milik kaum Syi^ah. antara lain :
1. Benarkah Sahabat Abu Bakar R.A dan Umar R.A mencaplok tanah
waris Khadak yang oleh Rasullulah diwariskan kepada keluarga Al
Imam Ali Bin Abi Tholib R.A ?
2. Benarkah Sayyidah Fatimah Azzahra R.A dalam wasiatnya agar di
kubur secara diam-diam sehingga Sahabat Abu Bakar R.A dan Umar bi
Khatab R.A didak dapat ikut menmyolatkan dan menziarahi kubur
Beliau ?
3. Manakan Fihak yang benar sewaktu terjadi perang Jamal antara
Aisyah R.A dan Imam Ali bin Abi Thalib R.A ? ( karena pada
peristiwa tersebut ribun darah tumpah dari kaum muslimin yang
banyak dari mereka adalah orang-orang yang hafal Qur^an dan ahli
hadist )

Syuqron sebelumnya.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:faham syiah – 2007/09/10 03:21 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Rahmat dan Kelembutan Allah swt semoga selalu menyelimuti hari
hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. barangkali yg anda maksud adalah tanah Fadak, tanah fadak
adalah milik baitulmaal, karena Rasul saw telah berdabda bahwa
tiada nabi yg mewariskan harta, maka tanah itu milik Baytul Maal,
dan Rasulullah saw tak pernah mewariskannya kepada siapapun, dan
mustahil Khalifah Abubakar shiddiq ra dan Khalifah Umar bin
Khattab ra merebut tanah waris ahlulbait Rasul saw, karena mereka
berdua itu sangat mencintai ahlulbait Rasul saw.

2. Mustahil wanita suci putri Rasulullah saw berhati busuk untuk
tak mau diziarahi oleh kedua mertua Rasulullah saw.

3. keduanya benar, karena keduanya membela kebenaran, dan mengenai
pertumpahan darah itu adalah sebab para munafikin yg sengaja
memicu peperangan dengan menyerang pasukan kedua belah fihak, dan
mereka saling berusaha meredam pertikaian namun kehendak Allah
untuk hal itu terjadi, dan kedua belah fihak wafat sebagai syuhada
karena mempertahankan kebenaran, demikian Jumhur Ulama ahlussunnah
waljamaah termasuk para Imam Imam Ahlulbait berpendapat

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AlMuntazar Re:faham syiah – 2007/09/11 12:41 Assalamualaikum Ya Sayyidi,
Masih ada beberapa ganjalan dari pertanyaan saya yang Antum jawab
:
1. Jika Khadak merupakan Tanah Baitul Mal, mengapa Sayyidah
Fatimah ngotot menuntut hak atas tanah tersebut ? Dan pada saat
Khalifah Umar Bin Abdul Aziz R.A.berkuasa tanah tersebut di
kembalikan kepada keluarga Rasul dan setelah Khalifah Umar Bin
Abdul Aziz R.A. mangkat, tanah tersebut di ambil kembali ?
2. Dimanakah Sayyidah Fatimah Azahra di kuburkan ? Setahu saya
tidak satupun riwayat menyebut letak kubur beliau, sedangkan ke
dua anak dan suami beliau dapat di temui dan di ziarahi kuburnya.
3. Untuk perang Jamal yang desebabkan fitnah, Sayyidi mengatakan
ke dua orang tersebut berbuat benar. Afwan, saya tiadak faham
maksud Sayyidi. Kalo menurut logika, jika ke dua orang berselisih
maka ada salah satu fihak yang benar dan ada yang salah, atau ke
dua-duanya salah. Tidak mungkin dua fihak yang benar saling
pertikai.

Suqron Sebelumnya

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:faham syiah – 2007/09/12 00:08 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

semoga kemuliaan ramadhan, keagungan shiyaam, kesucian Qiyaam,
keberkahan Alqur;an, dan cahaya Lailatul Qadr selalu terlimpah dan
menghiasi hari hari anda dan keluarga.

