Homeforum.majelisrasulullah.orgBagaimana menyikapi peninggalan sejarah atau budaya yang pastinya sudah ada sebelum islam masuk ke daerah tersebut (borobudur misalnya), apakah harus dihilangkan (secara ekstrim)

Bagaimana menyikapi peninggalan sejarah atau budaya yang pastinya sudah ada sebelum islam masuk ke daerah tersebut (borobudur misalnya), apakah harus dihilangkan (secara ekstrim)

forum.majelisrasulullah.org Comments Off on Bagaimana menyikapi peninggalan sejarah atau budaya yang pastinya sudah ada sebelum islam masuk ke daerah tersebut (borobudur misalnya), apakah harus dihilangkan (secara ekstrim) 0 likes 174 views share

Forum Majelis Rasulullah

kavka83 ucapan hari raya,situs budaya&adat istiadat – 2007/01/07 03:44
AssalamualaikumYa Habibana Munzir,

Ya Rabbana curahkan terus cintaMu atas Habibana ini, hambaMu yang
senantiasa mencintai rasulMu.Ya Rabbana jadikan kecintaanku atas
Habibana ini terus-menerus

Ya Habib ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan:

1.Jika suatu instansi pemerintah atau kantor mengucapkan hari raya
agama lain apakah semua yang termasuk didalamnya seperti karyawan
dst juga terkena hukum haramnya? sedangkan tindakan itu tidak
mewakili seluruh individu yang ada ditempat tersebut, lalu
bagaimana dengan departemen agama yang didalamnya ada semua
perwakilan agama-agama?
Bagaimana kalau ucapan tersebut diwakilkan oleh orang yang seagama
dengan yang dituju, seperti perwakilan hari raya agama A
diwakilkan oleh tokoh agama A pula dengan instruksi dari
pemerintah resmi (presiden misalnya yang beragama
islam)?

2.Bagaimana menyikapi peninggalan sejarah atau budaya yang
pastinya sudah ada sebelum islam masuk ke daerah tersebut
(borobudur misalnya), apakah harus dihilangkan (secara ekstrim)
sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Taliban di Afghanistan
atau diperbolehkan untuk dijadikan sebagai objek wisata saja?

3.Masuknya islam ke Indonesia mengalami akulturasi budaya.Adat
istiadat yang sudah ada pun jadi terwarnai dengan nilai-nilai
islam. Yang ingin saya tanyakan bagaimana pendapat Habibana, jika
suatu adat primitif yang dari dulunya misalkan nenek moyangnya
memakan haram (bangkai) atau pernikahan Poliandri (satu istri
banyak suami) atau pakaiannya seperti zaman batu dst, lalu dia
memeluk islam sedangkan masih menjalani kebiasaan nenek moyangnya,
sementara islam membawa nilai agungnya sendiri?atau apakah
nantinya islam harus menghapus semua adat istiadat yang tidak
sesuai dengannya sedangkan adat setempat itupun sudah ada dari
dulu?

Atas jawabannya saya ucapkan banyak terimakasih

Wassalamualaikum..

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:ucapan hari raya,situs budaya&adat istiadat – 2007/01/07 14:19
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda dalam
kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. Selama karyawan karyawan itu tidak ridho akan hal itu dan
mereka tak berdaya melarang maka tak terkena dosanya, demikian
pula perbuatan departemen agama, karena memang Negara ini tak
berjalan dengan hukum islam, maka kita tidak terkena dosanya
selama kita tak ridho dan tak mempunyai kuasa untuk menolak, dan
kita tak berhak pula memberontak karena merekapun terjebak dg
jabatan dan system yg membuat mereka harus berbuat demikian.

