sub gratis!

sub gratis!

hosting mantap!

WIDAYAT agama tauhid – 2007/02/26 21:29 Assalamu^alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh.

Semoga hari-hari Habib dan keluarga selalu dinaungi rahmat dan
ridha Allah swt.

Alhamdulillah, sejak lebaran kemarin saya aktif di MR yang di
Pancoran, walaupun sesekali juga terlewatkan karena keadaan yang
memaksa, begitu juga keluarga saya sedikit demi sedikit telah
mengenal sunah Nabi SAW.

Ada beberapa masalah yang perlu perbaikan,
1. Apa pengertian agama tauhid yang dimaksud dalam Alqur^an surat
Al anbiya ayat 93 dan al mukminun 52-53, minta penjelasan, kalau
bisa dari beberapa tafsir.
2. Apakah hukumnya apabila isteri kita belum mau menutup aurat
penuh dalam waktu seharinya, misal untuk didalam rumah dia tidak
menutup aurat, dan kalau keluar rumah/bepergian mau menutup aurat,
walaupun masih dalam taraf belajar.
3. Ada contoh kasus,
Ada sebuah keluarga dengan keadaan keislamannya yang pas-pasan
aja, istrinya/suaminya ini selingkuh, dan saat perselingkuhan
terjerumus ke dalam dosa besar dan hal tersebut suaminya/isterinya
melihat dengan mata kepala sendiri,
apa yang mesti dilakukan oleh si suami/isteri tersebut, mohon
dijelaskan pula sesuai syariah.

Aduh….., nggak terasa pertanyaanya terlalu panjang.
Sebelumnya minta maaf bila tidak berkenan di hati Habib dan terima
kasih atas penjelasannya.

Assalamu^alaikum

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:agama tauhid – 2007/02/28 00:23 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan rahmat dan kasih sayang semoga selalu melimpah pada anda
dan keluarga,

saudaraku yg kumuliakan, semoga bisa hadir selalu di almunawar..

mengenai pertanyaan anda ;

1. tafsir kedua ayat itu menjelaskan bahwa agama yg terdahulu,
yahudi dan nasrani mereka adalah Agama Allah, kesemuanya satu
ummat (satu agama), dan kesemua tuhannya adalah Allah, namun
mereka memutus dan memporak porandakan bimbingannya (yaitu kaum
yahudi dan nasrani), namun mereka akan kembali kepada kami
(permasalahan mereka akan kembali pada kami).
dan mengenai pada Almukminun juga dg makna serupa, namun ditambahi
: “mereka bergembira” yaitu gembira dengan kesesatannya dan
menyangka mereka dalam kebenaran (yahudi dan nasrani).

kedua ayat itu menuju kepada Yahudi dan Nasrani. demikian
dijelaskan dalam tafsir Imam Ibn kastir dan Tafsir Imam Attabrani.

2. isteri kita tak perlu menggunakan jilbabnya atau pakaian yg
menutup seluruh auratnya dirumah, bila yg dirumah adalah muhrim
muhrimnya, dan bila keluar rumah maka hal mulia bila ia telah
menutup auratnya,

dan memang dalam hal ini butuh perlahan lahan dan dengan kasih
sayang namun penuh kesungguhan dan optimis agar istri kita/ putri
kita semakin menjenjang keluhuran.

3. mengenai kasus itu bila suami memaafkannya maka masalah
selesai, bila ia menuntut maka ini disebut “Li^an”, maka suami
menuntutnya ke hakim dan suami akan disumpah 4X berturut2 bahwa ia
Bersumpah dengan nama Allah bahwa ia tidak bedusta, lalu sumpah
kelima bahwa Agar Laknat Allah bila ia dusta, maka istrinya akan
diceraikan alatta^biid. yaitu istrinya diceraikan darinya dan tak
akan bisa berkumpul / kembali padanya di dunia dan akhirat.

namun bila ia memaafkannya maka ia kembali pada istrinya seperti
biasa, dan bila (naudzubillah) istri hamil dari lelaki itu maka
nasabnya diikutkan pada suami, karena suami tidak menuntut.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

WIDAYAT Re:agama tauhid – 2007/02/28 00:36 Assalamu^alaikum.

Allah akan selalu memberikan rahmatNya atas hamba-hambanya yang
shalih, dan semoga Habib dan Keluarga, berikut Umat Rasul di akhir
zaman ini termasuk ke dalamnya.

Terima kasih, atas jawabnya Bib, dan saya tak henti2nya mohon doa
Habib agar selalu hadir ke majelis2.

Menyambung masalah yang saya tanyakan,
bagaimana cara untuk berlemah lembut kepada istri dan anak2 kita
dalam menerapkan sunah nabi pada keluarga kita.
Maklum, sebelumnya saya kurang mengenal sunah nabi, dan disaat
kenal dengan sedikit sunah tersebut, penginnya kita terapkan pada
kehidupan di keluarga kita,
padahal istri dan anak2 saya belum siap dan yang timbul tentunya
kemarahan pada saya pribadi.

Mohon do^anya semoga saya sekeluarga dapat meneladani Rasulullah
dalam kehidupan saya dan keluarga.

