mau tanya masalah tata cara berdagang yg sesuai dengan tuntunan baginda Rasulullah S.A.W. apakah kita diperbolehkan menaikan harga jual dari harga modal awal kita dengan tujuan meraih laba atau keuntungan bib?

AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa
  • Author
    Posts
  • #79065990


    marzuki

    Participant

    Assalamu\’alaikum Wr.Wb

    Salam sejahtera dan semoga limpahan hidayah dan cahaya keberkahan dari Allah S.W.T selalu senantiasa mengiringi setiap langkah habib dan keluarga besar Majelis Rasulullah dalam meneruskan perjuangan suci baginda Nabi besar Muhammad S.A.W.

    sebelum nya ane minta maaf apabila pertanyaan ane ini sudah merepot kan alhabib..
    bib..ane mau tanya masalah tata cara berdagang yg sesuai dengan tuntunan baginda Rasulullah S.A.W. apakah kita diperbolehkan menaikan harga jual dari harga modal awal kita dengan tujuan meraih laba atau keuntungan bib? apakah dengan kita menyebutkan harga yg di mark up dari harga modal awalnya kepada pembeli termasuk suatu perbuatan berbohong bib?

    demikian pertanyaan yang selalu membuat ane gelisah bib.sebelum dan sesudah nya ane ucap kan sukron yaa habib

    wassalamua\’laikum Wr. Wb

    #79066048


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    merupakan hal yg lumrah bila orang yg berdagang akan mengambil untung, namun cara perdagangan Nabi saw jauh dari tipuan, beliau jujur, dan selalu berusaha menguntungkan kedua belah fihak,

    yaitu memberikan barang terbaik dan bermutu, dan mengambil untung yg wajar, dan bila pembeli bertanya harga aslinya maka beliau saw memberitahukannya,

    memang hal ini sulit, namun justru pembeli akan percaya bila kita jujur padanya, dan keberkahan akan lebih melimpah bila kita berbuat sesuai dg sunnah,

    mengenai mengambil untung besar merupakan hal yg mubah, pernah diperbuat oleh Sayyidina Utsman bin Affan ra yg menjual barang2nya dengan harga sangat tinggi dan Rasul saw tak melarangnya,

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

© http://carauntuk.com/mau-tanya-masalah-tata-cara-berdagang-yg-sesuai-dengan-tuntunan-baginda-rasulullah-s-a-w-apakah-kita-diperbolehkan-menaikan-harga-jual-dari-harga-modal-awal-kita-dengan-tujuan-meraih-laba-atau-keuntu

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with:

pada tahun2 sebelumnya ada puasa kita yg blm sempat dibayar, maka bagaimana cara pembayarannya, dengan tetep ganti puasa sejumlah utang atau bayar fidyah?

AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa
  • Author
    Posts
  • #78993919


    ita

    Participant

    apabila pada tahun2 sebelumnya ada puasa kita yg blm sempat dibayar, maka bagaimana cara pembayarannya, dengan tetep ganti puasa sejumlah utang atau bayar fidyah? Makasih

    #78993951


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    Saudariku yg kumuliakan,
    pembayarannya adalah dg puasa pula, terkecuali bila kita telah lanjut usia atau sakit yg tak diharapkan kesembuhannya maka boleh dibayar dg fidyah,

    bila tidak maka ia terus berpuasa semampunya, dan bila ia telah berusaha semampunya lalu ia wafat sebelum menyelesaikannya maka Allah swt maha Mengampuni dan memaafkan,

    boleh juga membayar hutang puasa keluarga kita yg telah wafat,

    Demikian saudariku yg kumuliakan,

    Wallahu a’lam

    #78993964


    ahmad fauzi

    Participant

    habibana, misalkan seseorang berhutang puasa selama seminggu karena sakit, dia belum membayar sampai masuk ramadhan berikutnya berarti hutang puasanya apakah ditambah fidyah jikalau ia menqodhonya nanti?

    jika hutang puasanya sudah diganti dengan qodho puasa ramadhan,apakah masih terkena fidyah dibayar dengan uang atau memberi makan fakir miskin?

    syukron habibana

    #78994036


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    jika terlambat satu tahun maka setiap satu hari puasanya ditambah fidyah 1 Mudd, satu mudd adalah kurang dari 1 liter beras, maka kira kira 1 hari adalah 1 liter beras.

    bila terlambat 2 tahun maka setiap harinya ditambah 2 Mudd.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #78994190


    taufik

    Participant

    Assalamu\’alaikum Wr wb.

    Semoga rahmat Allah selalu tercurah untuk kita semua, amin.

    Ya Ustadz, afwan saya masih bingung mengenai hutang puasa ini. Ini terjadi pada istri saya.