2. Kita tak perlu menghancurkannya, sebagaimana para sahabat
Radhiyallahu?anhum dan para mukminin terdahulu tidak menghancurkan
itu semua, sebagaimana Piramida mesir dibiarkan tegak di Mesir dg
megahnya, Ka?bah ciptaan Abrahah dibiarkan pula tetap berdiri di
Yaman, dan candi candi itu pun dibiarkan oleh para wali songo dan
kerajaan islam terdahulu, karena sudah tidak lagi disembah dan
diagungkan,
Dakwah islamiyah sebenarnya tidak terpaku pada benda benda
sembahan, namun terarah kepada para penyembah selain Allah, untuk
itulah para Nabi diutus, memang betul Rasul saw menghancurkan
berhala berhala di ka?bah, namun itu adalah demi membersihkan Ka?
bah sebagai tempat suci yg tak mungkin patung patung dibiarkan
dimasjid, dan memang perlu dihancurkan bila hal itu masih disembah
dan diagungkan.
Justru hal itu mestinya dibiarkan untuk bahan tafakkur kita,
sebagaimana firman Nya : ?apakah mereka tak berjalan dimuka bumi
dan melihat bagaimana akibat orang orang sebelum mereka, Allah
menghancurkan mereka dan bagi orang orang kafir adalah yg seperti
itu pula? (QS Muhammad 10)
Ayat ini dg jelas mengisyaratkan kita untuk melihat bekas bekas
mereka dan mentafakkurinya, bukan menghilangkannya, kita dituntut
bertafakkur bahwa mereka itu berjuang membangun ini dan itu dengan
megah dan sempurna, namun hanya tinggal bangunannya saja, dan
mereka tak dapat faedah apa2 dan perbuatan mereka sia sia.

3. adat istiadat yg bertentangan dg syariah dan menyebabkan dosa
maka seyogyanya dihindari bagi kaum muslimin, demikian diseluruh
wilayah dimuka bumi termasuk di Negara arab sekalipun, karena
tidak mungkin pula kita mempertahankan adat istiadat dan
mengorbankan keridhoan Allah swt.
Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

zaenal Re:ucapan hari raya,situs budaya&adat istiadat – 2007/01/08 16:25
Assalamualaikum

afwan sekedar berpendapat, setahu ana dari berbagai media cetak
tentang penghancuran berbagai patung-patung besar budha di
Afghanistan oleh Taliban adalah kekeliruan yang dibesar-besarkan
oleh media-media kafir. dari hasil wawancara dg tokoh Taliban yg
ana baca di sebuah media cetak, bahwa Amerika/Uni Soviet-lah
(afwan ana lupa gak tahu waktu uni soviet atau amerika) yg memulai
dimana ketika Taliban hendak bertahan dari gempuran, mereka
terdesak hingga ke tempat patung tsb sehingga tiada jalan lain
selain berlindung di patung-patung itu yg memang bisa dijadikan
sebagai pelindung kuat dari tembakan-tembakan. justru yg membuat
sebagian besar patung-patung budha itu hancur adalah karena
tembakan-tembakan dari pihak kaum kuffar itu dg berbagai
artilerinya. dan memang ketika diwawancarai pun Taliban seolah
tidak perduli dg kerusakan tersebut karena memang untuk apa
Taliban mengutamakan keselamatan patung-patung tersebut ketimbang
nyawa-nyawa mereka walaupun mereka tidak gentar untuk mati/syahid
justru itu harapan. yang ana tahu bukan hanya masalah patung itu
saja yg digunakan Amerika sebagai media supaya muslimin membenci
Taliban. sekiranya kita bisa bersama-sama untuk waspada akan
propaganda musuh-musuh Allah. afwan, wallahu^alam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:ucapan hari raya,situs budaya&adat istiadat – 2007/01/09 12:58
Barakallahufiikum, semoga limpahan keberkahan pada anda,

terimakasih atas tanggapannya

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=2156

© http://carauntuk.com/bagaimana-menyikapi-peninggalan-sejarah-atau-budaya-yang-pastinya-sudah-ada-sebelum-islam-masuk-ke-daerah-tersebut-borobudur-misalnya-apakah-harus-dihilangkan-secara-ekstrim

Sponsor 2