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:agama tauhid – 2007/02/28 16:15 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

limpahan Keluhuran semoga selalu tercurah padsa anda dan keluarga,

saudaraku yg kumuliakan,
memang wajib bagi kita memberi peringatan dan membimbing apalagi
keluarga kita sendiri, namun tak ada perintah untuk memaksa dengan
kekerasan, saudaraku yg kumuliakan, kita telah diberi cara oleh
Nabi saw dengan hadits beliau saw : “Berilah kabar gembira dan
janganlah membuat orang orang menghindar dan lari, permudahlah dan
jangan dipersulit”. (shahih Bukhari)

maksud hadits ini adalah bahwa agar kita selalu berusaha
menyenangkan mereka saat membimbing dan memerintah, misalnya kita
ingin memerintah anak dan istri kita shalat, maka kita warnai
perintah itu dengan kabar gembira, misalnya : “hayoo.. siapa yg
ingin dicintai oleh ayah maka ia shalat berjamaah…”

atau himbauan himbauan indah lainnya, atau memuji mereka bila
mereka menjalankan sunnah dg pujian kagum, seperti bersinarnya
wajah, bertambah cantik, memberi hadiah, dan hal hal yg memberikan
asumsi pada mereka bahwa karena mereka mengamalkan sunnah mereka
lebih cantik, lebih dimuliakan, lebih banyak dilimpahi rahmat dan
kebahagiaan,

dan sesekali ajak pula mereka kunjung ke majelis majelis, agar
cahaya ilahi menyinari sanubari mereka hingga lebih mudah untuk
meninggalkan kemungkaran dan mendekat pada semua keluhuran,

nah saudaraku, kalimat kuncinya adalah : “tahdzir bilaa tanfiir”
(peringatan namun jangan membuat mereka menghindar dan menjauh).

sebagaimana pula kita berdakwah pada orang orang yg masih dalam
gelapnya dosa dalam masayarakat kita, jangan perintahkan seseorang
shalat bila perintah shalat pada mereka akan membuat mereka murtad
dan meninggalkan islam,

karena dengan itu maka kita tidak memperbaiki mereka malah merusak
keadaan, sebagaimana dokter dalam pengobatan mestilah berhati hati
memberikan obat, agar tak terlalu keras karena obat keras akan
menimbulkan efek lain yg timbul.

saudaraku bersabarlah dalam membimbing keluarga, keberhasilan anda
bukanlah membuat mereka mengamalkan sunnah, tapi membuat mereka
mencintai sunnah,

karena bila mereka mengamalkan sunnah maka barangkali itu hanya
didepan anda saja, saat anda tak ada mereka meninggalkannya, namun
bila anda membuat mereka mencintai sunnah maka mereka akan asyik
dg sunnah dan itulah sebaik baik warisan untuk mereka,

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

WIDAYAT Re:agama tauhid – 2007/02/28 18:56 Assalamu^alaikum Warahmatullahi
wabarakatuh.

Hari-hari mulia disediakan Allah untuk hamba-hambaNYA yang mulia,
begitu juga Habib dan Keluarga beserta umat Rasulullah SAW.

Terima kasih Bib atas sarannya,
Saya merasa semakin jauh dari ketaatan itu sendiri Bib, karena
dengan rasa kesal terhadap keluarga untuk menjalankan sunah2 Nabi
tersebut ternyata bisa juga malah menjauhkan mereka dari sunnah
itu sendiri.
Jadi yang harus ditanamkan rasa mencintai bukan mengamalkannya ya
Bib.

Selain saran2 tersebut mungkin ada do^a khusus untuk kita bisa
mencintai sunnah Rasulullah?

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:agama tauhid – 2007/03/01 04:16 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan kasih sayang Nya sempga selalu menghiasi anda dan
leluarga dengan sunnah dan rumah tangga yg nabawiy.

saudaraku yg kumuliakan,
cinta sunnah akan membuat mereka haus dan ingin memiliki sunnah,
mereka akan berusaha mengamalkan sunnah sunnah yg mereka tahu dan
akan mecari sunnah2 lain yg mereka blm tahu.. nah.. membangkitkan
cinta itu yg perlu perjuangan dan pelahan lahan, jangan terburu
buru, anggaplah orang yg anda hadapi adalah seandainya ia menjadi
diri kita yg sedang benci sunnah, apa yg akan kita sukai agar kita
mencintai sunnah

bila aku benci sunnah, maka apa yg kusuka orang berbuat padaku
agar aku mencintai sunnah?,

nah itulah yg anda pakai untuk membuat orang mencintai sunnah, hal
ini mujarab, demikian ceramah saya yg selalu cenderung lembut,
saya anggap diri saya pendosa besar, maka ucapan apa yg saya sukai
untuk nasehat atas buruknya hati saya ini, nah itulah yg saya
ceramahkan di mimbar2, maka seringan saya terpejam, karena saya
berbicara pada diri saya sendiri, dan orang mendengarkan.

mengenai doa doa agar mencintai sunnah saya belum menemukan yg
langsung dari hadits Rasul saw, dan boleh2 saja anda berdoa yg doa
doa yg dapat anda panjatkan untuk keluarga dan anak istri.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a^lam

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=2736

© http://carauntuk.com/apa-pengertian-agama-tauhid-yang-dimaksud-dalam-alquran-surat-al-anbiya-ayat-93-dan-al-mukminun-52-53