    Pada Ramadhan tahun 2005, istri saya tidak berpuasa karena saat itu sedang mengandung anak pertama(kurang lebih usia kandungan 6 bulan). Sudah mencoba berpuasa ternyata istri saya jadi lemas, saya khawatir nanti berpengaruh pada janin. Jadi kami putuskan istri saya tidak berpuasa, ketika itu hutang puasa sekitar 25 hari.
    anak pertama saya lahir pada Januari 2006.
    Hutang puasa tersebut tidak sempat dibayar karena istri saya menyusui dan juga hamil anak kedua pada Agustus 2006 , hingga tiba Ramadhan 2006. Ketika itu kami bertanya ke beberapa narasumber, dan akhirnya saya membayarkan fidyah untuk hutang puasa yg 25 hari tersebut. Pada Ramadhan 2006, istri saya hamil anak ke-2, waktu itu juga sudah dicoba untuk berpuasa, tapi istri saya malah pingsan. Akhirnya Ramadhan 2006 istri saya tidak berpuasa sama-sekali, jadi berhutang puasa 29 hari (atau 30). Anak ke-dua lahir bulan Mei 2007 kemarin, dan sampai sekarang istri saya masih menyusui. dan belum sempat membayarkan hutang yg 29 hari tersebut.

    Pertanyaan saya :
    1. untuk Ramadhan 2005, walau telah membayar fidyah, apakah harus tetap membayar hutang puasa?

    2. Untuk hutang Ramadhan 2006 yg 29 hari tersebut, fidyah dibayarkan kapan? dan apakah juga harus membayarkan hutang puasanya. Apakah berarti hutang puasa istri saya menjadi 25 + 29 = 54 hari ?

    3. Orang-orang jaman dahulu bisa mempunyai anak banyak dan tetap berpuasa walau sedang hamil atau menyusi. Ramadhan 2007 ini, istri saya bertekad harus bisa berpuasa. Apakah ada saran-saran / tips agar istri saya bisa berpuasa, tapi dia bisa tetap menjalankan kewajibannya menyusui anak. Apakah boleh selama Ramadhan sehari puasa, sehari tidak?

    Terima kasih sebelumnya atas jawaban Ustadz Munzir. Jazakallah Khoiran katsiron.

    #78994235


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalamm warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kesejukan jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. puasa tak bisa dibayar dg fidyah kecuali orang yg terkena penyakit yg tak bisa diharapkan akan sembuh, selain itu maka ia mesti membayar puasanya, bila terlambat satu tahun maka setiap satu harinya ditambah fidyah 1 Mudd,

    bila terlambat dua tahun maka setiap 1 hari dia menambah 2 mudd, demikian seterusnya,

    2. fidyah boleh kapan saja dibayarkan,

    3. boleh berpuasa sehari puasa sehari tidak di bulan ramadhan bila ia benar2 lemah, saran saya isnrti anda tak usah terburu buru, saat ia mampu nanti maka ia puasa, atau senin kamis misalnya, semampunyalah ia terus membayarnya, bila kadung wafat maka boleh dibayarkan oleh anak anaknya, Bila tidak pun maka Allah swt itu bukanlah penagih hutang yg keji, sungguh Allah Maha Memaafkan dan Maha Membebaskan hamba Nya dari hutang kepada sesama hamba Nya, apalagi hutang pada Dzat Nya swt

    maka bayarlah semampunya, tunjukkan kuatnya keinginan untuk membayarnya, setelah itu maka tak usah bingung dan terbebani, karena Allah Maha Memaafkan,

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, saya masih di K’lumpur, semoga anda dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #78994277


    taufik

    Participant

    Terima kasih banyak atas jawabannya, Ya Ustadz..

    satu lagi, hutang puasa yg 2 tahun lalu sudah saya bayarkan fidyah nya tahun lalu. Jadi karena belum dibayar hutang puasanya, berarti harus mengeluarkan fidyah lagi..?

    Terima kasih sebelumnya atas jawaban Ustadz.

    Mudah2an Ustadz pulang kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiyah.. amin.

    #78994309


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalamm warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kesejukan jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    betul saudaraku, ia terkena fidyah lagi, karena fidyah terus bertambah setiap tahunnya, namun kembali pada dirinya apakah ia mampu atau tidak,. dan Allah tak memaksa lebih dari yg kita mampu,

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #78994313


    taufik

    Participant

    Assalamu\’alaikum Wrb Wb.

    Alhamdulillah sudah jelas ya Ustadz. Terima kasih banyak atas bantuannya.

    Semoga Allah selalu memberi kesehatan dan keselamatan buat Ustadz dan kita semua. Amin.

    #78994397


    Munzir Almusawa

    Participant

    terimakasih atas doanya, semoga Allah melimpahkan keberkahan pada anda dan keluarga.