Saudaraku yg kumuliakan,
1. riwayat mana yg mengatakan Bunda Suci Fathimah Azzahra ra
ngotot minta warisan?, riwayat itu adalah riwayat syiah berhati
busuk, mereka kira putri Rasul saw sama dengan mereka yg serakah
atas harta dunia dan berebutan warisan?

jika kita menganggap umar bin abdul aziz lebih patut dipercaya,
maka kita telah mendustakan Imam Ali bin ABi Thalib kw, dan Imam
Hasan bin Ali kw yg keduanya menjabat khalifah dan mereka tetap
menaruh tanah fadak pada posisinya,

apakah Imam Ali kw itu tak tahu menjalankan hak waris?, dan
riwayat umar bin abdul aziz mengembalikan tanah fadak itu riwayat
manakah?, karena saat itu Sayyidah Fathimah Azzahra ra telah
wafat, demikian pula Imam Ali kw, demikian pula Sayyidina Hasan
dan husein radhiyallahu^anhuma, lalu kepada siapa tanah itu
diberikan?, sedangkan keturunan Sayyidina Hasan sangatlah banyak,
lalu apakah setelah dibagi bagikan kepada mereka yg mungkin sudah
tersebar ke baghdad, persia dan wilayah wilayah lainnya, lalu
ditarik lagi, tampaknya riwayat itu rancu, adakah anda dapat
membuktikan darimana riwayat itu datang?

2. dikuburkan di Baqi, semua ulama ahlussunnah waljamaah
mengetahui itu dan semua merek berziarah, barangkali orang syiah
saja yg ditutup dari mengetahuinya agar mereka jangan sampai
ziarah kepada Bunda Suci Fathimah Azzahra ra.

3. sabda Rasulullah saw : “Tiadalah datang hari kiamat kecuali
beradunya dua kelompok besar, dan keduanya membela hal yg sama”
(Shahih Bukhari),

mengenai hadits ini berkata Al Hafidh Al Imam Ibn Hajar Al
Atsqalaniy : hadits ini menunjukkan peperangan antara dua kelompok
besar muslimin yg keduanya benar, yaitu perang Jamal, antara
kelompok Sayyidina Ali kw dan Ummulmukminin Aisyah ra, bahwa
keduanya dalam kebenaran, karena Aisyah ra dan beberapa sahabat
lainnya bersatu untuk mencari pembunuh Khalifah Utsman ra, dan
mereka itu berlindung di Pasukan Khalifah Ali kw,

maka mereka meminta agar para pembunuh itu diserahkan pada mereka
untuk kemudian diadili, namun Imam Ali kw menolak, yaitu agar
terlebih dulu dipastikan betul dg saksi saksi yg jelas diantara
mereka yg betul2 terlibat pembunuhan langsung dg tangannya.
(Fathul Baari ALmasyhur li Ibn Hajar Bab Alamat Nubuwwah fil
islam)
maka pasukan Ummulmukminin bertujuan membunuh para pembunuh Utsman
ra, dan Pasukan Ali kw menahan serangan mereka.

tentunya telah jelas sabda Nabi saw yg memberitahukan tentang
kejadian ini.
beliau ra menanyakan tentang tanah fadak lalu setelah dijelaskan
maka beliau ra tidak lagi memintanya,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AlMuntazar Re:faham syiah – 2007/09/29 15:04 Assalamualaikum ya Sayyidi,

