Aug
11
2013

ASURANSI SYARI’AH

ASURANSI SYARI'AH - 2006/07/26 00:37Assalamu 'alaykum wr. wb.

Semoga Allah selalu melindungi Habib dan menjaga kesehatan Habib lahir-bathin.

Habib, saya mau bertanya mengenai Asuransi Syari'ah yang sekarang lagi marak. Apakah itu juga haram menurut Islam?
Mohon penjelasannya.

Jazakallahu khairan katsira.

Wassalamu 'alaykum wr. wb.

  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:ASURANSI SYARI'AH - 2006/07/26 13:28Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keluhuran semoga selalu menaungi aktifitas anda,

mengenai asuransi syariah saya belum menjajakinya dengan teliti.

asuransi merupakan judi yg merugikan, karena semua membayar namun tak kesemuanya mendapatkan, bedanya kalau judi adalah dg undian namun asuransi adalah dengan musibah, satu mendapat dan yg lain tak kesemuanya mendapat bagian uangnya.
.
namun bisa saja menjadi halal bila didasari persaudaraan, misalnya saya / anda / kita di majelis Rasulullah saw atau pada suatu kelompok, mengumpulkan uang, membayar secara berkala atau sekali bayar, dg kesepakatan kalau ada diantara kita yg sakit/wafat/kena musibah atau lainnya, maka ia akan mendapatkan bantuan,
atas dasar persaudaraan semata untuk saling membantu, maka hal ini halal dan mustahab fiih. (baik dilakukan), ini hampir selaras dengan Baitulmal.

nah.. apakah Asuransi syariah seperti itu?, wallahu a'lam

Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

 

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:ASURANSI SYARI'AH - 2006/07/26 20:18Asuransi Berdasarkan Syariah

ASURANSI berlandaskan syariah disebut dengan takaful atau asuransi takaful. Saat ini, banyak perusahaan asuransi lokal maupun asing mengeluarkan produk-produk asuransi dengan prinsip syariah. Dengan jumlah penduduk Muslim yang mayoritas, di Indonesia produk asuransi berlandaskan syariah memang memiliki potensi pasar yang besar. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pengertian dari asuransi takaful/syariah itu, bagaimana perbedaan yang mendasar dengan asuransi konvensional, pengelolaan operasionalnya, manfaat apa saja yang diperoleh bila menjadi peserta asuransi takaful, dsb.

Takaful, dalam bahasa Indonesia berarti saling melindungi. Jadi, konsep mendasar dari asuransi syariah/asuransi takaful adalah berlandaskan asas saling bekerja sama untuk tolong-menolong.

Terdapat perbedaaan mendasar antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional. Pada asuransi konvensional terjadi transfer risiko. Kita membayar sejumlah premi untuk mengalihkan risiko yang ingin kita alihkan kepada perusahaan asuransi. Hakikatnya terjadi "jual beli" risiko kerugian, yang belum pasti terjadi. Pengelolaan risiko secara bersama-sama menjadi esensi asuransi syariah, di mana di dalamnya diterapkan prinsip-prinsip kerja sama, proteksi, dan saling bertanggung jawab.

Terdapat beberapa perbedaan mendasar antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional:

Asuransi syariah memiliki dewan pengawas syariah (DPS) yang betugas mengawasi produk yang dipasarkan dan pengelolaan investasi dananya.

Akad yang dilaksanakan pada asuransi syariah berdasarkan tolong-menolong. Sedangkan asuransi konvensional berdasarkan jual beli.

Investasi dana pada asuransi syariah berdasarkan bagi hasil (mudharabah). Sedangkan, pada asuransi konvensional memakai bunga sebagai landasan perhitungan investasinya.

Kepemilikan dana pada asuransi syariah merupakan hak peserta. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya. Pada asuransi konvensional, dana yang terkumpul dari nasabah (premi) menjadi milik perusahaan, sehingga perusahaan bebas menentukan alokasi investasinya.

Dalam mekanismenya, asuransi syariah tidak mengenal dana hangus seperti yang terdapat pada asuransi konvensional. Jika pada masa kontrak peserta tidak dapat melanjutkan pembayaran premi dan ingin mengundurkan diri sebelum masa reversing period, dana yang dimasukkan dapat diambil kembali, kecuali sebagian dana kecil yang telah diniatkan untuk dana tolong-menolong/kebajikan (tabarru).

