sub gratis!

sub gratis!

hosting mantap!

Forum Majelis Rasulullah

ihsan7 Menunaikan Zakat Yang Terlewat – 2008/03/04 20:07 Assalamu^alaikum
Wr. Wb.

Semoga Habib Munzir, keluarga & Jamaah selalu dalam lindungan dan
kasih sayang ALLAH SWT.

Selama ini saya menunaikan Zakat dengan menyisihkan Gaji bulanan
saya sebesar 2,5 % karena yang saya ketahui bahwa penghasilan
profesi itu masuk sebagai Zakat atau dikenal dengan Zakat
Penghasilan. Namun setelah saya melihat pada Forum ini dan mencari
topik mengenai Zakat dan mendapatkan kejelasan mengenai pembayaran
Zakat dari Habib saya baru menyadari yang saya lakukan selama ini
bukan Zakat tetapi bernilai Shodaqoh. Untuk itu saya ingin
bertanya mengenai beberapa hal kepada Habib.

1. Misal kalau saya perhitungkan pada waktu bulan Desember 2005
nilai tabungan saya sudah lebih dari 84 gr emas dan nilainya tidak
turun selama satu tahun hingga sampai sekarang. Bagaimana saya
menunaikan kewajiban Zakat saya yang sudah terlewat itu Bib,
karena kalau dihitung berdasarkan Haul-nya saya sudah melewatkan
kewajiban Zakat saya selama 2 kali dengan perhitungan saya
membayar Zakat pada bulan Desember 2006 dan Desember 2007.
Bagaimana hukum dan pelaksanaannya saya melunasi kewajiban Zakat
saya yang terlewat itu Bib, bagaimana juga perhitungannya.
2. Selama ini banyak kaum pekerja mendapatkan informasi Zakat dari
Lembaga-lembaga Zakat, seperti saya waktu itu mencari informasi
melalui website salah satu Lembaga Zakat. Di sana banyak di
jelaskan bahwa untuk kaum pekerja dengan penghasilan bulanan maka
wajib menunaikan Zakat dengan menyisihkan 2,5 % dari
penghasilannya, sehingga para kaum pekerja mengira dengan Zakat
Penghasilan mereka sudah melunasi kewajiban Zakatnya. Kenapa bisa
terjadi kondisi seperti ini dan mengapa Lembaga-lembaga Zakat itu
bisa mengatakan bahwa penghasilan bulanan itu dikatakan Zakat
berbeda dengan penjelasan Habib, tidakkah ini informasi yang bisa
merusakkan Aqidah, seperti kasus saya karena kebodohan saya
sehingga melewatkan kewajiban Zakat hingga 2 kali, Dosakah saya
melewati kewajiban Zakat tersebut.
3. Oh ya Bib adakah murid dari Guru Mulia kita Umar Bin Hafidz
yang mempunyai majelis di Bandung seperti majelisnya Habib di
Jakarta, kebetulan saya tinggal di Bandung dan ingin sekali
mengikuti sebuah majelis dan tentunya majelis yang beraqidah Ahlus
Sunnah. Kalau ada saya juga ingin mengetahui waktu dan tempatnya.

Semoga Habib berkenan menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.

Terima kasih,

Wassalamu^alaikum wr.wb.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Menunaikan Zakat Yang Terlewat – 2008/03/05 12:18 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Keindahan Anugerah Nya swt semoga selalu terlimpah pada hari hari
anda dan keluarga,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. perhitungannya adalah pada hari terakhir haul (sempurna
setahun) anda mengeluarkan 2,5% dari total tabungan. (akhir 2006)

lalu 2,5% lagi total setahun di akhir 2007.

2. saya juga bingung, kok lembaga lembaga zakat itu ikut begitu
saja, tiadakah diantara mereka yg berilmu?, atau kesemuanya
tertipu dg ucapan : masa kini kita wajib berinfak untuk
muslimin…”, duh.. itu ucapan sangat betul, namun jangan
dikatakan zakat.., masya Allah.., ini mereka turut menanggung
dosanya..

3. setahu saya belum ada, namun saya akan mengadakan majelis
bulanan di bandung insya Allah dimulia April mendatang, kita Jumpa
insya ALlah..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

agungdeppe Re:Menunaikan Zakat Yang Terlewat – 2009/02/28 06:00
Assalamu^alaikum Wr. Wb.

beberapa hari menunggu. Semoga habib sehat walafiat selalu dan
tidak bosan untuk membimbing kita semua. Amin.

Seperti halnya sdr.ihsan7, selama ini saya juga hanya menunaikan
Zakat Profesi yg saya sisihkan tiap bulan, meskipun pembayarannya
nanti setelah terkumpul selama 1 thn.
Ada beberapa yg ingin saya tanyakan stlh mencari-cari diforum ini
dan sepertinya belom ada (mohon maaf jika terlewatkan):

1. Harta yg sudah pernah dizakatkan tahun lalu, apakah untuk
tahun-tahun berikutnya juga wajib dizakati? untuk mudahnya mgkn
dgn ilustrasi berikut:
>bulan Januari 2008 – Desember 2008 ada tabungan/deposito sebesar
100jt, kemudian dikeluarkan zakat sebesar 2.5% x 100jt.
>bulan Januari 2009 – Desember 2009 ada kenaikan menjadi total
tabungan sebesar 250jt. Untuk zakatnya apakah 2,5% x 250jt atau
hanya kenaikannya saja, dlm hal ini 2,5% x 150jt (karena yg 100jt
sudah tahun lalu)?

2. Bolehkan pembayaran Zakatnya kita cicil/bertahap atau kita
bagi-bagi misalnya ke beberapa badan Zakat?

Terima kasih banyak sebelumnya.
Wassalamu^alaikum wr.wb.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:Menunaikan Zakat Yang Terlewat – 2009/03/02 13:42 Alaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda
dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
jumlah zakat yg harus dibayarkan adalah jumlah total uang/emas/
perak simpanan pada hari terakhir sempurna satu tahun,

jika hari pertama 100 juta, bulan ketiga 90 juta, lalu hari
terakhir di tahun itu 200 juta, maka yg dikeluarkan adalah 2,5%
dari 200 juta, yaitu 5 juta.
yg menjadi perhitungan adalah 2,5% pada hari terakhir sempurna
setahun, mulai terhitung dari mulai uang kita melebihi nishob.

hanya uang, atau emas, atau perak,

sedangkan rumah, mobil, atau batu berlian, dlsb dari kekayaan kita
tidak terkena zakat, terkecuali jika ia dipakai tijarah (harta utk
modal usaha), maka zakatnya 2,5% setiap tahun dihitung berikut
asset modal dan keuntungannya saat sempurna setahun.

pembayaran zakat tahun tahun yg lalu wajib dibayarkan pula, ia
adalah hutang pada Allah swt, dan perhitungannya adalah total uang
dihari terakhir pada tahun tsb.

dan ingat saudaraku, perhitungan haul bukan berdasarkan kalender,
yaitu januari hingga desember, namun berdasarkan perhitungan 12
bulan sempurna uang kita diatas batas nishab. bisa ditengahan
tahun, bisa dimulai pada tanggal awa; atau tengah bulan atau akhir
bulan, namun sempurna 12 bulan uang itu melebihi nishab.

boleh menyicil, wajib menunaikannya, dan tidak ada paksaan jika
tak mampu.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=21155

© http://carauntuk.com/bagaimana-hukum-dan-pelaksanaannya-saya-melunasi-kewajiban-zakat-saya-yang-terlewat-deposito

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here