© http://carauntuk.com/pada-tahun2-sebelumnya-ada-puasa-kita-yg-blm-sempat-dibayar-maka-bagaimana-cara-pembayarannya-dengan-tetep-ganti-puasa-sejumlah-utang-atau-bayar-fidyah

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with: ,

dalam syarat sah nikah tidak disyaratkan izin pada istri bagi yg akan berpoligami, maka poligami tanpa izin istri sah pernikahannya dari segi syariah, namun alangkah baiknya ia izin pada istrinya, walaupun bukan syarat sah namun selayaknya ia memberi kabar pada istrinya, dan mengemukakan alasan2nya.

AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa
  • Author
    Posts
  • #78987684


    Dadang Sulaiman

    Participant

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    Semoga habib beserta keluarga selalu diberikan kesehatan
    serta panjang umur dan tambah ilmu ,amin

    bib ane mau menanyakan tentang beberapa hal

    1 . bib apa benar klw kita ingin berpolygamy harus seijin dan sepengetahuan istri kita yang pertama , sebab kata teman saya klw istri kita yg pertama tidak memberi izin pernikahan kita yg kedua hukumnya haram , apakah itu benar bib ? tolong jelasin bib klw memang ada sejarah atau hadits nya ?

    2 .bib di dalam ilmu fiqih teman saya kemarin menjelaskan bahwasannya dalam pembagian hukum dasar di dalam fiqih , polygamy itu masuk hanya pada posisi mubah saja , bukannya sunah , tolong bib minta penjelasannya , karena setahu saya dan habib sering tulis polygamy itu adalah sunnah .

    3 . lalu apa benar bib Siti aisyah pernah merasa cemburu kepada salah satu istri rasul di antara yg 9 , tolong dong bib ceritakan tentang kisahnya , atau dari salah satu jamaah Majelis Rasulullah ada yg bisa memberikan penjelasan tentang ini saya sangat berterimakasih .

    semoga habib selalu di rahmati oleh Allah dan selalu dalam kemulyaan , amin

    #78987716


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. dalam syarat sah nikah tidak disyaratkan izin pada istri bagi yg akan berpoligami, maka poligami tanpa izin istri sah pernikahannya dari segi syariah, namun alangkah baiknya ia izin pada istrinya, walaupun bukan syarat sah namun selayaknya ia memberi kabar pada istrinya, dan mengemukakan alasan2nya.

    Istri Barra\’ bin Muawwir ra berkata kepada Rasul saw : aku syaratkan pada suamiku agar jangan menikah lagi!, maka Rasul saw bersabda : ucapan itu tidak benar
    (Riwayat imam Tabrani dan periwayatnya shahih, majmu? zawaid Juz 4 hal 255)

    2. poligami bisa menjadi haram, atau makruh, atau mubah, atau sunnah, atau wajib.
    namun hukum asalnya adalah sunnah,

    Rasulullah saw berpoligami, demikian pula Abubakar shiddiq ra, demikian pula Umar bin Khattab ra, demikian pula Utsman bin Affan ra, demikian pula banyak para sahabat radhiyallahu\’anhum ajma\’in.

    3. cemburu selalu terjadi bahkan pada istri istri Rasul saw, karena cemburu datang dari cinta, dan kecemburuan mereka tidak keluar dari norma norma syariah, suatu waktu Rasul saw sedang dirumah Aisyah ra, maka datanglah makanan kiriman dari salah seorang istri Rasul saw yg lain untuk Rasul saw, maka Aisyah ra cemburu dan tersinggung, maka ia menumpahkan mangkuk makanan itu hingga pecah,

    Rasul saw membenahinya seraya tersenyum.., lalu mengambil mangkuk yg baru, dan mengembalikannya pada istrinya yg mengirim makanan,

    Aisyah ra yg memecahkan mangkuk itu maka ia harus kehilangan satu mangkuk barunya untuk mengganti yg pecah, dan Nabi saw melakukan itu dg tenang dan bijaksana tanpa marah dan emosi.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan,

    Wallahu a’lam

© http://carauntuk.com/dalam-syarat-sah-nikah-tidak-disyaratkan-izin-pada-istri-bagi-yg-akan-berpoligami-maka-poligami-tanpa-izin-istri-sah-pernikahannya-dari-segi-syariah-namun-alangkah-baiknya-ia-izin-pada-istrinya-wal

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with:

shalat diatas kasur tanpa uzur adalah makruh, namun tetap shalatnya sah

AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa
  • Author
    Posts
  • #78756137


    frengky

    Participant

    Assalamualaikum WR WB

    yaa habib ….ana mau tanya lagi…………..bagaimana hukum nya seseorang solat di atas kasur dgn solat yg sempurna tanpa udzur , maksudnya di taruh sejadah di atasksur lalu solat………………….apakah hukumnya……………………??