1. Mengenai tanah waris fadak Saya sependapat dengan Sayyidi tidak
mungkin Sayyidah Fatimah bersifat rakus atau tamak atas harta
dunia menurut kaum Syiah(khurafat), namun menurut pendapat saya
mungkin yang ngotot diperjuangkan oleh Bunda Fatimah adalah Hak
dan Kebenaran ( Al Qur an). Sayyidi pasti megambil referensi dari
Sahih Bukhari Jilid III tetntang perang Khaibar dan sahih Muslim,
Jilid II halaman 72 , Nabi Bersabda : Kami tidak mewariskan dan
apa yang kami tinggalkan adalah sedekah musnad Ahmad Jilid I
hal.6. Namun Jika sayyidi menengok ke Qur an: 1. ANNISAA IV:80
akan bertolak belakang dengan Hadist diatas. Dan bukankah Imam Ali
K.W menerima warisan dari Rasullulah berupa baju perang dan
sebilah Pedang (Zulfikar) ?
Ini menimbulkan pertanyaan baru buat saya, mana yang harus di
jadikan rujukan Al Qur an atau Hadist karena keduanya bertolak
belakang ? Kalau sekiranya Rasulullah tidak mewariskan sesuatu
berarti Imam Ali K.W mencuri baju perang dan Pedang (Zulfikar)
milik Rasullulah ?

2. Mengenai kuburan/makam Bunda Suci Sayyidah Fatimah yang di Baqi
maksud saya adalah letak jelas posisinya, saya sudah mencari dari
berbagai sumber baik di Ahlu Sunnah maupun kaum Syiah. Tidak ada
yang dapat memeberikan posisi jelasnya, rata-rata jawaban adalah
yang seperti Sayyidi berikan. Juga riwayat mengapa beliau
dikuburkan secara diam-diam pada malam hari, jika Sayyidi menjawab
agar tidak dapat di ziarahi oleh kaum syiah padahal pada zaman
tersebut aliran syiah (khurafat) belum ada ?

3. Mengenai ke dua fihak yang benar pada perang Jamal saya masih
tidak faham, ada beberapa pertanyaan baru yang timbul :
3 a. Bukankah Rasulullah S.A.W melarang istri-itrinya untuk keluar
rumah sepeninggal beliau, dan Ummul Mukminin Aisyah R.A malah
keluar rumah dan berperang melawan Imam Ali K.W. ?
3b. Apakah Ummul Mukminin Aisyah R.A mengakui ke Khalifahan Imam
Ali K.W.?
Karena jika beliau mengakui Imam Ali K.W. berati beliau tidak akan
berperang / membangkang melawan keputusan Imam Ali K.W. yang
menghedaki pembuktian terlebih dahulu atas peristiwa terbunuhnya
Khalifah Utsman R.A

Dari beberapa Literatur Agama2x Ibrahimik (bersumber dari Nabi
Ibrahim A.S) yang saya baca, nampaknya hanya di Islam yang ada
ORANG-ORANG YANG DIANGGAP SUCI (dijamin surga oleh Rasullulah)
SALING BERTIKAI DAN MENUMPAHKAN DARAH KAUMNYA.
– IMAM ALI K.W Vs UMMUL MUKMININ AISYAH R.A
– IMAM ALI K.W Vs. MUAWIYAH R.A

ATAU JANGAN-JANGAN IMAM ALI K.W INI NGA BERES ALIAS MANIAK PERANG
ALIAS HAUS DARAH ?

DAN ITU ARTINYA IMAM ALI K.W INI HARUS DIKELUARKAN DARI GOLONGAN
AHLUL BAIT KARENA SIFAT-SIFATNYA SANGAT BURUK

Syuqron sebelumnya.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:faham syiah – 2007/09/29 15:57 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya Keberkahan Syuhada Badr semoga selalu menerangi hari hari
anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
berfikirlah dengan tenang, coba sejukkan jiwa anda dengan
dzikrullah, jadi begini saudaraku :
1. Baju besi dan pedang itu bukan warisan, tapi hadiah, sejak
Rasul saw masih hidup sudah diberikan pada Ali kw, demikian pula
hadiah hadiah Rasul saw pada sahabat lainnya, tidak ditarik lagi,
tentunya beda antara hadiah dengan wiratsah.

mengenai Annisa 80 Allah swt berfirman : “Barangsiapa yg taat pada
Rasul saw maka ia taat pada Allah, barangsiapa yg tidak taat maka
Allah tak mengutusmu untuk menjaga maksiatnya”.

tak bertentangan dg hadits?, tak pernah ayat yg bertentangan
dengan hadits, cuma pemahaman yg kurang, akan menyebabkan
sangkalan pada Alqur^an atau hadits.

