Homeforum.majelisrasulullah.orgberkata Sayyidina Ali kw “Meninggalkan amal karena takut riya adalah hakikat riya,

berkata Sayyidina Ali kw “Meninggalkan amal karena takut riya adalah hakikat riya,

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 247 views share

Shalat2007/11/02 19:22Assalamualaikum,
1. Menurut beberapa hadits yang sudah saya baca diantaranya mengenai bulan sya’ban. Setahu saya kita disunahkan untuk banyak melakukan shaum
dan ibadah malam. Tetapi yang ingin saya tanyakan adalah apakah yang rasulullah lakukan pada malam nisfu sya’ban? Apa yang beliau baca?
Apakah kita disunnahkan untuk membaca surah yasin? Apakah ada yang namanya shalat sunnah nisfu sya’ban? sebab didaerah saya mereka biasa
melakukan shalat nisfu dan ketika saya menjelaskan karena saya tidak mengikuti shalat saya malah dibilang aneh dan tidak mengikuti sunnah.
Mohon dijelaskan beserta dalilnya agar tidak menjadi ragu.
2. Dirumah saya sering membaca Al quran akan tetapi saya selalu membaca dengan suara yang sangat pelan sampai-sampai tak terdengar. Sebab
yang pertama saya takut dikatakan riya dan sebab yang kedua karena terkadang ketika saya membaca hadir rasa kurang percaya diri sebab bacaan
saya masih kurang tartil. Lalu apakah saya salah jika cara membaca Al quran saya seperti itu?
3. Suatu saat saya pernah mendengar ceramah dan isi ceramah itu menjelaskan mengenai diperbolehkannya shalat tahajjud tanpa tidur terlebih dahulu.
Kebetulan saya sering pulang tengah malam sehingga saya suka ragu untuk tidur sebab saya takut jika akan bangun kesiangan, jadi biasanya saya
menonton TV dan setelah itu saya membaca Al quran sambil menunggu waktu subuh. Memang kadang saya suka bingung untuk mengerjakan apa
dirumah jika saya pulang tengah malam. Lalu apakah benar adanya jika shalat tahajjud itu diperbolehkan tidak tidur lebih dulu, lalu apakah dalilnya?
Mohon penjelasannya agar saya tidak ragu lagi.
Terima kasih sebelumnya atas semua balasan jawaban dari Habib Munzir semoga penjelasan dari Habib Munzir beroleh pahala dari Allah.
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Shalat2007/11/03 05:33Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya keagungan Nama Nya swt semoga selalu menerbitkan kemudahan pada hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. di malam Nisfu sya’ban disunnahkan berdoa, dan mengenai doa dimalam nisfu sya’ban adalah sunnah Rasul saw, sebagaimana hadits2 berikut :
Sabda Rasulullah saw : “Allah mengawasi dan memandang hamba hamba Nya di malam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa dosa mereka semuanya kecuali musyrik dan orang yg pemarah pada sesama muslimin” (Shahih Ibn Hibban hadits no.5755)

berkata Aisyah ra : disuatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825)

berkata Imam Syafii rahimahullah : “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

dengan fatwa ini maka kita memperbanyak doa di malam itu, jelas pula bahwa doa tak bisa dilarang kapanpun dan dimanapun, bila mereka melarang doa maka hendaknya mereka menunjukkan dalilnya?,

maka para ulama khususnya Madzhab Syafii mengajarkan untuk membaca Yaasiin 3X pada malam itu, sambil berdoa dengan doa doa. mengenai shalat sunnah di malam nisfu sya’ban dan puasa, tidak teriwayatkan dalam riwayat yg shahih, dan sebagian ulama ahlussunnah waljamaah tak pula melakukannya,

2. anda hendaknya janganlah terhalangi beramal karena takut riya, berkata Sayyidina Ali kw “Meninggalkan amal karena takut riya adalah hakikat riya, maka beramallah sebanyak banyaknya dan janganlah meninggalkan amal karena risau akan riya”

dalam hal ini anda beramallah, riya atau tidak pasrahkanlah pada Allah swt, sungguh kita sangat ingin beramal karena Allah dan ikhlas, dan itulah batas kemampuan kita, jika padanya terdapat riya maka mohonlah pada ALlah agar menyempurnakannya, karena kita telah berbuat semampu kita, dan Allah swt tak memaksa lebih dari itu.

sunnah membaca ALqur;an dg suara keras selama tak mengganggu orang lain.

3. Rasul saw teriwayatkan melakukan shalat malam dengan tidur dulu dan juga Rasul saw teriwayatkan pada riwayat lainnya beliau saw memerintahkan witir (witir juga merupakan shalat malam) sebelum tidur, (kedua riwayat ini diriwayatkan pada Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)

maka sebagian ulama mengatakan bahwa ygb disebut Tahajjud adalah shalat malam (qiyamullail) yg dilakukan sesudah tidur, namun shalat sunnah di malam hari sebelum tidur sudah termasuk Qiyamullail.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

Forum silahturahmi jama’ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah


Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

sumber

© http://carauntuk.com/berkata-sayyidina-ali-kw-meninggalkan-amal-karena-takut-riya-adalah-hakikat-riya

Sponsor 2

Leave a Reply