    syukron yaa habib

    #78756175


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kemuliaan Bulan Rasulullah saw ini semoga selalu menerangi hari hari anda dalam kebahagiaan,

    saudaraku yg kumuliakan,
    shalat diatas kasur tanpa uzur adalah makruh, namun tetap shalatnya sah.

    demikian saudaraku yg kumuliakan,

    wallahu a\’lam

 
© http://carauntuk.com/shalat-diatas-kasur-tanpa-uzur-adalah-makruh-namun-tetap-shalatnya-sah

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with: ,

Rasul saw bersabda: “Barang siapa yang sulit mempunyai keturunan, lalu ia bernadzar memberi nama anaknya dengan namaku, maka ALLAH akan memberikan keturunan padanya.

AL Maghfurlah Habibana Munzir AL Musawa
  • Author
    Posts
  • #170333137


    afrizal el_batawie

    Participant

    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

    Kemuliaan Ramadhan, Kesucian Nuzulul Qur\’an, Cahaya Keagungan Lailatul Qadr, Keluhuran Badr Alkubra, dan Ijabah pada hari hari shiyam dan qiyam semoga selalu menaungi hari hari habibana,

    Habibana yg kumuliakan,
    1.boleh/bisa ngga niat akhekah jd satu dgn niat qurban..?
    2.waktu itu ada sedikit masalah kaka dengan umi,mungkin karena kesalnya tidak mendengar nasehat umi & umi ana pun berucap kpd kaka bahwa tidak akan punya anak karena emosi, tp umi sudah ikhlas memaafkan kejadian itu & menyesalkan ucapan tersebut , tp sampai sekarang setelah menikah 5 th kaka belum d kasi anak sm Allah SWT.., sudikah habibana untuk mendo’akan kaka ana agar Allah SWT memberikan keturunan kpd kaka ana..?? andaipun ada syaratnya Insya Allah kaka & ana siap menjalankannya…
    Demikian Habibana yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita….amien
    Mohon maf lahir batin apabila ada kata2 pendosa ini yg menyinggung hati habibana..
    Wasalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    #170333180


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kemuliaan Ramadhan, Kesucian Nuzulul Qur\’an, Cahaya Keagungan Lailatul Qadr, dan Ijabah pada hari hari 10 malam terakhir semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. ikhtilaf ulama dalam madzhab syafii akan hal ini, Imam Ramli mengatakan boleh, maka kita bisa mengambil pendapat ini, jika dipilih mana yg lebih dulu untuk didahulukan, maka aqiqah didahulukan dari qurban, jika ingin dipadu maka sah kedua niatnya, demikian pendapat Imam Ramli,(Busyralkarim syarah Muqaddimah hadramiyyah Bab Aqiqah)
    Imam Ramli adalah Murid Imam Nawawi, dan Imam Nawawi yg juga bermadzhab syafii, fatwa Imam Ramli lebih banyak dipakai oleh ulama ulama kita.

    2. jika sudah diridhoi oleh ibunya dan dimaafkan, maka Insya Allah dalam waktu dekat akan mempunyai keturunan, dan bernadzarlah, jika mendapat anak pria akan dinamai Muhammad, sungguh nadzar ini sangat mujarab dan selalu berhasil, karena Rasul saw bersabda: \"Barangsiapa yg sulit mempunyai keturunan, lalu ia bernadzar memberi nama anaknya dengan namaku, maka ALlah akan memberikan keturunan padanya\"

    dijelaskan pada Sirah Hakabiyyah, bahwa periwayat hadits ini termasuk orang yg tak punya keturunan, ia mencoba resep tsb maka ia mempunyai anak, ia namai Muhammad, lalu ia nadzar lagi, maka ia mendapat putra lagi, hingga ia mempunyai 7 anak putra bernama Muhammad.

    sudah puluhan orang yg mengadu pada saya akan hal ini dan setelah mereka mencoba maka mereka berhasil, ada yg sudah belasan tahuh tak punya keturunan dan Allah swt segera menjawab harapan mereka dengan Mukjizat Nabi Muhammad saw.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

© http://carauntuk.com/rasul-saw-bersabda-barang-siapa-yang-sulit-mempunyai-keturunan-lalu-ia-bernadzar-memberi-nama-anaknya-dengan-namaku-maka-allah-akan-memberikan-keturunan-padanya

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with:

PARTNERSHIP

Jadwal Sholat

blog list Check Page Rank

Recent Posts

Recent Comments

Posts Tags

Categories

Arsip Bulanan

Blogroll

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 20 other subscribers

Web Reputation and Safety

Rating for carauntuk.com