2. mengenai Kuburan Ummiy wa Qurrat Ainiy Sayyidah Fathimah
Azzahra ra dikuburkan malam hari, lumrah saja, karena Sayyidina
Abubakar Asshiddiq ra pun dimakamkan malam hari. (Shahih Bukhari)

saudaraku, Makam Sayyidah Fathimah ra diratakan oleh wahabi, namun
banyak ulama yg tahu, saat saya haji bersama Guru Mulia Al Habib
Umar bin Hafidh, kami berziarajh ke makam Sayyidah Fathimah
Azzahra ra.

3. Ummulmukminin tentunya bukan ma^shum, demikian pula Sayyidah
Fathimah Azzahra ra pun pernah melakukan kesalahan, yg ma^shum
hanya Rasul saw,

dan mereka keluar bukan untuk saling bunuh, namun untuk
menyelesaikan masalah pembunuhan Khalifah Utsman ra,

saudaraku saran saya anda tak perlu kacau dengan akidah syiah,
untuk apa mencari cela dan aib Istri Rasulullah saw?, mereka semua
keluarga Rasulullah saw,

karena Abubakar ra dan Umar bin Khattab ra adalah mertua Nabi saw,
dan Utsman bin Affan ra adalah menanti Rasulullah saw, dan Imam
Ali kw adalah sepupu dan menantu Rasul saw, dan Sayyidah Fathimah
ra adalah putri kesayangan Rasul saw, da Aisyah ra adalah Istri
Rasulullah saw,

tak adakah kesibukan lain selain mencari aib keluarga Rasulullah
saw?, adakah anda syak pada kenabian sang Nabi agung saw?, hingga
keluarganya semua berantakan, penipu, pengkhianat, ini penghinaan
atas Nabi saw.

adakah yg lebih berhak kita bersangka baik pd mereka selain
keluarga sayyidina Muhammad saw?

sebenarnya jawaban untuk syiah adalah satu saja, sangka baik pada
Sayyidina Muhammad saw, bahwa keluarganya adalah orang yg suci,
demikian sahabatnya saw.

maka semua masalah selesai.

namun mereka tak mau sangka baik pada Sayyidina Muhammad saw dan
sahabatnya, maka muncullah pembahasan ini semua.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

AlMuntazar Re:faham syiah – 2007/10/09 10:21 Assalamualaikum ya Sayyidi,

Afwan koreksi untuk surah ANNISAA^ yang Ane maksud ANNISAA^ ayat 7
& 11.(AFWAN YA HABIB mata ane sering sakit kalo terlalu sering
liat kata Syiah apalagi ditambah AL BAYINAT, Ane bisa sampe salah
tulis….Huehehehe).
Untuk sejarah Ane belum terlalu jauh dan banyak membaca dari
literatur Syiah, Ane justru banyak membaca sejarah dari versi AHLU
SUNNAH dan justru sebab itulah yang malah membuat Ane tambah
bingung alias PUYENG karena mencoba mempelajari dan membaca lebih
jauh Literatur-literatur sejarah tersebut, yang menurut Ane RUWET
seperti Benang Kusut yang tidak bisa di telusuri. Hingga Ane
berKesimpulan : “SEJARAH MENURUT KAUM KITA (AHLU SUNNAH) ADALAH
SESUATU YANG TIDAK BOLEH DITANYA MENGAPA SAMPAI TERJADI (SECARA
LOGIKA) APA LAGI DIGUGAT KEABSAHANNYA.

DARI BENANG MERAH YANG DAPAT ANA TARIK SEMENTARA INI, BAHWA NASIB
SEJARAH KAUM KITA SAMA DENGAN SEJARAH ORANG-ORANG KATHOLIK YANG
TIDAK BOLEH DIUTIK-UTIK, DI TELITI APA LAGI DIGUGAT. CUKUP DI
IMANI SAJA. WALAUPUN KADANGKALA SEBAB TERJADINYA PERISTIWA SEJARAH
TERSEBUT TERASA JANGGAL DAN SEMRAWUT ALIAS KUSUT APA LAGI MASUK
AKAL.

