Excel : bagaimana cara ambil nilai dari Sheet lain di Excel?

Arie Ibrahim

Misal ada Sheet1 dan Sheet2 dengan nilai berada di kolom A36 untuk Sheet2

sedangkan yang kita inginkan adalah nilai tersebut berada dalam Sheet1 juga 

maka format untuk penulisan pada Sheet1 adalah ='Sheet2+'!A36

perhatikan kutipnya, jika tidak maka akan gagal, tips lain yang mungkin bisa dilakukan adalah ketik = lalu arahkan kursor ke sheet yang kita inginkan untuk mendapatkan formula yang tepat

© http://carauntuk.com/excel-bagaimana-cara-ambil-nilai-dari-sheet-lain-di-excel

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in Komputer Tagged with:

apabila seorang wanita mens tapi tidak teratur , contohnya pagi hari ia mens tapi pada saat masuk asar darah itu berhenti,yg jadi pertanyaan ana adalah apakah si wanita wajib qodho sholat dan apakah wajib mandi ?

habibana Munzir Al Musawa
  • Author
    Posts
  • #77261004


    usman

    Participant

    assalamu\’alaikum
    habib munzir yg saya muliakan, mudah2an habis di beri kesehatan dan ilmu yg banyak dan dapat bermafaat untuk umat
    habib ana mau tanya
    1. apabila seorang wanita mens tapi tidak teratur , contohnya pagi hari ia mens tapi pada saat masuk asar darah itu berhenti,yg jadi pertanyaan ana adalah
    apakah si wanita wajib qodho sholat dan apakah wajib mandi ?
    2. apa sejarah nya dari qunut, sehingga ada perbedaan ulama ada yg sholat subuh pakai qunut dan tidak pakai qunut? mohon berikan hadis nya bib
    3.habib ada orang berpendapat bahwa penyusunan al\’qur\’an itu bukan lah bid\’ah hasanah tapi sunah sahabat jadi menurut mereka tidak ada bid\’ah hasanah?
    terimakasi atas jawaban dari habib mudah2an dpt bermanfaat untuk ana dan keluarga,
    habib kalau anak ana lahir laki2 ana mau kasih nama anak ana Muhammad Alwi
    apakah itu baik, ana suka dengan nama itu ana ingin mengambil berkah atau tabaruk dari habib Alwi condet

    #77261024


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Rahmat dan Ketenangan Jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    tanda tanda suci dari haid adalah jelas, yaitu berakhirnya darah, kemudian muncul cairan yg keruh bening kecoklatan, lalu bersih dan bening.., maka itu tanda suci dari haid, selayaknya bila masuk waktu shalat maka ia pun mandi bersuci dan shalat,

    Bila kemudian tak lama darah itu atau cairan yg mirip air keruh kembali keluar, maka ia menghitung apakah masa haid nya itu kurang dari 15 hari?, bila telah 15 hari maka darah itu adalah Istihadhah dan hanya dibersihkan saja dan ia terus dalam ibadahnya, bila kurang dari 15 hari maka itu dihukumi haidh.

    Setelah memahami hal diatas barulah kita melihat apakah mesti di Qadha atau tidak, bila Istihadhah dan ia ada meninggalkan shalatnya maka wajib Qadha, bila masih dalam masa haidh maka ia tak wajib Qadha.

    2. mengenai Qunut ini adalah hadits Shahih Riwayat Imam Tirmidziy dari Hasan bin Ali radhiyallahu anhuma bahwa aku diajari Rasulullah saw kalimat yg diucapkan saat Qunut adalah Allahummahdina fiiman hadayt.. (dst) demikian dijelaskan oleh Imam Ibn Hajar dalam kitabnya Fathul Baari Almasyhur Juz 2 hal 490.

    Mereka yg mengatakan Qunut subuh adalah karena telah sangat kuat riwayat bahwa berpadunya riwayat bahwa Rasul saw melakukannya diwaktu subuh, walaupun ada riwayat lain yg mengatakan dilakukan di waktu subuh dan magrib atau diwaktu lainnya namun berarti telah jelas bahwa Subuh adalah riwayat yg terkuat dan terbanyak bahwa Rasul saw melakukannya diwaktu itu, dan mereka ber Ikhtilaf mengenai didawamkannya atau tidak. (Fathul Baari Almasyhur Juz 2 hal 491).

