sub gratis!

sub gratis!

hosting mantap!

yetty Berbeda – 2006/06/12 01:31 Assalamualaikum wr,wb
Pujisyukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan kita ni^mat Islam,Iman, dan ni^mat sehat walafiat.
Begini Habib, maaf jika saya lancang, saya ingin menanyakan
tentang hal-hal yang sangat berbeda tentang sekali lagi maaf (
banci). KIta tahu kan Habib, bahwa di dunia ini Allah hanya
menciptakan 2 jenis kelamin ( wanita dan laki-laki), tapi apabila
ada lebih dari itu bagaimana Habib, dan apa hukumnya, serta dia
digolongkan dalam apa ?
dan saya juga ingin bertanya, jika dia laki-laki merubah menjadi
wanita, dan dia merasa bahwa dia adalah wanita, bukan laki-laki
padahal dia diciptakan sebagai laki-laki, itu bagaimana hukumnya
Habib, dan apakah jika dia meninggal atau dia ingin naik haji,
kita harus mengganggap dia sebagai Wanita.

Hanya itu saja, Habib yang mau saya tanyakan. Maaf habi, jika saya
ada kesalahan dalam penulisan maupun kata2. sekali lagi saya minta
maaf, Habib.

Wabillahi taufiq walhidayah wassalamualaikum wr,wb

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Berbeda – 2006/06/13 04:22 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan Cahaya Keridhoan Nya sewmoga selalu menerangi saudari
setiap kejap.

mengenai waria/banci yg kita kenal, bukanlah yg ada dalam syariah
Islamiyyah, karena yg ada dalam syariah adalah “khuntsa”. yaitu
seorang manusia yg lahir dalam keadaan memiliki dua alat kelamin.
maka bila alat kelamin yg berfungsi adalah alat kelamin wanita,
misalnya ia haid dan buang air seni dari Vaginanya, maka ia
dinamai “Khunsta Mar^ah” (Waria wanita), maka ia diikutkan pada
kaum wanita, dalam hajinya, shaf shalatnya dll.
demikian pula sebaliknya bila ia memiliki dua alat kelamin namun
yg fungsi adalah alat kelamin prianya, ia dinamai Khuntsa Rajul
(waria lelaki) maka ia diikutkan pd kaum pria.

khuntsa Rajul boleh menikah dg wanita atau dg Khuntsa Mar^ah.
Khuntsa Mar^ah boleh menikah dengan lelaki atau dg khuntsa Rajul

didalam syariah dibahas pula Khuntsa “Musykil”, inilah yg paling
rumit, yaitu yg memiliki dua alat kelamin dan keduanya berfungsi,
misalnya ia haid dari alat kelamin wanitanya, dan buang air kecil
dari alat kelamin prianya, maka ia boleh bermakmum pada pria namun
tak boleh menjadi Imam bagi pria, dan ia tak boleh menjadi malmum
wanita namun boleh menjadi Imam kaum wanita, ia tidak digolongkan
pada kaum lelaki dan tidak pula tergolong wanita, ia mempunyai
pembahasan khusus dalam hajinya, perwaliannya, warisnya, dlsb,
memang sebenarnya ini blm pernah terjadi didunia.

namun bila yg terlahir dengan satu alat kelamin maka ia tidak bisa
dihukumkan Khuntsa, walaupun ia mengganti alat kelaminnya, atau
merubah sifatnya, atau sifatnya condong pd sifat pria atau wanita,

demikian dalam Syariah Islamiyyah.

perbuatan itu merupakan dosa besar, sebagaimana hadits Rasul saw :
“Allah melaknat kaum lelaki yg menyerupai wanita dan wanita yg
menyerupai lelaki”

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=740

© http://carauntuk.com/berbeda-20060612-0131

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here