Homeforum.majelisrasulullah.orgApakah Berzina Harus dihukum rajam bagi yang melakukannya?

Apakah Berzina Harus dihukum rajam bagi yang melakukannya?

forum.majelisrasulullah.org Comments Off on Apakah Berzina Harus dihukum rajam bagi yang melakukannya? 0 likes 173 views share

Forum Majelis Rasulullah

bahasyim perzinaan – 2007/01/06 21:09 Assalamualaikum.

BiB Ana Mau Tanya Apakah Berzina Harus dihukum rajam bagi yang
melakukannya?

zaman sekarang ini anak muda sudah tidak mengenal lagi hukum-hukum
agama

remaja-remaja anak SMP. SMA sekarang sudah biasa untuk melakukan
perzinaan

dimana-mana tidak memandang tempatnya dan mereka tidak malu dengan
sang

penciptanya. bagaimana agar bisa kembali kejalan ALLAH SWT dan
apabila yang sudah

melakukan perzinaan. seseorang itu sudah melakukannya 3X dan dia
ingin bertaubat ke

jalan ALLAH SWT apakah taubatnya diterima oleh ALLAH dan dia
berjanji tidak akan

melakukanya lagi? bagaimana caranya untuk melupakan perzinaan agar
tidak terulang

kembali kemasa lalu apakah doanya untuk kembali kejalan yang benar
Apakah

seseorang itu akan mendapatkan jodoh yang baik setelah dia mau
bertaubat Kepada ALLAH SWT

Wassalamualaikum

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:perzinaan – 2007/01/07 14:07 Alaikumsalam warahmatullah
wabrakatuh,
Limpahan Rahmat Nya semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,

Mengenai saudara saudara kita muslimin yg telah melakukan
perzinahan tentunya tidak dituntut untuk dirajam, hukum rajam tak
diberlakukan di Negara yg tidak berhukumkan dg hukum islam, karena
hukum islam itu tidak bisa diambil sepotong dan meninggalkan yg
lainnya, rajam diberlakukan karena Negara sudah berhukumkan dg
hukum islam, sudah tidak terjadi pergaulan bebas antara pria dan
wanita, sudah terhindar dari tempat tempat maksiat, sudah tak ada
tayangan tayangan porno dan segala hal yg mengantarkan orang
kearah zina.

Bagi mereka yg telah terperosok pada perzinahan maka selayaknya
mereka bertobat dan meninggalkan segala hal yg dapat
menjuruskannya kepada zina, taubatnya tetap diterima walau ia
telah berzina berapa kalipun, karena penerimaan taubat bukan
tergantung pada banyaknya dosa, namun pada penyesalan dan besarnya
keinginan untuk mengemis pengampunan Allah swt dan meninggalkan
kemungkaran dan dosa yg telah ia lakukan, dg janji setia kepada
Allah swt.

Bisa saja orang yg berdosa kecil lalu ia bertobat sambil
meremehkan dosanya, maka bisa saja tobatnya tak diterima oleh
Allah swt, dan bisa pula orang yg telah berdosa besar namun ia
tenggelam dalam tangis penyesalan dalam sujudnya setiap malam
untuk meminta pengampunan pencipta Nya, maka bisa saja ia justru
dimuliakan Allah dan orang yg pertama justru dimurkai Allah swt.

Maka seyogyanya bagi mereka yg hendak bertobat untuk segera
bertobat dg kesungguhan dan menghindari sejauh2nya hal hal yg bisa
mengantarkan mereka pada perzinahan

Demikian saudaraku yg kumuliakan,

Wallahu a?lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

ami Re:perzinaan – 2007/01/08 19:53 Assalamu^alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh.

Habibana Munzir yang aku muliakan. masih berhubungan dengan
perzinaan, sebenarnya lebih tepat bisa dikatakan aku ini curhat.
aku memiliki pengalaman yang sangat berarti dalam hidupku. dan
takkan pernah kulupakan. yaitu aku berkenalan dengan seorang
pezina, lebih tepatnya seorang mantan pezina, dia seorang wanita.
aku memang belum pernah bertatap muka dengannya. kami mengenal
lewat sms, kenapa bisa lewat sms?? duh….. ceritanya panjang Bib.

karena itu sebelumnya aku memohon pada Habib bolehkah aku curhat
melalui email pribadi Habib? aku tidak berani mengungkapkan
pengalamanku di Website ini karena menyangkut aib diriku sendiri,
seorang mantan pezina tersebut, dan temanku. beberapa pertanyaanku
adalah:

1. Allah berfirman “laki-laki yang berzina tidak mengawini kecuali
perempuan yang berzina atau perempuan yang musyrik; dan perempuan
yang berzina tidak dikawini kecuali oleh laki-laki yang berzina
atau laki-laki yang musyrik; dan yang demikian itu diharamkan bagi
orang-orang mukmin” (QS. Annur ayat 3) dalam ayat tersebut
terdapat kata-kata yang berbunyi “laki-laki yang berzina tidak
mengawini kecuali perempuan yang berzina atau perempuan yang
musyrik” dan sebaliknya. apa maksud dari potongan ayat tersebut?
apakah benar orang yang pernah berzina pasti mendapatkan jodoh
dengan orang yang berzina pula? bagaimana jikalau orang tersebut
telah bertobat? apakah tidak mungkin mendapatkan jodoh yang baik
dan tidak pernah berzina?