    Maka Imam Syafii mengambil pendapat bahwa Qunut dilakukan setiap subuh sesudah ruku’.

    Imam Malik mengambil pendapat Qunut setiap subuh sebelum ruku’

    Imam Hanafi dan Imam Ahmad bin hanbal melarang Qunut subuh, mereka membenarkan Qunut hanya pada shalat witir (Ibanatul Ahkam bisyarhi Bulughil Maram Juz 1 hal 430)

    Maka dua Imam melakukannya dan dua Imam melarangnya.

    3. Penyusunan Alqur’an bukanlah Bid;ah, bukan pula Ijtihad sahabat radhiyallahu ‘;anhum, itu adalah perintah Rasul saw,
    merekapun itu dangkal pula pemahamannya dalam memahami sejarah Alqur’an, Alqur’an sudah disusun dimasa Nabi saw dg Aturan dan perintah Rasul saw, surat ini setelah surat ini, ayat ini adalah setelah ayat ini dan demikian.

    Namun Alqur’an belum dijadikan satu jilid atau dibukukan, lalu barulah Ijtihad sahabat untuk membukukannya, tanpa ada dalil perintah Nabi saw atau dalil alqur’an yg memerintahkan untuk membukukannya.

    Lalu bagaimana dengan penjilidan hadits?, hadits hadits Nabi saw dicatat dan dibukukan, siapa pula yg memerintahkannya?, Nabi saw tak pernah memerintahkan untuk mencatat hadits beliau saw apalagi membukukannya, namun Tabi’in mencatat dan membukukannya.

    Lalu Alqur’an itu belum diberi harakat saat ditulis oleh sahabat, berupa fathah nya, kasrah dan dhammah nya, baru dimasa khalifah Umar bin Abdul Aziz dibubuhi harakah agar orang tidak salah makna,

    Dan Alqur’an kini mulai dibubuhi terjemah dengan bahasa lain pada setiap habis ayatnya, siapa pula yg memperbolehkan ini?, adakah landasan dalilnya melakukan ini?, menambahi Alqur’an dg terjemahannya disetiap ayatnya?, ini semua adalah Bid’ah hasanah, saudaraku anda dapat melihat sejelas2nya mengenai Bid’ah hasanah ini di halaman depan web kita ini pada Artikel : “Bid’ah”, insya Allah saya telah menjelaskannya dengan panjang lebar, atau anda bila ingin lebih jelas maka saya telah menerbitkan buku mengenai penjelasan masalah masalah khilafiyah ini dan dapat dipesan di sekertariat kami.

    Nama itu baik sekali saudaraku,

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu.

    wallahu a\’lam

    sumber

© http://carauntuk.com/apabila-seorang-wanita-mens-tapi-tidak-teratur-contohnya-pagi-hari-ia-mens-tapi-pada-saat-masuk-asar-darah-itu-berhentiyg-jadi-pertanyaan-ana-adalah-apakah-si-wanita-wajib-qodho-sholat-dan-apakah

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org

ayat itu merupakan dalil bahwa bersentuhan dg kaum wanita mestilah berwudhu atau bertayammum bila tak ada air

habibana Munzir Al Musawa
  • Author
    Posts
  • #77266204


    Faried Alfriedah

    Participant

    Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…

    Cahaya kebahagian Nya swt semoga selalu tercurah pada hari-hari habibana dan keluarga serta para pengidola Rasulullah saw.

    Ya habibana,,,ada yg mau saya tanyakan mengenai hal yang membatalkan wudhu.
    Saya pernah membaca di salah satu buku yang menerangkan bahwa menyentuh wanita tidak membatalkan wudhu dan buku tersebut memberikan penjelasannya dengan dalil QS. An-Nisaa ayat 43. demikianlah menurut qaul Ibnu \’Abbas.

