Homeforum.majelisrasulullah.organak kandungnya membela diri dangan memukul / membunuh ayahnya ? apakah si anak kandung dikenakan qishas atau tidak ?

anak kandungnya membela diri dangan memukul / membunuh ayahnya ? apakah si anak kandung dikenakan qishas atau tidak ?

forum.majelisrasulullah.org 0 0 likes 89 views share

nurilahi QISHOS – 2006/07/10 03:44 Assalamualaikum wr.wb.
Bib saya mau bertanya tentang qishas.
1.Apabila seorang ayah mempunyai anak kandung , ketika si anak
kandung mulai dewasa si ayah memperkosa anak kandungnya , lalu
anak kandungnya membela diri dangan memukul / membunuh ayahnya ? <
apakah si anak kandung dikenakan qishas atau tidak ?

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:QISHOS – 2006/07/11 22:28 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Limpahan Kemudahan Nya semoga selalu tercurah kepada anda dan
keluarga,

tidak ada hukum qishash bila tidak ada tuntutan dari keluarga yg
dibunuh.

bila keluarga terbunuh menuntut Dam (nyawa), maka pembunuh di
I^dam (dibunuh), yaitu bila ia membunuh dg sengaja.
bila keluarga menuntut Diyah (ganti rugi saja) maka maksimal 100
ekor onta hamil (atau dg harganya). ini hanya bila pembunuhan
disengaja, bila tidak, atau syibhul ^amd (menyerupai sengaja),
maka Diyah nya lebih ringan.

bila pembunuhan yg tak disengaja maka mesti diadili apakah ia
betul betul membela diri dan tak sengaja membunuh, atau posisinya
adalah saling bunuh,
bila ia tak sengaja maka dibebaskan,
bila tak jelas maka digolongkan Syibhul ^amd (menyerupai sengaja),
dan syibhul ^amd tidak dikenai Qishash, namun ia dikenai Diyah.

bila keluarga terbunuh tak menuntut, maka ia bebas.

membunuh orang pezina yg telah menikah, dan membunuh orang muslim
yg tdk mau shalat, tidak dikenai Qishash walaupun keluarganya
menuntut Qishash, namun hanya dikenai Diyah.

untuk kasus yg anda tanyakan, maka bila ia betul2 tidak sengaja,
seperti misalnya mendorong ayahnya saat membela diri dari niat
jahat ayahnya lalu ayahnya terjatuh dan tertusuk/menghantam
sesuatu misalnya dan wafat maka ia bebas mutlak dan tuntutan dari
keluarga terbunuh ditolak.

bila sempat terjadi perkelahian dan ia memegang senjata, atau
adapula kemungkinan luapan dendam dan keinginan membalas, maka
mestilah ada hakim yg mengadili dan mengusut kejadian, paling
berat hukuman atasnya adalah diyah.

namun sekali lagi, tidak ada tuntutan Qishash atau diyah bila
keluarga memaafkan.

wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

agrie Re:QISHOS – 2008/05/01 20:51 Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Allahuma shali ala sayidina muhammad wa ala aliyhi wa shahbihi
wasalim

Bagaimana apabila seseorang melakukan pembunuhan terhadap orang
lain dengan sengaja, kemudian keluarga korban menuntut hukum
qishash terhadap pelaku pembunuhan tersebut.

Akan tetapi pemerintah selaku pemimpin negara lebih cenderung
berpedoman kepada peraturan atas norma2 hak azasi manusia,
daripada menjalankan syariat islam sebagaimana yang telah diatur
dalam Al-qur an dan hadits mengenai hukuman terhadap pelaku
pembunuhan. (Qishash atau denda).

Keluarga korban bersikap kukuh menuntut pelaku pembunuhan itu
dengan hukum qishash. Namun pemerintah hanya menjatuhkan hukuman
penjara beberapa tahun saja kepada pelaku pembunuhan tersebut.

Yang ingin saya tanyakan adalah:
Apakah langkah yang diambil pemerintah dalam hal ini sudah
tepat?.. (mengingat lebih cenderung menjalankan hukum dengan norma
HAM daripada berpedoman kepada Al-Qur an dan hadits)
Bukankah nanti, ketika dihari perhitungan tuntutan keluarga
korban tetap menjadi tuntutan kepada si pelaku pembunuhan
tersebut?..(karena sesungguhnya Allah SWT akan memperhitungkan
setiap tuntutan dari perbuatan setiap hamba).

Demikian,.. Semoga habib berkenan memberi penjelasan

Wassalamu alaikum

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

munzir Re:QISHOS – 2008/05/03 13:53 Alaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh,

Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan
kebahagiaan pd hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
dalam hal ini perbuatan pemerintah tidak dibenarkan oleh Allah swt
dan mereka akan bertanggungjawab dihadapan Allah swt, namun selama
pemimpinnnya adalah muslim, maka syariah mengharamkan
pemberontakan dan pembangkangan atas mereka walau mereka berlaku
dholim, pembangkangan hanyaboleh jika diperintah berbuat dosa

ajaran islam mengajarkan pembenahan ummat dari bawah dan tak
mengajarkan pembangkangan terhadap pemimpin selama mereka muslim.

mengenai tuntutannya dihari kiamat maka mereka akan
bertanggungjawab dihadapan Allah swt kelak atas pengambilan undang
undang yg bertentangan dg syariah islam

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita
cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a^lam

Forum silahturahmi jama^ah Majelis Rasulullah, klik disini http://
groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494

↓ =ARSIP-nickname=topick=date→importby:carauntuk.com→for-educational-purpose= ↓

sumber
http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=14056

© http://carauntuk.com/anak-kandungnya-membela-diri-dangan-memukul-membunuh-ayahnya-apakah-si-anak-kandung-dikenakan-qishas-atau-tidak

Leave a Reply