2. Benarkah orang yang pernah melakukan zina. jika mendapat
keturunan akan berzina pula atau anaknya akan berakhlak buruk?
bagaimana jika dia bertobat? apakah tetap anaknya akan berakhlak
buruk?

3. Jika seorang anak lahir dari hasil perzinaan. benarkah dia akan
berakhlak buruk? dan kemungkinan besar akan melakukan hal zina?

4. Amalan apakah yang paling baik bagi seorang mantan pezina yang
berusaha untuk menjadi wanita yang shalihah? dan amalan apakah
yang paling baik agar kita terhindar dari perzinaan?

Perlu Habib ketahui sampai saat ini aku dan seorang mantan pezina
itu masih sering sms – sms^an. dalam sms itu aku sering
mengingatkan dia untuk sholat, baca qur^an dan berbakti pada orang
tua. aku sering sms dia dengan berisi nasihat-nasihat dan
hadits-hadits Nabi mengenai dosa zina, keutamaan bertobat dan
keutamaan wanita shalihah. aku menjawab sms wanita itu dengan niat
Dakwah bil hal dengan tujuan agar dia benar-benar bertobat dan aku
selalu mendoakan dia agar menjadi wanita muslimah yang sholehah.

sekali lagi aku memohon. bolehkah aku menceritakan pengalamanku
ini kepada Habibana melalui email pribadi Habib? agar aku
mendapatkan tuntunan dari Habib dalam menjawab smsnya dengan baik
dan melakukan hubungan dengan wanita itu dengan baik dan diridhoi
Allah seandainya kami bertemu muka.

Aku memohon do^a dari Habibana agar diriku yang berlumpur dosa ini
mampu menjalankan niatku yang tulus karena Allah dalam menyadarkan
wanita itu. aku juga memohon do^a dari Habibana agar wanita itu
mendapatkan limpahan Hidayah Dari Allah sehingga dia menjadi
wanita yang shalihah dan mendapatkan jodoh yang baik.

Wassalamu^alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:perzinaan – 2007/01/08 20:41 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Cahaya Kebahagiaan semoga selalu menaungi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
email pribadi saya : munziralmusawa@yahoo.com
tapi mohon maaf kalau telat menjawab sbb kalau di email pribadi
itu puluhan pertanyaan dan curhat setiap harinya, yg berbahasa
arab, inggris, melayu dan indonesia campur disitu, yg berbhs
inggris ya saya translit dulu ke penerjemah,
tapi tentunya semua akan saya jawabinsya Allah, cuma sering agak
terlambat.

1. ayat tersebut sama sekali tidak merujuk kepada makna
terjemahnya, ayat itu menjelaskan bahwa di zaman jahiliyah, para
pezina adalah digandrungi untuk dinikahi, maka turunlah ayat
pelarangan akan itu, pendapat lain adalah pendapat Ibn Abbas ra
bahwa “NIKAH” dalam ayat itu bermakna “JIMAK” bahwa seorang pezina
pastilah selalu berjimak dengan wanita yg pezina pula, atau
musyrik. (karena wanita mukminah tak akan mau berzina dengannya.
(Tafsir Imam Attabari juz 18 hal 74)

maka pezina yg bertobat tentulah suci dalam pengampunannya.

2. tidak ada kepastian bahwa hal itu akan terjadi, tak ada satu
nash pun yg menjelaskan seperti itu, saya kira itu hanya
persangkaan belaka, karena dunia bukanlah tempat pembalasan bagi
hamba Nya, hari pembalasan adalah kelak

3. tidak pula ada nash yg menjelaskan hal ini, karena anak zina
hukumnya suci, dosa adalah pd ayah ibunya.

4. amalan terbaik adalah Alqur^anulkarim, baginya untuk
memperbanyak shalat malam dan istighfar, dan shalawat atas Nabi
saw.

kita doakan agar ia selalu dalam hidayah dan kemuliaan.,

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=2154

© http://carauntuk.com/apakah-berzina-harus-dihukum-rajam-bagi-yang-melakukannya-2

Sponsor 2