    Tetapi selama ini saya meyakini bahwa menyentuh wanita termasuk pembatal wudhu, walaupun saya tidak tau dalilnya.
    Saya mohon penjelasan dari habib berikut dalil atau hadist,,,

    Afwan jiddan bila perkataan saya tidak berkenan…
    Syukron,,,

    Wassalamualaikum…

    #77266224


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Rahmat dan Ketenangan Jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    justru ayat itu merupakan dalil bahwa bersentuhan dg kaum nisa mestilah berwudhu atau bertayammum bila tak ada air, cuma para Imam berikhtilaf dalam makna ayat : “jika kalian menyentuh kaum wanita”, Imam syafii berpendapat yg dimaksud menyentuh ini ya menyentuh kulitnya, Imam Ahmad bin hanbal berpendapat yg dimaksud adalah “menyentuh” adalah Jimak, dan Imam Ahmad bin hanbal berhujjahkan dengan hadits Aisyah ra yg mengatakan bahwa nabi saw mencium diantara istrinya lalu keluar menuju shalat tanpa berwudhu lagi”.
    Hadits ini dhoif,

    Imam Syafii tetap berpendapat bahwa bersentuhan itu adalah bersentuhan kulit, dan hadits Aisyah ra itu dhoif dan tak bisa dijadikan dalil, pun bila itu dijadikan dalil maka hal itu adalah kekhususan bagi nabi saw.

    Imam Ahmad bin hanbal dan Imam malik berpendapat bahwa bersentuhan dg wanita bukan muhrim bila tanpa syahwat tidak batal wudhu dan menjadikan hadits dhoif diatas sebagai sandaran dalil.

    Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) berpendapat menyentuh wanita tak membatalkan wudhu. (Ibanatul Ahkam Syarh Bulughul Maraam Juz 1 hal 129)

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu.

    wallahu a\’lam

    #77270827


    MuhammadSulton

    Participant

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Salam rindu serta takdim tuk Hhabibaba Munzir bin Fuad Almusawa yang di rahmati Allah.
    Limpahan kasih sayang Allah semoga selalu tercurahkan tuk Habib berserta keluarga besar habib.

    1. Habib yang saya cintai trima kasih tuk doanya yg terlalu indah bagi saya yg dhoif nan faqir ini semoga Allah membalas kebaikan habibana & keluarga dgn kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan akhirat.

    2. Habib, perihal wudhu ini yg menurut mazhab hambali & maliky apabla bersentuhan kulit antara pria dan wanita tak batal wudhunya adalah berdasarkan hadist dhoif.

    Bolehkah kami mengetahui di kitab – kitab apa sajakah yang menerangkan bahwa riwayat hadist tersebut dhoif.
    Krn para wahabian ini menganggap bahwa dasar riwayatnya dari hadist tsb shahih.
    Saya pun tak tahu di kitab apa referensi mereka.

    Sekiranya habib bisa memberikan detailnya maka saya sangat berterima kasih sekali.

    Akhir kata salam rindu tuk Habibana semoga Allah memudahkan segala urusan Habib di dunia yg fana ini serta kemudahan di akhirta yang Abadi. Berkumpul dgn para Rasul, para shidiqin, para sholihin, para syuhada dan tentunya berkumpul dgn Rasulullah SAW serta menatap wajah yang Maha Agung serta Maha Indah SWT.

    Habib sekali lagi trima kasih atas doanya yang indah tersebut (doanya melebihi kenikmatan isi dunia ini).

    Salam rindu dari al faqir nan dhoif
    Muhammad Sulton

    #77270851


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    hadits riwayat Imam Ahmad bahwa Rasul saw mencium istri2nya lalu shalat tanpa berwudhu, telah didhoifkan oleh Imam Bukhari,

    dan hadits lainnya yg riwayat Attaimiy adalah mursal, ia telah tertolak untuk dijadikan hujjah.

    Imam Amhad dan Imam Malik berpendapat bersentuhan tanpa syahwat tidak membatalkan wudhu, Imam Syafii mengatakan batal secara mutlak, dan Imam Hanafi mengatakan tidak batal secara mutlak.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #77271749


    herman hamdani

    Participant

    Assalamu\’alaikum Wr Wb

    Habib yang saya Hormati….

    Melanjuti pertanyaan di atas

    1. ana pernah mendengar Bahwa ketika Rasullah sedang Sholat malam,, kaki Siti Aisah (istri beliau) melintang di hadapan Rasullah (tempat sujud) Lalu Rasul memindahkan kaki siti Aisah dan terus sholat. bgm dengan Hadits ini ya Habib???

    2. Ada yg berpendapat bahwa Menyentuh Istri sendiri tidak membatalkan wudhu??

    3. mohon dalil yg membatalkan wudhu menyentuh Istri sendiri ?

    Syukron Habib

    Semoga Allah senantiasa mecurahkan Rahmat dan kasih sayangnya kepada Habib dan keluarga

    Wassamu\’alaikum ..