Ane malah jadi lebih semakin tertarik untuk mempelajari Sejarah
Kaum SYIAH (Khurafat) yang memiliki hobi menmcaci maki para
sahabat lebih jauh lagi.

AWFAN SEBELUMNYA, DAN SUQRON ATAS WAKTU HABIB YANG TERBUANG
PERCUMA UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN ANE (KATA SI BudhiSuci). DAN
JIKA ANE NANTI TERSESAT (KATA HABIB)MASUK KE SYIAH, MAKA HANYA
SATU PEMBUKTIAN KEBENARAN YANG TIDAK BISA DI TAWAR-TAWAR LAGI,
YAUMIL MA^SYAR YANG AKAN MEMBUKTIKAN ADA DI GOLONGAN YANG MANA
KITA BERDIRI, APAKAH HAQ DAN MENDAPAT SYAFA^AT NABI MUHAMMAD S.A.W
ATAUKAH YANG BATHIL.

WALLAHU A LAM BISH-SHAWAB,
TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM, IED MUBARRAK, MINAL AIDZIN WAL
FAIDZIN.

WASSALAMUALAIKUM Wr.Wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:faham syiah – 2007/10/09 16:03 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya agung malam malam terakhir ramadhan semoga selalu menerangi
hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
agama kita adalah agama samawai, sumbernya sama dengan agama
Yahudi dan Nasrani, walaupun mereka kemudian banyak membuat
penyelewengan seperti SYIAH.

dalam agama islam kita tak menyembah akal, kita menyembah yg tak
terlihat, sujud pada yg tak terlihat, berdoa dan meminta dan
bicara pada yg terlihat, bermunajat kepada yg tak bisa didengar
jawabannya, inilah islam,

Iman kepada Allah (tak terlihat) , kepada Rasul Nya (kitapun tak
jumpa), sorga, neraka, kitapun tak melihatnya,

inilah agama samawi, bukan budak akal,

satu hal yg harus kita pegang adalah setiap gerakan shalat, juga
haji, puasa, zakat dlsb mengandung hikmah hikmah luhur, namun
bukan kewajiban kita untuk mengetahui hikmahnya,

kewajiban kita adalah mengamalkannya, karena kita akan terjebak
oleh hukum akal bila selalu menghendaki jawaban dari maksud setiap
Ajaran Rasul saw,

ya bila kita menemukan jawabannya, bila belum ??, karena kebodohan
misalnya,

apakah lalu kita menolak mengamalkannya?, maka dengan itu kita
menyembah akal karena hanya taat pd hal yg diterima akal.

Pertanyaan : “mengapa”, merupakan pertanyaan berbahaya bila
terlalu mendalam, karena puncaknya akan menjurus pd Allah swt dan
syak wasangka pd Allah swt, mengapa Allah memerintahkan ini dan
itu?, mengapa tidak seperti ini?,

maka tanpa kita sadari kita terjebak pemahaman untuk merubah diri
kita sebagai Pencipta, dan Allah menjadi Hamba, karena kita ingin
Allah taat pada keinginan kita, dan berbuat menurut kehendak kita,
dan agar tidak berbuat terkecuali hal yg kita fahami, dan
membatasi kehendak Nya untuk berbuat dengan hal yg bertentangan
dengan akal kita.

tentunya kita beriman pada Allah, beriman pada yg Maha Ghaib, Maha
tak terlihat namun Maha Berhak diimani oleh segenap hamba Nya,

demikian islam, demikian ajaran Sayyidina Muhammad saw, demikian
para sahabat, demikian para Imam Ahlulbait, demikian para ulama
dan fuqaha dari zaman zaman,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=1605

© http://carauntuk.com/faham-syiah-20061029

Sponsor 2

Leave a Reply