Pembayaran klaim pada asuransi syariah diambil dari rekening tabarru seluruh peserta, yang sejak awal telah diikhlaskan bahwa ada penyisihan dana yang akan dipakai sebagai dana tolong-menolong di antara peserta bila terjadi musibah. Sedangkan, pada asuransi konvensional pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan.

Pembagian keuntungan pada asuransi syariah dibagi antara perusahaan dengan peserta, sesuai prinsip bagi hasil dengan proporsi yang telah ditentukan. Pada asuransi konvensional, seluruh keuntungan menjadi hak milik perusahaan.

Secara operasional, asuransi syariah mensyaratkan adanya pihak yang mengikat diri untuk bekerja sama saling menanggung (peserta/syahibul maal), pihak yang diberi amanah untuk mengatur kerja sama tersebut (perusahaan asuransi syariah/al-mudharib), serta ketentuan hukum berdasarkan syariah demi terjaminnya penghindaran dari unsur-unsur ketidakpastian, spekulasi, dan bunga.

Seperti halnya dalam asuransi konvensional, mekanisme pengelolaan dana peserta (premi) dalam asuransi syariah terdapat 2 macam. Pertama, sistem asuransi syariah yang mengandung unsur tabungan. Kedua, sistem asuransi syariah yang tidak mengandung unsur tabungan. Perbedaan antara dua sistem tersebut terletak pada alokasi dana peserta. Pada sistem yang mengandung unsur tabungan, premi yang diterima setelah dikurangi biaya pengelolaan, sebagian akan dialokasikan ke rekening tabungan dan sebagian lagi masuk ke rekening tabarru/dana kebajikan/tolong-menolong. Setidaknya ada tiga manfaat menjadi peserta asuransi takaful/ syariah:

- Aman secara syariah, karena semua dana peserta (premi) hanya diinvestasikan pada produk-produk yang sesuai dengan prinsip syariah.

- Adanya konsep tolong-menolong dalam kebaikan, ketakwaan, serta perlindungan. Sehingga menjadikan semua peserta sebagai keluarga besar yang saling menanggung satu sama lain.

- Adanya bagi hasil. Bagi hasil adalah sisa keuntungan atau surplus perusahaan yang dibagikan kepada peserta asuransi syariah pada setiap akhir tahun buku. Bagi hasil tidak diberikan bila peserta asuransi mengajukan klaim dan mengundurkan diri sebelum jangka waktu yang telah ditentukan

Saat ini banyak sekali produk asuransi syariah yang telah diluncurkan oleh banyak perusahaan asuransi yang hampir mirip dengan produk asuransi konvensional, seperti asuransi untuk pendidikan, kecelakaan, kesehatan, jiwa, dan lain-lain. Sebagai konsumen, kita berhak memilih. Akan tetapi, bagi yang menginginkan ketenteraman jiwa sesuai dengan prinsip syariah mungkin lebih baik memiliki produk asuransi syariah. ***

dikutip dari : 
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/052006/07/geulis/pundi.htm

  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya

Re:ASURANSI SYARI'AH - 2006/07/28 14:15selama maksud pengumpulan dana / iuran berkala adalah dg tujuan tolong menolong sebagaimana penjelasan sdr wira, maka Asuransi Syariah dibenarkan,

Wallahu a'lam

Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

 

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

sumber

© http://carauntuk.com/asuransi-syariah

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Related Posts

About the Author:

Nama: Arie Ibrahim | Lahir : 16 january 1987 | Lulus : SMA 28 Oktober 1928 jakarta Selatan Tahun 2005 | Keahlian : dibidang komputer. | Ketertarikan: ilmu komputer, ilmu Quran, dan Ilmu Fisika. | Kontak : arie@carauntuk.com adpit31@gmail.com | Pesan : semoga artikel diatas bermanfaat bagi saya pribadi dan yang membutuhkannya, Terimakasih

Leave a comment

alternatif pencarian

Radio Majelis Rasulullah

Otomatis play sengaja tidak dapat distop, perindah telinga mu dan hati mu dengan menyempatkan mendegarkan Dzikir kepada ALLAH dan sholawat kepada RasulNya. Allahumma sholli 'ala sayyidina, wahabibina, wasyafiina, wazuhrina, wamaulana Muhammadin wa alihi wa shohbihi wasallim salam rindu kami padamu ya Rasulullah :( :(

Recent Posts

Posts Tags

Categories

Arsip Bulanan

Blogroll

PARTNERSHIP





CU Traffic Alhamdulillah

Free counters!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 18 other subscribers

Web Reputation and Safety

Rating for carauntuk.com
Untitled Document