    #77271763


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Keridhoan dan kelembutan Nya semoga selalu membuka jalan kemudahan pada hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. hadits itu dhoif, dan sebagian pendapat menafsirkan bahwa saat itu Rasul saw menyingkirkan kaki Aisyah ra dengan menyentuh bajunya dan bukan kulit terbuka, dan terdapat hadits hadits shahih bahwa Rasul saw mencium istrinya maka penafsiran para Muhaddits berbeda beda, sebagian pendapat mengatakan itu adalah kekhususan Rasul saw sebagaimana beberapa kekhususan Nabi saw yg boleh menikah hungga 9 istri, karena beliau saw ma;shum, dan tidak diizinkan bagi selain beliau saw,

    pendapat lainnya bahwa hal itu untuk umum, bersentuhan dengan wanita tidak membatalkan wudhu, pendapat lainnya mengatakan bahwa bersentuhan dg syahwat membatalkan wudhu jika tidak maka tidak,. pendapat lain mengatakan bahwa jika menyentuh maka batal, jika disentuh (bukan kemauannya atau tanpa sengaja) maka tidak batal.

    namun Madzhab Syafii mengatakan bersentuhannya pria dan wanita yg bukan muhrimnya dan keduanya dewasa dan sentuhan itu tanpa penghalang berupa kain atau lainnya maka membatalkan wudhu, bersentuhan suami dan istri batal wudhu, demikian dalam madzhab kita.

    dalilnya adalah QS Annisa 43, dan QS Al Maidah 6.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    sumber

© http://carauntuk.com/ayat-itu-merupakan-dalil-bahwa-bersentuhan-dg-kaum-nisa-mestilah-berwudhu-atau-bertayammum-bila-tak-ada-air

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with: , ,

saya pernah mendapat pertanyaan dari teman! Apakah Kita dapat melihat ALLAH SWT?

habibana Munzir Al Musawa
  • Author
    Posts
  • #77250514

    Ass.Habibana Yang sangat saya hormati
    Hbb.saya pernah mendapat pertanyaan dari teman! Apakah Kita dapat melihat ALLAH SWT? dan sampai saat ini saya belum bisa menjawab nya. Mohon dibantu jawaban nya.
    Terima Kasih

    #77250542

    [b]mzyz tulis:[/b]
    [quote]Ass.Habibana Yang sangat saya hormati
    Hbb.saya pernah mendapat pertanyaan dari teman! Apakah Kita dapat melihat ALLAH SWT? teman saya bilang dapat melihat ALLAH dalam artian dengan IMAN kita dapat melihat ALLAH dan sampai saat ini saya belum bisa menjawab nya. Mohon dibantu jawaban nya.
    Zazakallah
    Wss.
    Terima Kasih[/quote]

    #77250559


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Rahmat dan Ketenangan Jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    Rasul saw bersabda : “Kalian akan melihat Allah sebagaimana kalian melihat Bulan purnama ini, seraya menunjuk bulan purnama” (shahih Bukhari),

    juga terdapat banyak hadits lain semakna, diantaranya ucapan sahabat yg bertanya : wahai Rasulullah.. apakah kami dapat melihat tuhan kami?, maka rasul saw menjawab : apakah kalian terhalang dari melihat bulan purnama jika dimalam yg tak berawan?, maka mereka menjawab : tidak, maka rasul saw bersabda : Demikian pula kalian akan melihat tuhan kalian kelak” (shahih Bukhari).

    namun tentunya melihat Allah ini bukan dalam kehidupan dunia, melihat dg Iman bukanlah bermakna melihat, namun merasakan keberadaan Allah swt, sebagaimana hadist Nabi saw : Beribadahlah kepada Allah seakan akan kau melihat Allah, bila kalian tak melihatnya maka ketahuilah Bahwa Dia swi melihatmu (Shahih Muslim)

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu.

    wallahu a\’lam

    #77250590

    Terima kasih ats jawabannya Bib!
    Tapi bukankah pertanyaan pertanyaan seperti itu kadang membuat kita bingung Bib?
    Apalagi banyak pertanyaan pertanyaan seperti dimanakh ALLAH SWT itu berada? pantaskah hal seperti itu dipertanyakan? dan ada pula pertanyaan mengapa Babi itu diciptakan,sedangkan Babi itu Haram?
    Mohon dibantu YaHabibana.
    Jzzklh. Wss.

    #77250613


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Rahmat dan Ketenangan Jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    mengenai pertanyaan dimanakah Allah, sudah dijawab di artikel depan (ayat Tasybih), mengenai pertanyaan mengenai ciptaan ciptaan Allah swt lainnya maka jawabannya adalah hanya jawaban logis saja,

    bahkan akal kita tak bisa menjawab penciptaan seekor lalat dari ketiadaan, bagaimana kita bisa mendalami makna agung dari segenap penciptaan alam semesta, mestilah ada hikmahnya, namun karena ketidak tahuan kitalah maka kita belum mengetahuinya,

    namun ketidak fahaman kita atas salah satu makna ciptaan Nya swt itu tidak bisa dijadikan dalil untuk menolak dan menafikan bakti kita kepada Allah swt,

    Karena bakti kita kepada Allah sudah terkait dengan perbuatan syukur atas limpahan kenikmatan dan anugerah Nya swt kepada kita, tanpa terikat dg pemahaman kita tentang hikmah ciptaan Nya swt, bila kita memahaminya maka itu lebih menambah iman dan kemantapan kita pd Allah, namun hal itu bukan syarat kita untuk beriman kepada Allah swt,

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu.

    wallahu a\’lam

    sumber

© http://carauntuk.com/saya-pernah-mendapat-pertanyaan-dari-teman-apakah-kita-dapat-melihat-allah-swt

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with:

Apakah shalat dalam ruang lingkup gereja itu diperbolehkan?

habibana Munzir Al Musawa
  • Author
    Posts
  • #77245256

    ass.ya Habibana
    Hbb yg ana muliakan,ana ingin bertanya Apakah shalat dalam ruang lingkup gereja itu diperbolehkan?

    #77245267


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kesejukan sanubari semoga selalu mengiringi hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    1. berikhtilaf para ulama akan shalat di gereja atau tempat peribadatan selain Allah, sebagian memperbolehkannya sebagaimana diceritakan dalam Alqur\’an surat Alkahfi bahwa orang orang kafir mendirikan tempat peribadatan di tempat Ashabul Kahfi, lalu direbut oleh muslimin dan dijadikan masjid,

    namun sebagian lagi tak memperbolehkannya sebelum merobohkannya.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam rahmat Nya swt selalu,

    Wallahu a’lam

    #77245334

    Apakah Dalil tersebut sangat kuat Bib?
    lalu apa alasan bagi sebagian Ulama tidak memperbolehkan shalat dalam ruang lingkup gereja?
    Mohon atas jawabannya Bib.
    Jzzklh.
    Wss.

    #77245357


    Munzir Almusawa

    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Rahmat dan Ketenangan Jiwa semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    hal itu dijelaskan bahwa para sahabat memperbolehkannya, dikatakan oleh Jabir, dari Assyu’biy, bahwa diperbolehkannya shalat di gereja. (Mushannif Ibn Abi Syaibah no.4864), dikatakan oleh Ibn Abbas ra bahwa ia memperbolehkan shalat di gereja, namun menjadi makruh bila terdapat padanya gambar gambar berhala (gambar bunda maria, yesus, dan semua yg disembah selain Allah). (Mushannif Ibn Abi Syaibah hadits no.4867),
    Dikatakan oleh Rafi’ : bahwa aku melihat Umar bin Abdul Aziz mengimami shalat di gereja di Syam. (Mushannif Ibn Abi Syaibah hadits no.4869),

    Maka pendapat mereka adalah antara boleh, atau makruh, dan bukan haram,

    Dijelaskan bagaimana banyaknya sahabat radhiyallahu ‘anhum yg melakukan shalat di gereja, demikian pula tabiin, (rujuk : Naylul Awthaar Juz 2 hal 143).

    Bagi mereka yg tak memperbolehkannya adalah karena risau khalayak akan menganggap sama antara masjid dan gereja, sama sama tempat peribadatan, hingga menyamakan islam dengan agama lain

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    wallahu a\’lam

    sumber

© http://carauntuk.com/apakah-shalat-dalam-ruang-lingkup-gereja-itu-diperbolehkan

wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur


dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Posted in forum.majelisrasulullah.org Tagged with:

Jadwal Sholat

Recent Posts

Posts Tags

Categories

Arsip Bulanan

Blogroll

PARTNERSHIP





CU Traffic Alhamdulillah

Free counters!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 19 other subscribers

Web Reputation and Safety

Rating for carauntuk.com